PENDAHULUAN
Karena faktor-faktor cuaca dan tersedianya makanan yang hampir selalu sama sepanjang tahun di daerah tropis, maka sangatlah menarik untuk diketahui bagaimana perkembang-biakan dari pada hewan-hewan tropis ini.
*) Departemen Biologi, Institut Teknologi Bandung.
Penelitlan-penelitian mengenaL reproduksl . Chlroptera dl daerah tropls antara laln teLah diselldlkl ol-eh Wlneatt dan Trapldo (l-952) terhadap Desmodue rotundus rru.r'Lru,ts darl Anerika Tengah dan Mutere (l-970) terhadap Hi,pposideros caffer darL Kawanda, Uganda. Penulls pertana mendapatkan adanya suatu pq! kembang-blakan yang kontlnu sepanJang tahun, sedang penulLs kedua mendapatkan, bahwa hanya terdapat satu maaa berkenbangblak dal-an setahun.
Tulisan lni merupakan hasil bert.urut-turut dari reproduksi Ilewan-hewan lni merupakan ttfree Jawa Barat dan ternyata mempunyaL biak dalan setahun. penelitlan selama dua tahun Tadarida plicatus plicatue. talled bats" yang hldup dl dua kall masa berkenbang-
BNIAN-BAITATI DAI{ TATA-KE&JA
Hewan-hewan yang dlgunakan daLan penelltlan ini dikunpulkan dua kal-l daLan satu bulan darl atap Aula Instltut Teknologl Bandung pada waktu senJa harl, ketlka hewan-hewan tersebut ke luar untuk mencarl mangsanya. Penangkapan dlLakukan dengan menggunakan jaring yang dlpasang dl nuka lubang tempat ke luarnya hewan-hewan tersebut. Mulal darl tahun L964 sanpal dengan tahun 1965 telah dltangkap sebanyak 389 ekor betlna dan 383 jantan.
Bandung terletak pada suatu plateau klra-klra 700 m dl atas permukaan laut dan hanya klra-klra 6" dl bawah khatullstlwa.
Untuk nembandlngkan reproduksl keLel-awar yang dldapat di wllayah Instltut Teknologi Bandung lnl dengan specles yang sama dari daerah laln, telah dtkumpuJ-kan pula hewan-hewan darl suatu gua dl Pelabuhan Ratu yang oleh penduduknya diberl na,ma Guha Ratu. Jarak gua inl darl Bandung klra-klra 250 kn dan terletak di pantai Sel-atan Jawa Barat. Mulut gua 1nl urenghadap ke arah laut dengan lebar 32 ro dan tlnggl 7 m, sedang dalannya adalah 43 n. Hewan-hewan tersebut tlnggal dl atap gua daLam Junlah yang besar sekall. Pengumpulan hewan darl wilayah lnl hanya dlLakukan selaoa empat bulan, yaknl darl bulan Septenber 1964 saopal dengan Desember 1964. Selana ltu teLah dlkunpulkan sebanyak 47 hewan betina dan 36 Jantan.
Hewan-hewan yang dltangkap dari wlJ.ayah ITB sesampainya dl laboratorlum dltinbang beratnya dan dlukur S-V-nya (snoutvent length). Hal in1 dapat dllakukan, karena letak Aula-ITB adalah dekat dengan laboratoriun dimana penelltlan lnl dllakukan. Sistim reproduksi Jantan dan betlna untuk pengamatanpengamatan hlstologis leblh lanJut, yang akan dlbahas dalam suatu tulisan tersendlrl, diflksasl dalam larutan. Bouln dan di,warna dengan Mallory Azan atau Hematoxylln-Eosin. Perlakuan yang sama dilakukan untuk hewan-hewan yang dlkunpulkan darl
Guha Ratu, hanya saja pengukuran dan flksasl dllakukan setetr Pat.
Penentuan bahwa hewan betlna mengandung tldaknya, dllakukan dengan jalan mendiseksl uterusnya, terutana untuk umurumur kehamiLan muda. Untrlk memastlkan apakah hewan betina sedang berada dalam periode laktasi tldaknya, dllakukan dengan Jalan neroljlt. puting susunya.
PENGAMATAI.I DA}q DISKUSI
Darl 1sl lambung, walaupun tldak dladakan penganatan yang mendalan dapatlah dlanbil keslmpulan, bahwa Iadaytdn plicatus pLieatus adalah pemakan serangga. llal lnl sesual dengan pendapat Kalshoven (1951). Ekornya tldak menJadl satu dengan seLaput terbangnya, karena lt,u dlgolongkan ke dalan ttfree talled batstr.
Dari tabel I dapat dlanblL kesimpulan, bahwa berat maupun ukuran panjang darl hewan jantan adaLah ttslgnlflcant" leblh
Tabel 1. Berat dan ukuran panJang (S-V) dari hewan-hewan Jantan dan betina dewasa Tadmida plieatus plicatus dart Aula-ITB.
| Jantan | Betlna | |||
|---|---|---|---|---|
| Waktu | (g) Berat | (cm) S-V | Berat (g) | S-V ('cm) |
| Januari | l_7.3 + 0.8 | 6.9 + 0.2 | 15 .7 + 1.0 | 6.6 + 0.2 |
| Pebruarl | L4.4 + 0,7 | 6.9 + 0.1 | 14.8 + 0.4 | 6.7 + 0.2 |
| Maret | L6.2 + 0.9 | 6.9 + 0.1 | L5.6 + L.2 | 6.6 + 0.1 |
| Aprll | 17.1 + 1.1 | 6,9 + 0.1 | L7 .7 + 0.9 | 6.7 + 0.1 |
| Mel | 17.8 r 0.5 | 6.9 + 0.1 | L2,9 + L.L | 6.7 + 0.0 |
| Juni | 15.6 + 0.5 | 6.8 + 0.9 | L4.3 + 0.7 | 6.6 + 0.2 |
| Ju11 | 15.9 + 0.5 | 6,9 + 0.4 | 13.8 + 0.6 | 5.7 + 0.2 |
| Agustus | 15 .4 + 0.6 | 6.9 + 0.2 | 13.4 + 0.8 | 6.7 + 0,L |
| Septenber | 16.6 + 0.8 | 6.9 + 0.1 | 15.0 + 0.9 | 6.6 + 0.2 |
| Oktober | 15 .8 + 0.9 | 6.6 + 0.2 | 16.0 t 0.8 | 6,6 + 0.2 |
| Nopember | 18.0 + 1.2 | 6.9 + 0.2 | 20.1 + 3.1 | 6.7 + 0.2 |
| Desember | L6 .9 + 0.8 | 6.9 + 0.1 | 15.3 + 0.9 | 6.8 + 0.1 |
Catatan: S-V, panjang ttsnout-venttt.
Berat jantan lebih besar dari berat betlna dengan P < 0.01. PanJang jantan l"eblh besar dari panjang betlna dengan P < 0.05.
besar dari pada hewan betina masing-masing dengan P < 0.01 dan P < 0.05. Berat dan panjang rata-rata hewan jantan adalah \(16.5\pm0.8\) g dan \(6.8\pm0.2\) cm, sedang untuk hewan betina \(14.5\pm0.8\) g dan \(6.6\pm0.1\) cm. Pada bulan-bulan Maret dan April serta September dan Oktober, terlihat adanya kenaikan berat pada hewan-hewan betina, disebabkan karena pada waktuwaktu tersebut merupakan masa mengandung.
Tabel 2 memperlihatkan, bahwa hewan-hewan yang sedang mengandung tertangkap dalam bulan-bulan Maret dan April, serta bulan-bulan September dan Oktober. Walaupun demikian pada minggu terakhir dari bulan Pebruari sebenarnya sudah mulai dapat ditangkap hewan-hewan yang mengandung dan pada permulaan bulan Nopember masih dapat ditangkap hewan-hewan yang mengandung. Dengan demikian dapat ditarik kesimpulan, bahwa pada Tadarida plicatus plicatus yang diselidiki ini terdapat dua kali masa berkembang-biak dalam setahun.
Tabel 2. Keadaan hewan-hewan betina yang ditangkap sepanjang tahun 1964 dan 1965 dari Aula-ITB.
| Tanggal | penangkapan | Jumlah | Jumlah dan keadaan hewan yang dibuka |
|---|---|---|---|
| Januari | 10- 1-1965 | 18 | 10 - 1 laktasi |
| 12- 1-1964 | 10 | ||
| 19- 1-1964 | 5 | ||
| 24- 1-1965 | 9 | 8 - 5 laktasi | |
| 26- 1-1964 | 5 | ||
| Pebruari | 1- 2-1964 | 8 | |
| 8- 2-1964 | 12 | ||
| 22- 2-1964 | 14 | ||
| 24- 2-1965 | 3 | 3 - 3 mengandung | |
| 29- 2-1964 | 2 | 2 - 1 mengandung | |
| Maret | 3- 3-1965 | 3 | 3 - 3 mengandung |
| 14- 3-1964 | 5 | 5 - 3 mengandung | |
| 18- 3-1965 | 10 | 7 - 6 mengandung | |
| 21- 3-1964 | 5 | 5 - 4 mengandung | |
| 31- 3-1965 | 24 | 5 - 5 mengandung | |
| April | 12- 4-1964 | 5 | 5 - 4 mengandung |
| 17- 4-1965 | 3 | 3 - 3 mengandung | |
| 28- 4-1965 | 1 | 1 - 1 mengandung | |
| Меi | 1964 | ,o | |
| 18- 5-1965 | 0 | • | |
| 26- 5-1965 | 4 | 4 - 4 tidak laktasi |
| Tanggal per | nangkapan | Jumlah | Jumlah dan keadaan hewan yang dibuka |
|---|---|---|---|
| Juni | 3- 6-1965 | 38 | 7 - 7 tidak laktasi |
| 6- 6-1964 | 1 | 1 - 1 laktasi | |
| 13- 6-1964 | 6 | 6 - 6 laktasi | |
| 16- 6-1965 | 9 | 8 - 2 tidak laktasi | |
| Juli | 1964 | 0 | |
| 1- 7-1965 | 12 | 9 - 2 laktasi | |
| 14- 7-1965 | 8 | 8 – 2 laktasi | |
| 28- 7-1965 | 7 | 7 - 4 laktasi | |
| Agustus | 29- 8-1964 | 0 | |
| Ü | 11- 8-1965 | 11 | 5 - 3 laktasi |
| 25- 8-1965 | 3 | 3 - 2 laktasi | |
| September | 9- 9-1965 | 17 | 6 - 6 mengandung |
| 22- 9-1965 | 25 | 5 - 4 mengandung | |
| 26- 9-1964 | 4 | 4 - 4 mengandung | |
| Oktober | 6-10-1965 | 8 | 5 - 5 mengandung |
| 10-10-1964 | 6 | 6 - 4 mengandung | |
| 20-10-1965 | 15 | 5 - 5 mengandung | |
| 24-10-1964 | 17 | 17 -17 mengandung | |
| Nopember | 3-11-1965 | 2 | 2 - 2 mengandung |
| 14-11-1964 | 4 | 4 - 2 mengandung | |
| 17-11-1965 | 1 | ||
| Desember | 1-12-1965 | 0 | |
| 14-12-1964 | 19 | 19 - 3 laktasi | |
| 29-12-1964 | 4 | 4 - 4 laktasi | |
| 29-12-1965 | 33 | 6 - 2 laktasi |
Selama pengamatan ini dilakukan, belum pernah didapatkan, bahwa suatu kelahiran menghasilkan lebih dari seekor fetus. Macam uterusnya adalah bicornuatus, tetapi tanduk uterus yang kiri sangat tidak sempurna pertumbuhannya. Embryo selalu mengadakan implantasi di dalam uterus yang kanan. Macam placentanya adalah discoidal. Lamanya masa mengandung kira-kira sembilan minggu dan anaknya dilahirkan dalam keadaan tidak berbulu, serta mata yang masih tertutup. Dari tabel 2 dapat dilihat, bahwa pada bulan-bulan Mei dan Nopember sangatlah sukar untuk memperoleh hewan-hewan betina. Hal tersebut disebabkan, karena bulan-bulan itu merupakan masa melahirkan.
Dalam mengikuti satu musim berkembang-biak dari Tadarida plicatus plicatus di Guha Ratu, Pelabuhan Ratu, dari bulan September sampai dengan Desember 1964 tampak (lihat tabel 3), bahwa nasa roengandung darl hewan-hewan tersebut adalah eama Bepertl yang terdapat pada specLmen yang dltangkap dt Bandung' yaknl bulan-bulan September dan Oktober.
Tabel 3. Keadaan hewan betlna Tadfr.idn plicakte plicakte dL Guha Ratu, Pelabuhan Ratu, darL Septenber eampal dengan Desenber 1964.
| Waktu penangkapan | JuoIah | Keadaan |
|---|---|---|
| 2 September | 2 | mengandung tldak |
| lJ- September | L2 | 12 nengandung |
| 31 0ktober | 10 | 10 nengandung |
| 21 Nopenber | 10 | 10 laktael |
| 19 Desenber | 13 | 12 laktael |
Pada penganatan.panJang testis yang dllakukan darl bulan Junl 1965 sampal dengan Januarl 1966 (llhat tabel 4) dapat dllihat, bahwa pada bulan-bulan JuIl dan Agustus teetl.s men-Jadl besqr, sedang pada bulan-bulan Septenber dan Oktober, yang merupakan masa uengandung bagi hewan-hewan betlnanyal testls tersebut kecil. Darl hal ltu dapat dlanbtl keainpulan, bahwa besar kenungklnannya buLan-bulan Jull dan Aguetue merupakan masa berkopulasl bagl hewan-hewan tersebut dan denlklan
Tabel 4. PanJang rata-rata testis pada hewan-hewan Jantan yang dltangkap dl Aula Instltut Teknologl Bandung darl bu- .lan Junl 1965 sanpaL dengan Januarl 1965.
| Waktu | PanJang rata-rata |
|---|---|
| L965 | 3.9 + 0.2 |
| JuIt | 5.6 + 0.5 |
| Agustue | 5.6 + 0.6 |
| Septeuber | 4.0 t 0.2 |
| Oktober | 3.8 + 0.3 |
| Nopember | 4.2 + 0.2 |
| Deseorber | 4.9 + 0.2 |
| L966 Januari | 6.2 !0.7 |
pula bulan Januari dan Pebruari. Dari tabel 4 dapat dilihat, bahwa pada bulan Januari testis kembali menjadi besar sekali, yakni dua bulan sebelum masa mengandung berikutnya. Pengamatan tidak dapat dilanjutkan sesudah bulan Januari 1966, karena hewan-hewan tersebut tidak dapat diketemukan lagi ditempatnya, mungkin karena merasa terganggu mereka lalu pindah tempat.
Wimsatt dan Trapido (1952) dalam penelitiannya dengan Desmodus rotundus murinus dari Amerika Tengah mendapatkan sesuatu yang unik mengenai reproduksi hewan ini, yakni bahwa rupa-rupanya hewan ini berkembang-biak sepanjang tahun. Masa mengandungnya relatip lama sekali, sekurang-kurangnya lima bulan. Hanya seekor fetus dilahirkan setiap kali mengandung dan implantasi dapat berlangsung di tanduk uterus yang kanan atau yang kiri.
Penelitian Mutere (1970) terhadap Hipposideros caffer, sejenis kelelawar tropis yang hidup pada lintang 0°27'N menyatakan, bahwa pada hewan ini hanya didapatkan satu kali masa berkembang-biak dalam setahun, yakni pada bulan Desember sampai dengan Maret. Pada permulaan Desember semua hewan betina rupa-rupanya mengandung dan pada bulan Maret mulai ada yang melahirkan. Hewan-hewan ini juga hanya melahirkan seekor fetus. Uterusnya bicornuatus dan implantasi selalu berlangsung dalam tanduk uterus yang kiri.
Sluiter (1952) dalam penelitiannya dengan kelelawar-kelelawar dari daerah empat musim mendapatkan, bahwa pada genus Myotis walaupun uterusnya bicornuatus, implantasi selalu berlangsung dalam uterus yang kanan. Demikian pula halnya meskipun ovum yang diovulasikan berasal dari ovarium yang kiri.
Dari penelitian-penelitian tersebut di atas dapatlah diambil kesimpulan, bahwa pada kelelawar-kelelawar dari daerah tropis rupa-rupanya ada species yang hanya mempunyai satu masa berkembang-biak dalam setahun dan ada pula yang tidak mempunyai masa berkembang yang tertentu. Sedang pada jenis kelelawar yang diselidiki untuk penelitian ini, Tadarida plicatus plicatus, dijumpai dua masa berkembang-biak dalam setahun. Apakah seekor hewan betina dapat mengandung dua kali dalam setahun, masih memerlukan penelitian yang lebih lanjut. Mengenai type uterus pada jenis-jenis kelelawar tersebut di atas adalah bicornuatus, hanya implantasinya pada masing-masing species dapat berbeda. Pada jenis yang diselidiki untuk penelitian ini, karena tanduk uterus yang kiri sangat tereduksi, maka implantasi embryo selalu berlangsung dalam uterus yang kanan.
RINGKASAN
1. Telah diselidiki reproduksi pada Tadarida plicatus plicatus, suatu jenis Chiroptera yang hidup di daerah tropis, dari wilayah Bandung dan Pelabuhan Ratu, Jawa Barat.
- 2 . Dalam setahun didapatkan dua kall masa berkembang-biak, yakni pada bulan-bulan Maret dan Aprll' serta September dan Oktober.
- J . Masa melahLrkan adal-ah bulan-bulan Mel dan Nopember dan setiap kel-ahlran hanya nenghasllkan seekor fetus.
- 4 . Type uterusnya blcornuatus dengan tanduk uterus kiri yang tereduksl.
- 5 . Inplantasl embryo sel-alu berlangsung dalan tanduk uterus yang kanan.
UCAPAN TERIMA KASI}I
Penulid lngin menyarnpaikan terLma kaslh yang sebesarbesarnya kepada Museum Zoologicurn Bogoriense yang telah menbantu dalarn nengldentifikasl speclmen kelelawar yang digunakan dalan penelltlan lni.
