1. Home
  2. Archives
  3. Vol 17 (1984) Issue 2
  4. Articles

Turunan Baru Benzopirannon-4 dengan Aktivitas Analgesik dan Anti Inflasmasi

Abstract

Sari. Tiga puluh lima turunan benziliden-3 benzopirannon-4 telah disintesis dan diuji aktivitas anti inflamasi dan analgesiknya dengan menggunakan Acetosal, Fenilbutazon, Ketoprofen, serta Glafenin sebagai pembanding. Hasil percobaan menunjukkan empat senyawa (HD34, HD4, HD44, dan HD49) mempunyai aktivitas anti inflamasi dan analgesik lebih tinggi dari pada pembanding. Senyawa tersebut mempunyai harapan sebagai obat anti inflamasi dan analgesic yang baik meski pun mempunyai struktur yang agak berbeda dengan anti inflamasi non-steroid, roid, dan masih memerlukan penelitian lebih lanjut. Abstract. Thirty five derivatives of benzylidene-3 benzopyranone-4 have been synthetized and its anti inflamation and analgesic activities examined using Acetosal, Phenylbutazon, Ketoprofen, and Glafenin as reference substances. The results show that four derivatives possess higher anti inflamation and analgesic activities compared to the reference. These four substances are promising anti inflamatory and analgesic drugs having different structure than the existing non steroidal anti inflamatory drugs, which should be further investigated.

I Pendahuluan

Turunan heterosiklik oksigen seperti tunlnan benzofuran dan benzopiran telah banyak dipelajari, dan banyak didapatkan pada dunia tumbuh-tumbuhan. Penelitian tentang sintesis mattpun aktivitas biologinya telah banyak dilakukan. Aktivitas biologi yang telah diteliti adalah aktivitas anti bakteri (l), hipotensif (2), anti allergi (3), serta anti inflamasi dan analgesik (4, 5) Khusus untuk turunan benziliden-2 benzofurannon-3 telah dilakukan penelitian aktivitas anti inflanrasi dar anti pengendapan plaket (6).

Oleh karena itu telah disintesis senyawa analog benzopirannon4, khususnya turunan karboksilatnya. untuk diteliti aktivitas biologhya sesuai arahan pustaka.

2 Sintesis

Cam sintesis

Benzopirannon-4 didapatkan dengan cara siklodehidratasi asam fenoksipropionat setelah hidrolisis fenoksi propionitril yang bersangkutan (alur reaksi l). Senyawa karboksilat hontolog disiklisasikan dengan cara yang sama dimana turunan metil fenoksipropionatnya dioksidasi terlebih dahulu dengan KMnOn dalam suasana basa (alur reaksi II).

Dalam siklisasi asam m-karboksi fenoksipropionat telah diisolasi isomer 5 dan 7 karboksi benzopirannon4 (7), berlainan dengan konotasi Lichtenberger dan Geyer (8).

Kondensasi turunan benzopirannon-4 dengan berbagai benzaldehida menghasilkan turunan benziliden-3 benzopirannon4 (alur reaksi III).

Donnelly (9) menemukan bahwa kecenderungan hasil reaksi adalah isomer trans yang telah dibuktikan dengan spektrum RMI-nya.

Percobaan

- Umum

Semua senyawa yang dihasilkan ditentukan tetapan fisiko-kimianya, yaitu:

  • + titik lebur, ditentukan dengan alat Differentitl Scanning Calorimeter (DSC) Perkin Elnrer.
  • * spektrum inframerah, ditentukan dengan spektrofotometer IR Perkin Elmer 457 dalam keping KBr.
  • * spektrum resonansi magnetik inti, ditentukan dengan spektrometer Varian HA I 00 ( 100 MHz) dan EM-390 (90 MHz).
  • * Analisis unsur untuk menentukan kebenaran rumus molekul senyawa yang diternukan. perbedaan secata teori dan yang ditemukan tidak lebih dari 0,3%.

- Sintesis turunan benzoPirannon4

Turunan fenol 0,1 mol yang dipilih direaksikan dengan akrilonitril 60 ml melalui suatu refluks selama 24 jam, dengan triton B I ,5 ml sebagai katalisator.

Nitril yang didapatkan diref'luks selama 5 jam dengan 100 ml campuran HCI pekat dan asam asetat glasial ( I : I ).

Turunan asam fenoksipropionat hasil hidrolisis disiklisasikan menjadi turunan benzopirannon4 dengan menggunakan PrO. pada temperatur 75'C selama 75 menlt.

- Sintesis turunan asam karboksi benzopirannon-4

Dilakukan sintesis turunan asam metil fenoksipropionat dengan cara di atas, kemudian 0,1 mol tunrnan metil tersebut dilarutkan dalam I 00 ml larutan NaOH 0,1 N, dioksidasi dengan KMnOo sejumlah I ,5 sampai I ,7 kali jumlah yang diperlukan secara teoretis pada temperatur 50-55"C.

Asam dikarboksilat yang ditemukan setelah diasamkan, disiklisasikan dalam keadaan kering dengan menggurakan PrO, pada temperatur 90"C selama 3 jam.

- Sintesis turunan benziliden-3 benzopirannon4

  • * Untuk benzopirannon4, reaksi dengan turunan benzaldehida dilakukan dalam etanol/metanol secukupnya dengan dibarbotasi menggunakan gas HCI selama 2 4jam pada temperatur 0oC.
  • * Untuk turunan karboksi benzopirannon-4, reaksi dengan benzaldehida dilakukan dalam asam asetat glasial dan HCI pekat dengan refluks 3-5 jam.

Hasil percobaan (lihat tabel I )

3 Aktivitas biologi

Pe nentuan akt ivitas b io logi

Terhadap ketiga puluh lima tunlnan benziliden-3 benzopirannon-4 hasil sintesis di atas dilakukan percobaan aktivitas biologi anti inflamasi dan analgesik.

Anti inflamasi dilaksanakirn dengan cara oedem karagenin pada mencit ( Winfel, 1962) dan dengan menrpergunakan tes inflamasi algik (Randall dan Selitto, 1957), sedangkan aktivitas analgesik dilaksanakan dengan tes geliat ( contorsioli,/ dengan asam asetat pada tikus (Koster, 1939).

Semua senyawa dimasukkan ke dalam saluran pencernaan tikus/mencit dalam bentnk suspensi dengan gom arab, 3Oo/t dengan dosis umum 50 mg/kg dan dosis khusus untuk senyawa vang sangat aktif 12,5 mglkg. Untuk setiap dosis telah digunakan tujuh tikus. Dua puluh enrpat jam setelah pemberian ternyata tidak ada tikus yang mati.

sebagai pembanding (tabel 3).

- Untuk tes oedem oleh karagenin:

* Fenilbutazon 50 mg/kg

* Ketoprofene 50 mg/kg

* Asetosal 100 mg/kg

- Untuk tes Randall dan Selitto:

* Glafenin

50 mg/kg

- Untuk tes geliat dengan asam asetat:

* Asetosal

50 mg/kg

* Glafenin

50 mg/kg

Hasil percobaan (lihat tabel 2, tabel 3, dan tabel 4).

4 Pembahasan

Tes Koster menunjukkan bahwa duapuluh tiga di antara ketiga puluh lima senyawa yang dicoba mempunyai aktivitas yang kurang lebih sama dengan glafenin (tabel 2). Senyawa HD-33, HD-39, HD-41, HD-44, dan HD-49 menunjukkan aktivitas yang tertinggi.

Untuk percobaan dengan cara oedem karagenin, dipakai enam belas senyawa yang menunjukkan aktivitas 60% pada percobaan sebelumnya, dan juga senyawa non-substitusi dan HD-21 yang menunjukkan aktivitas 0 pada tes Koster.

Hasil percobaan menunjukkan tujuh senyawa mempunyai aktivitas kurang lebih sama dengan ketoprofene yang dipakai sebagi pembanding (tabel 3).

Dari kedua hasil di atas dapat dilihat bahwa sejumlah molekul yang memiliki efek analgesik kuat ternyata mempunyai aktivitas anti inflamasi rendah, atau sama sekali tidak memberi efek.

Senyawa dalam seri 7-karboksi mempunyai aktivitas ganda dan oleh karenanya senyawa tersebut dicoba dengan tes Randall dan Selitto yang dapat menunjukkan aktivitas analgesik dan aktivitas anti inflamasi.

Sebagai hasil percobaan tersebut (tabel 4) ternyata ada empat senyawa yang aktivitasnya lebih tinggi dari pada glafenin, yaitu:

R = 6 COOH

HD-39

R = 7 COOH

HD-41-44-49

Ditinjau dari hubungan struktur dan aktivitas biologi, secara kualitatif dapat ditunjukkan bahwa penambahan gugus karboksilat dalam cincin benzo pada kerangka benzopiran meningkatkan aktivitas, khususnya penambahan pada posisi 6 dan 7.

Dengan penambahan gugus metil pada posisi 3 dalam kerangka benzaldehida diperoleh peningkatan aktivitas yang cukup tinggi; hal ini dapat dijelaskan dengan adanya kenaikan lipofilitas senyawa tersebut.

Turunan asam ariliden-3 benzopirannon-4 karboksilat mempunyai aktivitas anti

inflamasi lebih tinggi daripada seri homolog benzofuranon.

5 Kesimpulan

Dari data yang didapat tampak bahwa duapuluh tiga di antara keligc puluh lima senyawa yang dicoba mempunyai aktivitas yang sebanding tiengan glallnin pada tes kejang perut pada tikus yang distimulasi dengan asatn asettt.

Penelitian lebih lanjut dengan menggunakan tes oedem karagenin tlan tcs Rlndall dan Selitto menunjukkan bahwa empat senyawa mempunyai aktivitas lebih tinggi dari pada glafenin, yaitu: HD-39, HD-41, HD44, dan llD-49.

Senyawa tersebut terbukti mempunyai aktivitas biologi eksperinrental yang baik sekali meski pun struktumya agak berbeda dengan struktur obat anti iuf'lamasi non-steroid klasik umumnya. Penelitian biokimia dan larmakologi rnasilr perlu ditemskan untuk mengetahui secara pasti mekanismc kcrja dln nilai urasa depannya.

6 Pustaka

  • I Keane, D.O.,J.Org. Chem., 35, no.1,2286,1970.
  • 2 Joullie, M., Gen.Offen.,2606. 165, l9'76
  • 3 Doria, G., Em.J. Med.Chem.,7J, no. 1,3, 1978.
  • 4 Anand, K.K., Indian J.Exp. Biol., I 6. no. 11, 1216, 1978.
  • 5 Jongebreur. G., Intem. Pharmocod),n., 90, 384, 1952.
  • 6 Darn:anaden, P., Th6se Doctorat Etat Pharmacie, Montpcllier, I977.
  • 7 Danutirto. H., ThSe 3 6nre Cycle Spcr-ialit6 Chimie Therapeutitlrc. Montpellier, l98l .
  • 8 Liclrtenberger, T., Geyer R., Bull Soc. Chim. France, 175. 1963.
  • 9 Donnelly, J .A., Chem, Ind , 1402. 1967 .

7 Lampiran

\[R \xrightarrow{OH} CH_2 = CH - CN\] \[triton - B\] \[HCl pekat/AcOH\] \[glasial\] \[O - CH_2 - CH_2 - COOH\]

Alur reaksi l

Alur reaksi 11

Alur reaksi III

Tabel 1

Rumus0Mikro analisis
No.KodeRR1molekulF°CСн0
1HD010Н4'CIC16H11CIO2174Cal.70,984,0911,8213,09 (CI)
Tr.70,833,9112,1013,16 (CI)
2HD-022н4'BrC16H11BrO2175Cal.60,983,5210,1525,35 (Br)
Tr.61,023,4910,3725,12 (Br)
3HD-013н4'NO2C16H11NO4234Cal.68,333,9422,764,97 (N)
]CH3Tr.68,264,0522,954,74 (N)
4HD-021Н4'-0C-COOH2CH3C22H22O388Cal./2,126,0521,83| - |
!CH3Tr.72,106,2021,70| - |
5HD023н4'-CHC18H18O2105Cal.81,176,8112,02| _ |
ŀCH310.76-7-Tr.81,466,5012,04| _ |
6HD0163'NH2C16H13NO2134Çal.76,485,2212,735,57 (N)
110.113.1.2Tr.76,215,4312,915,45 (N)
7HD-0152'CH3C17H14O280Cal.81,585,6412,78_ |
!
|
-17:14-2| •Tr.81,545,4613,00| _ |
8HD-0316соонi l
| °HU-031B-COOHHC17H12O4245Cal.
Tr.
72,85
72,85
4,31
4,31
22,83
22,64
_ |
9HD-0326-соон4'CIC17H11CIO4317Cal64,883,5220,3411,26 (Ci)
| 0 000,7C17111 [CIO4317Tr.64,703,8720,3411,15 (CI)
10HD-0336-COOH4'OHC17H22O5251Cal,68,924,0827,00_
-1722-323,Tr.68,634,1127,26| - |
11HD-0346-соон4'0CH3C18H14O5290Cal.69,674,5525,78[ _ ]
Tr.69,554,5825,87| - |
12HD-0356-соон4'CH3C18H14O4292Cal.73,464,8021,74| _ |
Tr.73,424,6521,93| - |
13HD-0366-соон3'CIC1.7H1.1Cl4281Cal.64,883,5220,3411,26 (CI)
Tr.64,913,7420,1711,18 (CI)
14HD-0376-COOH3'онC17H12O3271Cal.68,924,0827,00| - |
,|Tr.68,924,1126,97| - |
15HD-0386-соон3'OCH3C18H14O5240Cal.69,674,5525,78| - |
16HD 0300,000Tr.69,454,5026,05-
10HD-0396-соон3'CH3C18H14O4243Cal.73,464,8021,74-
17HD-041|
|7-соон
нC 11 0Tr.73,204,8621,94-
| 041. 00011C17H12O4224Cal.72,05
72,85
4,31
4,42
22,83_ |
18HD-0427-соон4'C1 -C17H11Cl4316Cal._ |
-17.110.4310Tr.64,88
64,78
3,52
3,63
20,34
20,46
_ |
LLLlLŀl0,0020,70

Tabel I(Lanjutan)

RR rFocHo
l 9HO-0437-COOH40Hcr?Hr l05269Cal.68,92
68,39
Tr
4,OA 27,OO
4,41 27,10
20HD-0447-COOH4'ocH3clsHr4os3r0Ca|.69,67
Tr.
69,55
4,55
4,43
25.14
26,02
21HO 0457 COOH4'cH3C16H14Oa304Cat.73.46
73,36
Tr.
4,8021.74
4,71 21,47
HD 0467 COOH3'clcr?Hrrcr04256Cal.64,88
Tr.
65,10
3,823,52 20,34
20,09
1r,26 (Cr)
10,99 {Cr}
23HD 0477-COOH3'oHC17H1205245Cal.68,92
Tr.
68,98
4.504,O8 27,OO
26,52
24HO-0487 COOHc
3'ocH3
clsHl4os223Cal.69,67
69,76
Tr.
4,164,54 25,78
25,48
25HD 0497 COOH3'cH3ctsH1404207ca1.73,46
rt.
13,51
4,80 21,74
5,06 2r,43
26HD 03]a-cooHct ?H l204202Cat- 72,85
r(.
12,61
4,31 22,43
4,42 22,91
21HD-O528 COOH4'clcr rHr I cr04260Cal.64,88
Ir.
64,67
3,5220,34
3,72 20,O5
1 1,26 (Cr)
1 1 ,46 {Cr)
28HD 0538 COOH4'oHcr ?Hr2os241Ca1.68,92
Tr.
68,54
4,OA 27,OO
4,14 21 .32
29O 09.8 COOH4'OCH3C 16 H1405206Cal- 69,67
Tr.
69,44
4.514,55 25,14
26,05
30HD 0558 COOH4 CH3cIsHr404403Cal. 73,46
rt.
13,11
4,80 21,14
5,O1 21,76
3 lHD 0568 COOH3'clcr?Hrrcto4222Cal.64,84
Tr.
64,80
s.5220,34
3,59 20,40
1r,26 {Cr)
11.21 tctl
32HO 0578 COOH3'OHC11H 1205235CaI.68,92
68,65
Tr.
4,O8 27,OO
4,O4 21.31
HO-0588- COOH3'ocH3C16 H1a05174Cal- 69,67
T
69,43
4,5525,18
4.46 26,11
34HD-059I
COOH
3,CH3Cl sH 14O4204C€1.73,46
rt.
71,38
4.N21,14
4,AO 21 .42

Tabel 2 Tes (dosis 50 mg/kg) Prosentase pengurangan jumlah kejang pada mencit

KERANGKAGeliat
KodeΑU,Dosis
( mg/kg )
(contarsion)
AR'(asam asetat
HD 001нн300
HD 10н4'Cl300
HD 13н4'HO25086,42
HD 13н2'CH35036,86
HD 16н3 CH25060,54
HD 21нCH-OCH-C(OH3)2-CO2C2H3500
HD 22н4 Br502,15
HD 23н4'-CH(OH3)2500
HD 316 CO2 HH5026,13
HD 326 CO₂H4'Cl5065,91
HD 336 CO₂H4'CH50100
HD 346 CO2 H4'OCH35045,39
HD 356 CO2 H4'CH35063,06
HD 366 CO2 Hз′сі500
HD 376 CO₂Hз′осн₃5032,76
HD 386 CO2 Hз′осн₃500
HD 396 CO2 H3'CH35092,42
HD 417 CO2Hн5081,06
HD 427 CO2 H4'Cl5069,38
HD 437 CO2H4'он5097,79
HD 447 CO2 H4'OCH₃5081,69
HD 457 CO24'CH35022,98
HD 467 CO2H3,CI5077,9
HD 477 CO2Hз'он5052,65
HD 487 CO2Hз′осн₃5077,9
HD 497 CO2 H3'CH₃5071,59
HD 518 со₂нн5030,55
HD 528 CO2 H4 CI500
HD 538 CO₂H4'OH500
HD 548 CO2 H4'OCH₃5052,65
HD 558 CO2 H4'CH35041,28
HD 568 CO2 H3'CI5070,64
HO 578 CO₂ Hз'он •5031,81
HD 588 CO2 Hз'осн₃5065,27
HD 598 CO₂ Hз'сн₃5054,44
HD 336 COOH4 OH12,544
HD 396 COOH3′он₃12,528
HD 417 COOHзн1.2,552
HD 447 COOH4'OCH₃12,519
HD 497 COOH3'CH312,533
Glafenin5044
Asam asetil-
salisilat
5011,25
sansnat1 50

Tabel 3 Test oedem karagenin (dosis 50 mg/kg)

KERANGKA
KodeA
R
B
R'
Dosis
( mg/kg )
%
Репигипап
HD 001Н- н5019
HD 13| н |4'NO2500
HD 16н3'NH2505
HD 21н\(4'-O-C(CH_3)_2-CO_2C_2H_3\)5020
HD 326 СООН4'C1500
HD 336 СООН4'OH500
HD 356 соон4'CH3505
HD 396 СООН3'CH35033
HD 417 COOHН5035
HD 427 соон4'CI5048
HD 437 COOH4'0H5050
HD 447 COOH4'OCH₃5051
HD 467 COOH3'CI5020
HD 487 СООН3'OCH35013
HD 497 COOH3'CH35030
HD 528 соон4'CI500
HD 568 соон3'C15053
HD 588 COOH3′OCH35023
Fenilbutazon5051
Ketoprofen
Asam asetilsalisilat
5030
Assim asctissifat10012

Tabel 4 Tes Randall dan Selitto (dosis 50 mg/kg)

KodsKERANGKAPeningkatan puncak
dalam mg/kg
% Peningkatan
A
R
B,
R'
½ h1 h2 h½ hpuncak
1 h
2 h
HD 396 COOH3'CH341585711,72424,6
HD 417 COOHн20414219,527,627
HD 427 COOH4'CI123636181,3
HD 437 COOH4'он8113,80,50,5
HD 447 COOH4 OCH319353514,52121
HD 497 COOHз′сн₃37562620,13214,6
HD 568 соон3'CI42262,312,53,4
Glafenin93414519,38

References

  1. Keane, D.O. , J.Org. Chem., 35, no. 7, 2286, 1970.
  2. Joullie, M., Gen.Offen., 2606. 165, 1976.
  3. Doria, G., Em.J. Med.Chem., 13, no. 1,3, 1978.
  4. Anand, K.K., Indian J.Exp. Biol., 16, no. 11, 1216, 1978.
  5. Jongebreur, G., Intern. Pharmocody., 90, 384, 1952.
  6. Darmanaden, P., These Doctorat Etat Pharmacie, Montpellier, 1977.
  7. Danutirto, H., These 3 eme Cycle Specialite Chimie Therapeutique, Montpellier, 1981.
  8. Lichtenberger, T., Geyer R., Bull Soc. Chim. France, 175, 1963.
  9. Donnelly, J.A., Chem, Ind., 1402, 1967.