Current Issue

Acta Pharmaceutica Indonesia Vol. 38 Issue 1 2013

Vol. 38 No. 1 (2013)

Issue Articles

Articles Published in This Issue

Explore peer-reviewed research articles published in this issue.

researchpp. 1–10

Studi Hubungan Kuantitatif Struktur-Aktivitas, Fitur Farmakofor, dan Docking Molekuler Senyawa Turunan Pirazolo-[3,4-d]-pirimidin sebagai Inhibitor Mer Tirosin Kinase

Mer Tirosin Kinase diekspresikan secara ektopik dalam sel T dan B pasien Leukemia Limfoblastik Akut (LLA), tetapi tidak diekspresikan pada sel T dan B manusia normal pada setiap tahap perkembangannya. Oleh karena itu, Mer Tirosin Kinase dapat menjadi target pengobatan LLA dengan selektifitas yang baik. Penghambatan fosforilasi reseptor Mer oleh suatu inhibitor tranduksi sinyal dapat menurunkan proliferasi sel dan meningkatkan apoptosis, sehingga menekan perkembangan sel leukemia. Pirazolo-[3,4-d]-pirimidin adalah obat generasi baru yang bertindak sebagai inhibitor dari Mer Tirosin Kinase.…

0 Views0 Downloads5 Citations
researchpp. 11–18

Penyakit Kulit Terinduksi Obat pada Pasien di Bagian Penyakit Kulit di Salah Satu Rumah Sakit di Kota Bandung

Penyakit kulit terinduksi obat atau disebut juga drug eruption merupakan reaksi toksik yang menyebabkan gangguan pada kulit setelah penggunaan obat. Drug eruption merupakan reaksi obat yang paling umum ditemukan. Obat yang banyak menginduksi reaksi ini adalah antibiotik dan AINS (antiinflamasi non-steroid). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola kejadian penyakit kulit terinduksi obat, menentukan obat yang paling banyak diduga sebagai penyebab, dan menentukan jenis penyakit kulit terinduksi obat yang paling banyak terjadi pada tahun 2009-2011 di salah satu rumah sakit pemerintah…

0 Views0 Downloads0 Citations
researchpp. 19–25

Karakterisasi Padatan Mikrosfer Metformin HCl / Alginat-Ca2+ Paut Silang

Telah dilakukan karakterisasi padatan metformin HCl - natrium alginat-Ca2+ paut silang untuk memprediksi kemampuannya menahan pelepasan bahan aktif dikaitkan dengan sifat kristalinitas dan higroskopisitasnya. Karakterisasi mikrosfer dilakukan dengan membandingkan mikrosfer berisi metformin HCl (MDM) dengan persen penjeratan bahan aktif tertinggi yang diperoleh dari optimasi formulasi sebelumnya, mikrosfer tanpa metformin HCl (MTM), dan campuran fisik dari natrium alginat dengan metformin HCl (CF). Selanjutnya setiap sampel dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok yang disimpan pada…

0 Views0 Downloads0 Citations
researchpp. 26–30

Senyawa Antioksidan dari Ekstrak Etil Asetat Daun Binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) dari Babakan Ciparay, Bandung Selatan, Indonesia

Saat ini, kebutuhan manusia akan antioksidan berkembang pesat. Hal ini dikarenakan masyarakat mulai peduli akan adanya radikal bebas yang dapat meningkat di dalam tubuh diakibatkan oleh beberapa hal, antara lain paparan lingkungan, radiasi zat-zat kimia, racun, dan gaya hidup yang tidak sehat. Antioksidan merupakan senyawa yang dapat mencegah terbentuknya radikal bebas dan dapat menghambat reaksi oksidasi dengan cara mengikat radikal bebas dan molekul yang sangat reaktif. Berdasarkan beberapa penelitian, daun binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) diketahui memiliki efek antioksidan.…

0 Views0 Downloads6 Citations
researchpp. 31–36

Optimasi Reaksi Transesterifikasi Minyak Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) dan Penetapan Kadar Metil Ester Asam Lemak Menggunakan Kromatografi Gas

Indonesia merupakan produsen minyak kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) terbesar di dunia. Pengolahan menjadi produk turunannya dapat meningkatkan nilai ekonomi minyak kelapa sawit. Salah satu produk turunannya adalah metil ester asam lemak yang memiliki banyak kegunaan dalam industri pangan, farmasi dan kosmetik. Metil ester asam lemak dihasilkan melalui reaksi transesterifikasi minyak kelapa sawit. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kondisi optimum reaksi transesterifikasi minyak kelapa sawit. Optimasi diamati berdasarkan penetapan kadar metil ester asam lemak secara…

0 Views0 Downloads1 Citations
researchpp. 37–42

Formulasi Sediaan Emulgel Untuk Penghantaran Transdermal Ketoprofen

Ketoprofen adalah obat golongan anti inflamasi non-steroid (AINS) yang banyak digunakan untuk mengobati nyeri dan inflamasi. Penggunaan oral ketoprofen dapat menimbulkan berbagai efek samping sistemik. Pemakaian transdermal diketahui mampu mencapai konsentrasi efektif pada jaringan target, dengan konsentrasi plasma yang lebih rendah dibanding penggunaan oral, sehingga dapat mengurangi resiko efek samping sistemiknya. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sediaan emulgel untuk penghantaran transdermal ketoprofen. Propilenglikol 10% dan menthol 3% digunakan sebagai peningkat penetrasi. Sediaan…

0 Views0 Downloads5 Citations

No articles match the selected filter or search query.