1. Home
  2. Archives
  3. Vol 7 (1974) Issue 4
  4. Articles

Poisson Bracket Relativistic

Abstract

. Classical Poisson Bracket is extended to the four dimensional space - time formalism in Special Relativity. This formulation gives the relativistic equation of motion appeared directly as its consequenced. Ringkasan. Dalam artikel ini dicoba memperluaskan notasi Poisson Bracket dalam Mekanika Klassik ke dalam ruang-waktu berdimensi empat dari Teori Relativistik Khusus. Formulasi ini, ternyata sangat menarik sekali karena memberikan persamaan-persamaan gerak relativistik muncul secara wajar sebagai konsekwensinya.

I. Pendahuluan

というというできている。これは大きななどのではないできないからいかはまたないでは、「あれないないでは、これできないないというできないないできないできない。これでは、これでは、これでは、これでは、100mmのできないできない。

Artikel ini merupakan suatu review terhadap artikelnya P.A.M. Dirac yang dimuat dalam, Rev. Mod. Phys. <u>21</u>, 3, 329 (1947).

Tujuan utama dari artikel ini adalah memperluaskan notasi Poisson Bracket (PB) dalam Mekanika Klassik yang biasanya didefinisikan terhadap momentum dan koordinat dalam ruang tiga dimensi ke dalam formulasi ruang-waktu berdimensi empat dari Teori Relativitas Khusus dengan memperkenalkan momentum-empat dari momentum-energi yang relativistik dan koordinat - empat dari ruang-waktu.

*) Sebuah tinjauan ulang.

**) Departemen Fisika, Institut Teknologi Bandung.

Dalam Bab II diberikan secara singkat suatu resume terhadap PP ini dalam Mekanika Klassik, yang untuknya diberikan notasi (F,G)3.

Perluasannya ke dalam ruang-waktu berdimensi empat diberikan dalam pab III dengan notasi \([F,G]_{\Lambda}\).

Formulasi ini ternyata sangat menarik sekali, karena memberikan persamaan-persamaan gerak Hamilton dan persamaan gerak untuk suatu variabel dinamika muncul secara wajar sebagai konsekwensinya.

II. Resume terhadap Poisson Bracket klassik

Formulasi dasar dari Poisson Bracket diperkenalkan melalui suatu transformasi kanonik dalam Mekanika Klassik dan untuk ini pembaca dipersilahkan mengadakan referensi ke Literatur 2, halaman 220 dan Literatur 3, halaman 247. Resume berikut ini diberikan secara langsung dari Persamaan gerak Hamilton Klassik.

Fungsi Hamilton H yang menyatakan energi total dari suatu sistim dinamika yang terdiri dari n-bendatitik-bendatitik, diberikan oleh,

\[H = p_S \dot{x}^S - L, \quad s = 1, 2, ..., 3n\] (II.1)

dimana \(L = L(x^S, \dot{x}^S, t)\) adalah fungsi Lagrange, \(x^S\) dan \(p^S\) adalah koordinat dan momentum yang masing-masing didefinisikan dalam ruang tiga dimensi. Tanda menyatakan turunan eksak terhadap waktu t dan telah dipergunakan di atas notasi indeks dummy yang menyatakan bahwa munculnya indeks kembar dalam suatu perkalian menyatakan penjumlahan terhadapnya.

Dengan demikian ternyata bahwa fungsi Hamilton adalah merupakan suatu fungsi \(H(\mathbf{x}^{\mathbf{S}},\ \mathbf{p}^{\mathbf{S}},\ t)\).

Bentuk persamaan gerak Hamilton adalah, didefinisikan langsung dari (II.1) sebagai,

\[\dot{x}^{S} = \frac{\partial H}{\partial p^{S}}, \ \dot{p}^{S} = -\frac{\partial H}{\partial x^{S}}\] (II.2)

Bila F adalah suatu variabel dinamika, maka persamaan geraknya adalah,

\[\dot{F} = \frac{\partial F}{\partial x} \dot{x}^{S} + \frac{\partial F}{\partial p} \dot{p}^{S} + \frac{\partial F}{\partial t}\] (II.3)

dengan mempergunakan (II.1), maka ia berubah menjadi,

\[\dot{\mathbf{F}} = \frac{\partial \mathbf{F}}{\partial \mathbf{x}^{\mathbf{S}}} \frac{\partial \mathbf{H}}{\partial \mathbf{p}^{\mathbf{S}}} - \frac{\partial \mathbf{F}}{\partial \mathbf{p}^{\mathbf{S}}} \frac{\partial \mathbf{H}}{\partial \mathbf{x}^{\mathbf{S}}} + \frac{\partial \mathbf{F}}{\partial \mathbf{t}}\] \[= [\mathbf{F}, \mathbf{H}] + \frac{\partial \mathbf{F}}{\partial \mathbf{t}}\] (II.4)

notasi [F,H] adalah Poisson Bracket yang dimaksud, yang secara umum didefinisikan sebagai,

\[[F,G] = \frac{\partial F}{\partial x^{S}} \frac{\partial G}{\partial p^{S}} - \frac{\partial F}{\partial p^{S}} \frac{\partial G}{\partial x^{S}}\] (II.5)

Beberapa sipat-sipat aljabar yang dimilikinya dapat diperoleh melalui differensiasi yang sederhana diberikan di bawah ini,

\[[x^{s}, x^{r}] = [p^{s}, p^{r}] = 0\] \[[x^{s}, p^{r}] = -[p^{s}, x^{r}] = \delta^{rs} = \begin{cases} = 0, & r \neq s \\ = 1, & r = s \end{cases}\] (II.6a)

dan

\[[F,F] = 0\]
\([F,c] = 0\) bila c adalah suatu konstanta (II.6b)

Bila F dalam (II.4) adalah masing-masing \(\mathbf{x}^S\) dan \(\mathbf{p}^S\) maka diperoleh persamaan gerak Hamilton yang dituliskan di dalam notasi Poisson Bracket sebagai,

\[\dot{\mathbf{x}}^{\mathbf{S}} = [\mathbf{x}^{\mathbf{S}}, \mathbf{H}] = \frac{\partial \mathbf{H}}{\partial \mathbf{p}^{\mathbf{S}}}; \ \dot{\mathbf{p}}^{\mathbf{S}} = [\mathbf{p}^{\mathbf{S}}, \mathbf{H}] = -\frac{\partial \mathbf{H}}{\partial \mathbf{x}^{\mathbf{S}}}\] (II.7)

dan bila F adalah H sendiri, maka diperoleh

\[\dot{H} = [H,H] + \frac{\partial H}{\partial t} = \frac{\partial H}{\partial t}\] (II.8)

karena [H,H] = 0.

Poisson Bracket yang didefinisikan di atas dalam koordinat dan momentum dalam ruang tiga dimensi, selanjutnya diberikan notasi \([F,G]_2\).

III. Perluasan Poisson Bracket ke dalam ruang-waktu berdimensi empat

Bahasan selanjutnya ini bertujuan memperluaskan [F,G]<sub>3</sub> ke dalam ruang-waktu empat dimensi dalam Teori Relativitas Khusus. Dalam Mekanika Relativistik ditunjukkan bahwa perluasan dari momentum ruang yang biasa ke dalam momentum empat dalam ruang-waktu berdimensi empat ini, memberikan komponen keempatnya sebagai energi total dari sistim. Formulasi ini diberikan dalam Literatur 1, halaman 100 dan Literatur 4, halaman 210 dan 224.

Secara kwantitatip, koordinat - koordinat ini dituliskan sebagai,

\[x^{\mu} = (x^{o} = ct, x^{s})\] (III.1)

dan momentum.

\[p^{\mu} := (p^{o} = \frac{H}{c}, p^{s})\] (III.2)

dimana \(H = H(x^{\mu}, p^{s})\) adalah Hamilton relativistik dan \(p^{s}\) adalah momentum relativistik.

\[[F,G] = \frac{\partial F}{\partial x^{\mu}} \frac{\partial G}{\partial p^{\mu}} - \frac{\partial F}{\partial p^{\mu}} \frac{\partial G}{\partial x^{\mu}}, \quad \mu = 0,s \quad (III.3)\] dengan notasi [F,G]4, dan dikenal sebagai Poisson Bracket relativistik.

Secara matematis, dianggap bahwa setiap \(\mathbf{x}^{\mu}\) dan \(\mathbf{p}^{\mu}\) adalah tak bergantungan satu sama lainnya. Jadi dipenuhinya pula sipat-sipat aljabar dalam Bab II, yakni

\[[x^{\mu}, x^{\nu}]_4 = [p^{\mu}, p^{\nu}]_4 = 0\]

\[[x^{\mu}, p^{\nu}]_4 = -[p^{\mu}, x^{\nu}]_4 = \delta^{\mu\nu} = \{ \begin{matrix} 0, & \mu \neq \nu \\ 1, & \mu = \nu \end{matrix} \}\] (III.4a)

dan

\[[F,F]_4 = 0\]
\([F,c]_4 = 0\) bila c adalah konstan (III.4b)

IV. Persamaan gerak relativistik dalam Poisson Bracket relativistik dan konsistensi-cheknya

Persamaan gerak Hamilton relativistik diperoleh dengan mengevaluasi Poisson Bracket relativistik dari \(x^S\) dan \(p^S\) dengan \(p^O\) dan mengingat bahwa \(x^S\) adalah tak bergantungan terhadap \(p^S\) dan bahwa baik \(x^S\) maupun \(p^S\) kedua-duanya adalah bukan fungsi explisit dari \(x^O\).

Sebelumnya, perlu dibuktikan terlebih dahulu akan pernyataan berikut: Bila \(F = F(x^{\mu}, p^{S})\) adalah suatu variabel dinamika, maka

\[\frac{\partial F}{\partial p^{o}} \frac{\partial p^{o}}{\partial x^{o}} = \frac{dF}{dx^{o}}\] (IV.1)

Buktinya adalah sebagai berikut,

\[\frac{\partial F}{\partial p^{\circ}} \frac{\partial p^{\circ}}{\partial x^{\circ}} = \frac{\partial F}{\partial p^{\circ}} \frac{dp^{\circ}}{dx^{\circ}} \text{ karena } \frac{\partial p^{\circ}}{\partial x^{\circ}} = \frac{dp^{\circ}}{dx^{\circ}} \text{ (lihat Literatur 4, halaman 224) maka}\]

\[\frac{\partial F}{\partial p^{\circ}} \frac{dp^{\circ}}{dx^{\circ}} = \frac{\partial F}{\partial p^{\circ}} \left( \frac{\partial p^{\circ}}{\partial x^{\circ}} \frac{dx^{\circ}}{dx^{\circ}} + \frac{\partial p^{\circ}}{\partial p^{\circ}} \frac{dp^{\circ}}{dx^{\circ}} + \frac{\partial p^{\circ}}{\partial x^{\circ}} \right)\] \[= \frac{\partial F}{\partial x^{\circ}} \frac{dx^{\circ}}{dx^{\circ}} + \frac{\partial F}{\partial p^{\circ}} \frac{dp^{\circ}}{dx^{\circ}} + \frac{\partial F}{\partial x^{\circ}}\] \[= \frac{dF}{dx^{\circ}}\]

terbukti.

Jadi persamaan gerak Hamilton untuk koordinat ruang \(x^{S}\), adalah

\[[x^{s}, p^{o}]_{4} = \frac{\partial x^{s}}{\partial x^{s}} \frac{\partial p^{o}}{\partial p^{s}} + \frac{\partial x^{s}}{\partial x^{o}} \frac{\partial p^{o}}{\partial p^{o}} - \frac{\partial x^{s}}{\partial p^{s}} \frac{\partial p^{o}}{\partial x^{s}} - \frac{\partial x^{s}}{\partial p^{o}} \frac{\partial p^{o}}{\partial x^{o}}\] \[= \frac{\partial p^{o}}{\partial p^{s}} - \frac{dx^{s}}{dx^{o}}\] menurut (IV.1)

= 0 menurut (III.4)

memberikan,

\[\frac{dp^{S}}{dx^{O}} = -\frac{\partial p^{O}}{\partial x^{S}} \text{ at au } \dot{p}^{S} = -\frac{\partial H}{\partial x^{S}}\] (IV.3)

yang mana mirip pula dengan persamaan gerak Hamilton non-relativistik untuk p\(^{S}\) yang didefinisikan dalam (II.3). Selanjutnya, kita membuktikan pula pernyataan Bila \(F = F(x^{\mu}, p^{S})\) adalah suatu variabel dinamika maka

\[[F, p^{\circ}]_4 = 0\] (IV.4)

Ini dibuktikan sebagai berikut,

\[[F, p^{\circ}]_{4} = \frac{\partial F}{\partial x^{\circ}} \frac{\partial p^{\circ}}{\partial p^{\circ}} + \frac{\partial F}{\partial x^{\circ}} \frac{\partial p^{\circ}}{\partial p^{\circ}} - \frac{\partial F}{\partial p^{\circ}} \frac{\partial p^{\circ}}{\partial x^{\circ}} - \frac{\partial F}{\partial p^{\circ}} \frac{\partial p^{\circ}}{\partial x^{\circ}}\]

menurut (IV.1), (IV.2) dan (IV.3) ruas kanan berubah menjadi

\[\frac{\partial F}{\partial x} \frac{dx^{S}}{dx^{O}} + \frac{\partial F}{\partial x^{O}} + \frac{\partial F}{\partial p^{S}} \frac{dp^{S}}{dx^{O}} - \frac{dF}{dx^{O}}\] tetapi

\[\frac{dF}{dx^{o}} = \frac{\partial F}{\partial x^{s}} \frac{dx^{s}}{dx^{o}} + \frac{\partial F}{\partial p^{s}} \frac{dp^{s}}{dx^{o}} + \frac{\partial F}{\partial x^{o}}\] dengan demikian pernyataan di atas terbukti.

Dengan mempergunakan (IV.4), maka persamaan gerak relativistik untuk suatu variabel dinamika F, yang didefinisikan dalam (II.4) dalam bentuk non-relativistiknya, adalah

\[[F, p^{o}]_{4} = \frac{\partial F}{\partial x^{S}} \frac{\partial p^{o}}{\partial p^{S}} + \frac{\partial F}{\partial x^{o}} \frac{\partial p^{o}}{\partial p^{o}} - \frac{\partial F}{\partial p^{S}} \frac{\partial p^{o}}{\partial x^{S}} - \frac{\partial F}{\partial p^{o}} \frac{\partial p^{o}}{\partial x^{o}}\] \[= [F, p^{o}]_{3} + \frac{\partial F}{\partial x^{o}} - \frac{dF}{dx^{o}} \qquad \text{menurut (IV.1)}\]

= 0

menurut (IV.4)

memberikan,

\[\frac{dF}{dx^{o}} = [F, p^{o}]_{3} + \frac{\partial F}{\partial x^{o}} \text{ atau } \dot{F} = [F, H]_{3} + \frac{\partial F}{\partial t}\] (IV.5)

yang mana menunjukkan kemiripannya. Bila F adalah p<sup>o</sup> sendiri, maka

\[[p^{\circ}, p^{\circ}]_{4} = \frac{\partial p^{\circ}}{\partial x^{\circ}} \frac{\partial p^{\circ}}{\partial p^{\circ}} + \frac{\partial p^{\circ}}{\partial x^{\circ}} \frac{\partial p^{\circ}}{\partial p^{\circ}} - \frac{\partial p^{\circ}}{\partial p^{\circ}} \frac{\partial p^{\circ}}{\partial x^{\circ}} - \frac{\partial p^{\circ}}{\partial p^{\circ}} \frac{\partial p^{\circ}}{\partial x^{\circ}}\] \[= \frac{\partial p^{\circ}}{\partial x^{\circ}} - \frac{\partial p^{\circ}}{\partial p^{\circ}} \frac{\partial p^{\circ}}{\partial x^{\circ}} = 0 \qquad \text{menurut (III.5)}\]

menurut (IV.1), \(\frac{\partial p^{\circ}}{\partial p^{\circ}} \frac{\partial p^{\circ}}{\partial x^{\circ}} = \frac{dp^{\circ}}{dx^{\circ}}\), memberikan

\[\frac{dp^{\circ}}{dv^{\circ}} = \frac{\partial p^{\circ}}{\partial v^{\circ}} \text{ at au } \dot{H} = \frac{\partial H}{\partial t}\] (IV.6)

yang mana mirip pula dengan bentuk non-relativistik (II.7).

V. Bahasan dan Kesimpulan

Perkataan Poisson Bracket relativistik bukannya berarti ia adalah suatu bentuk yang covariant dalam Teori Relativitas Khusus. Dikatakan relativistik, karena ia memberikan bentuk persamaan-persamaan gerak relativistik yang sesuai. Komentar serupa pula diberikan kepada perkataan Hamilton relativistik dalam Bab III dan Bab IV. Formulasi covariant dari Hamilton telah diturunkan dalam Literatur 1, halaman 2 dan Literatur 4, halaman 223.

Kesamaan atara persamaan-persamaan gerak dalam Bab II dan Bab III adalah tidak eksak karena Hamilton dan momentum dalam Bab IV adalah relativistik. Kesamaannya akan kelihatan bila dituliskan Hamilton relativistik ini sebagai \(H = H' + mc^2\), dimana H' teredusir menjadi Hamilton non-relativistik dalam Bab II bila kecepatannya adalah kecil sekali dibandingkan terhadap kecepatan cahaya, v << c.

Akhirnya, disimpulkan bahwa adalah sangat ekonomis seka11, wrtuk menyalakan suatu persamaan gerak reLatlvlstik dalarn notasl Polsson Bracket relatLvlstik lnl, karena semuanya telah terdapat di dalaur notasl yang indah inl.

Perlu dlte'nbahkan pula dislnl bahwa, artlkel lnl barulah merupakan suatu konsl.stensi check dari pada formulasi notasi Polsson Bracket relatlvlsttk untuk persamaan gerak relatlvlstlk. Untuk penakaiannya dalam menfornulasikan suatu bentuk dinamlka rel-atlvlstik yang leblh Luas dal-am flsisnya, pembaca dlpersllahkan membaca artikel yang cukup menarik dari piontr Mekanlka Kwanturn reLatlvistlk kenamaan P.A.M. Dirac, dalan Rev. Mod. Phys. 21., 3, 329 (L947),

Ueapot tey"ima kasih

PenuLls sangat berterLma kaslh kepada para revlewer Proceedlngs ITB yang telah menunjukkan akan kesamaan form.ulas 1 Polsson Bracket rel-ativlstik di atas dengan yang terdapat dalan artlkelnya Dirac yang lebth luas, dan pula atas kesediaannya untuk memuatkan. kenball artlkel lnl sebagal suatu revle\il terhadapnya.

Literatut

  • 1. Bergmann P.G.: Introduction to the Theory of Rel-atlvl-ty, Japan Publ. Trad. Co., Ltd. (l-960).
  • 2. Corbean H.C. and Stehle Phlllp: CLassical Mechanlcs, Topan Prlnr., Lrd. (2nd ed.).
  • 3. Dlrac P.A.M.: Fotr of R€latlvlstlc Dynamlcs, Rev. Mod. Phys. 2L, 3, 392 (L947).
  • 4. Goldsteln H.: Classlcal Mechanlcs, Japan Publ. Trad. Co., Lrd. (1962).

(nituz"Lma I )ktober L973)

I It

PROCEEDINGS ITB . VOLUME 7 ISI - CONTENTS

Hal-aman
P. Soedigdo,
Rochestri Ijad,
dan
Tan Hrvie Liep, Pe
nentuan Deradjat
Pernbusukan pada Udang
t
U. Suriawiria,
Efek Stimulatif
dari
Bakteria
terhadap
(VoluatieLla
Pernbentukan Tubuh-buah djarnur Padi
Voluacea (Fr.)
Sine.)
11
Sri
Sudarulati,
Mesodermal Competence of The Presump
Ecto - neuroderm at Varlous
tive
Developmental
(DAUDIN)
Stages,
Ln Xenopus Laeuis
L7
I4.T. Zen, Geothermy and Its
Future in Indonesia
2 7
P. Soedigdo, Tinjauan
Ulang mengenai Bloklmla
DllA dan
RNA serta
Bioslntesa
Proteln
4L
Hari jono Djojodihardjo,
A SlrnpJ.e Merhod to Cal"cut_are
The Oscillatlng
Llft
on A Ctrcular
Cylinder
ln
Potentlal
Flow
57
B. Hidajat
and I.
Rad'iman, The dB
and gK Srars near
The Direction
of The Galactic
Center
7 7
U. Surjawiria,
Evaluasi Nodulasl Alaml
terhadap 102
species Polong-polongan
dari
beberapa ternpat dl
Jawa Barat
87
Harijono
Djojodihardjo,
Sorne Nores
on The
Deslgn,
and Performance of The Low -
Constructlon
Speed
Wind-Tunnel
at
ITB
103
11. Hidajatr
Evolution
of
Stars toward The
Maln Se
quence
119
Reproduksl pada
Sri
Sudarwati dan Lien A. Sutasurja,
Suatu jenis
Tada
Chlroptera
darl
Daerah Tropis
(ItorsfleLd)
rida
plicatus
plicatus
131
Harijono Djojodihardjo,
Vinrl's
Surface Densiry as A
I'leans of
Representlng
The Earthf s
Disturbance
Potential
139
Hans J. Wospakrik, Poisson Bracket Relativistik163

References

  1. P. Soedigdo, Rochestri Ijad, dan Tan Hwie Liep, Penentuan Deradjat Pembusukan pada Udang.
  2. U. Suriawiria, Efek Stimulatif dari Bakteria terhadap Pembentukan Tubuh-buah djamur Padi (Volvariella Volvacea (Fr.) Sing.).
  3. Sri Sudarwati, Mesodermal Competence of The Presumptive Ecto-neuroderm at Various Developmental Stages, in Xenopus Laevis (DAUDIN).
  4. M.T. Zen, Geothermy and Its Future in Indonesia.
  5. MP. Soedigdo, Tinjauan Ulang mengenai Biokimia DNA dan RNA serta Biosintesa Protein.
  6. Harijono Djojodihardjo, A Simple Method to Calculate The Oscillating Lift on A Circular Cylinder in Potential Flow.
  7. B. Hidajat and I. Radiman, The dB and gK Stars near The Direction of The Galactic Center.
  8. U. Suriawiria, Evaluasi Nodulasi Alami terhadap 102 species Polong-polongan dari beberapa tempat di Jawa Barat.
  9. Harijono Djojodihardjo, Some Notes on The Design, Construction and Performance of The Low - Speed Wind-Tunnel at ITB.
  10. B. Hidajat, Evolution of Stars toward The Main Sequence.
  11. Sri Sudarwati dan Lien A. Sutasurja, Reproduksi Pada Suatu jenis Chiroptera dari Daerah Tropis Tadarida plicatus plicatus (Horsfield).
  12. Harijono Djojodihardjo, Vinti
  13. Hans J. Wospakrik, Poisson Bracket Relativistik.