PENDAHULUAN
Kebugaran jasmani atau physical fitness merupakan suatu keadaan atau aspek penting yang diinginkan dan dibutuhkan oleh setiap insan manusia. Dengan adanya kebugaran jasmani setiap insan manusia akan tampil lebih dinamis, bersemangat, dan dapat terciptanya produktivitas kerja. Seseorang bisa dikatakan memiliki kebugaran jasmani yang baik jika terpenuhinya derajat dari kebugaran yang baik bagi parameternya (Ciptadi, 2013). Hal ini senada dengan (Widiastuti, 2015) yang menyatakan bahwa kesegaran jasmani merupakan aspek fisik dari kesegaran yang menyeluruh, yang memberi kesanggupan kepada seseorang untuk menjalankan hidup produktif dan dapat menyesuaikan diri pada tiap pembebanan fisik yang layak. Kesegaran jasmani adalah kondisi jasmani yang menggambarkan potensi dan kemampuan jasmani untuk melakukan tugas-tugas tertentu dengan hasil yang optimal tanpa memperlihatkan keletihan yang berarti. Sedangkan menurut President's Council on Physical Fitness and Sports dalam (Widiastuti, 2015) yang mendefinisikan kesegaran jasmani adalah kemampuan untuk melakukan kegiatan sehari-hari dengan penuh vitalitas dan kewaspadaan tanpa mengalami kelelahan yang berarti, dan masih cukup energi untuk bersantai pada waktu luang dan menghadapi hal-hal yang sifatnya darurat (emergensi). Dalam hal ini dapat disimpulkan bahwa kebugaran jasmani atau physical fitness merupakan kemampuan yang dimiliki oleh seseorang untuk melakukan suatu pekerjaan atau aktifitas yang cukup berat dan cukup lama tanpa mengalami kelelahan yang berarti. Tanpa adanya kebugaran jasmani serta faktor pondasi fisik yang baik, seseorang
akan mengalami kesulitan ketika meyesuaikan diri pada aktivitas fisik yang memerlukan kondisi fisik prima. Dalam dunia olahraga dan kesehatan, kebugaran jasmani merupakan salah satu aspek penting yang harus di jaga, selain itu untuk mempelajari kebugaan jasmani lebih dalam maka perlu adanya pelitian lebih lanjut pada bidang kajian tersebut. Kebugaran jasmani merupakan topik yang sangat relevan dan sering digunakan pada penyusunan karya ilmiah, artikel maupun skripsi lulusan akademisi keolahragaan. Meskipun sudah banyak topik penelitian tentang kebugaran jasmani, namun pemetaan dalam bidang kajian tersebut masih belum ada. Bibliometrik sebagai salah satu cabang ilmu pengetahuan yang mengkaji mengenai statistik suatu literatur informasi yang dapat digunakan sebagai alat evaluasi dan hasil analisis yang dihasilkan melalui penelitian yang bersifat matematis. Studi bibliometrik ini dapat mengukur kajian-kajian di bidang ilmu ilmu keolahragaan dengan menggunakan rumus-rumus matematis dan metode statistika. Bibliometrik sebagai salah satu cabang ilmu pengetahuan dapat memberikan hasil analisis dan evaluasi terhadap bidang penelitian yang di teliti yang dapat bermanfaat bagi banyak orang. Bibliometrik berasal dari kata biblio atau bibliography dan metrics, biblio berarti buku dan metrics adalah mengukur. Bibliometrics diartikan mengukur atau menganalisis buku/literatur dengan menggunakan pendekatan matematika dan statistika Diodato (1994) dalam (Royani & Idhani, 2018). Definisi bibliometrik disebutkan oleh Harande (2001) dalam (Aulia & Rusli, 2020) yang menyatakan bahwa kajian bibliometrik merupakan penerapan metode matematika dan statistika yang digunakan untuk menganalisis jurnal ilmiah dan bentuk komunikasi tertulis lainnya. Hal ini senada dengan Shah (2016) dalam (Aulia & Rusli, 2020) yang menyatakan bahwa analisis bibliometrik merupakan teknik analisis yang melibatkan proses pengumpulan, penghitungan, analisis, serta interpretasi kutipan yang terdapat pada berbagai literatur untuk mengidentifikasi sumber informasi yang signifikan. Pemetaan penelitian dalam bidang bibliometrik ditinjau dari pola keterhubungan antar dokumen berdasarkan kemunculan bersama (co-occurance). Dalam hal ini analisis bibliometrik menjadi suatu metode matematika yang diterapkan untuk menganalisis dokumen ilmiah sebagai upaya dalam proses komunikasi yang berkaitan dengan aspek dan karakteristik dokumen.
Pada penelitian yang dilakukan, analisis bibliometrik berfungsi untuk memetakan perkembangan riset di bidang kajian kebugaran jasmani pada skripsi mahasiswa Program Studi Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Jakarta tahun 2011-2022. Dalam menulis skripsi, topik penelitian merupakan bagian terpenting karena topik tersebut yang akan menjadi dasar pemikiran untuk melakukan tindakan selanjutnya, selain itu topik penelitian merupakan cermin atau identitas dari jiwa seluruh pemikiran yang dituangkan dalam bentuk tulisan. Topik dapat di definisikan sebagai gambaran isi atau tulisan, yang meskipun kadang-kadang penulis dapat mengubah judul setelah tulisan selesai, untuk menyesuaikan dengan perkembangan isi. Pada skripsi mahasiswa Program Studi Ilmu Keolahragaan topik penelitian yang digunakan sangatlah beragam. Keberagaman topik penelitian tersebut semakin menunjukkan bahwa masalah yang berkaitan dengan bidang kebugaran jasmani sangat banyak yang berarti hal ini perlu untuk dikaji dan diteliti lebih dalam lagi. Dalam penelitian ini menggunakan aplikasi VOSviewer yang merupakan sebuah perangkat lunak yang sering digunakan dalam penelitian bibliometrik. Perangkat ini dibutuhkan dalam rangka menciptakan visualisasi atau memetakan data penelitian berdasarkan jaringan yang telah tersedia. Skripsi mahasiswa Program Studi Ilmu Keolahragaan tahun 2011-2022 sebagai metadata yang telah diunduh kemudian diolah sedemikian rupa berdasarkan algoritma yang telah ditanam pada perangkat tersebut. Kata kunci atau istilah-istilah yang muncul sebagai tema riset di ekstrak dari judul dan abstrak dari suatu publikasi atau dapat pula diambil dari kata-kata kunci yang disediakan penulis pada artikel prosiding, dan karya ilmiah lainnya. Sebagai misal, apabila dihasilkan dua kata kunci atau istilah dari luaran visualisasi VOSviewer berarti kedua kata kunci tersebut muncul secara bersamaan pada publikasi-publikasi yang ada dalam metadata yang diimpor, baik pada judul, abstrak, maupun daftar kata kunci. Kata-kata kunci inilah yang dimaknai sebagai topik atau tema riset.
METODE
Penelitian ini dilaksanakan dengan menerapkan metode bibliometrik. Analisis bibliometrik merupakan bentuk penelitian yang bertujuan untuk memetakan data bibliometrik berjumlah banyak sehingga dapat memberikan
gambaran yang jelas terhadap perkembangan penelitian di suatu bidang kajian, dan tren penelitian yang sedang berkembang (Donthu et al., 2021). Penelitian ini dilaksanakan dalam jangka waktu 5 bulan dimulai pada awal bulan Agustus hingga akhir bulan Desember tahun 2022 guna memperoleh hasil penelitian yang relevan. Populasi penelitian ini adalah keseluruhan skripsi mahasiswa Program Studi Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Jakarta yang ada pada laman website repository Universitas Negeri Jakarta sejak berdirinya mulai dari tahun 2011- 2022 yang telah menghasilkan sebanyak 517 skripsi. Dalam penelitian ini, dilakukan teknik pengambilan sampel dengan metode total sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan oleh penulis dalam penelitian ini melalui dua tahapan yaitu: Tahap I (Kriteria Pencarian dan Identifikasi Sumber) dan Tahap II (Perangkat Lunak dan Ekstraksi Data).
HASIL
Dari hasil analisis bibliometrik yang telah dilakukan menggunakan aplikasi VOSViewer didapatkan interpretasi dalam bentuk visualisasi peta. Terdapat tiga tampilan visualisasi yaitu: tampilan visualisasi jaringan (network), overlay, kepadatan (density)

Gambar 1. Visualisasi jaringan (network).
Tampilan visualisasi jaringan (network) akan memperlihatkan jejaring antar term yang divisualkan.

Gambar 2. Visualisasi overlay.
Tampilan visualisasi overlay akan memperlihatkan jejak history penelitian.
Gambar 3. Visualisasi kepadatan density.
Tampilan visualisasi kepadatan (density) akan memperlihatkan kerapatan (penekanan) pada kelompok penelitian serta dapat digunakan untuk melihat bagian
riset yang masih jarang dilakukan.
PEMBAHASAN
Menurut Waltman dalam (Martha et al., 2022) menjelaskan bahwa pemetaan dan pengelompokan saling melengkapi. Pemetaan digunakan untuk mendapatkan gambaran spesifik tentang struktur jaringan bibliometrik, sedangkan pengelompokan digunakan untuk mendapatkan wawasan tentang kategori atau kelompok. Gambar 1 memvisualisasikan suatu kata kunci atau istilah yang kerap timbul, semakin besar lingkaran maka intensitas kemunculannya semakin tinggi (Aribowo, 2019).
Visualisasi overlay digunakan untuk mengetahui penelitian tentang topik terbatas dan meningkat di waktu terdekat menurut Mardiastuti (2021) dalam (Fitri et al., 2022). Semakin terang warna yang ditunjukkan pada visualisasi overlay maka diartikan data tersebut merupakan hasil penelitian terbaru yang sudah terpublikasi pada website repository Universitas Negeri Jakarta. Sedangkan semakin gelap warna yang ditunjukan maka penelitian tersebut masuk kedalam kategori publikasi batas tahun maksimal pada pencarian yang dilakukan (Aribowo, 2019). Berdasarkan gambar 2 diketahui bahwa penelitian terbaru terpublikasi dan teindeks pada website repository Universitas Negeri Jakarta adalah kata kunci yang berhubungan dengan pandemi COVID-19 seperti "Pandemi" dan "Covid-19" yang terbit sekitar tahun 2021.
Berdasarkan gambar 3 didapatkan kata kunci "gizi olahraga" dan "aktivitas fisik" yang memiliki warna kuning cerah dibandingkan kata kunci lainnya dapat artikan topik tersebut sudah banyak dilakukan dalam penelitian. Sedangkan, kata kunci dengan warna semakin pudar artinya topik masih jarang diteliti menurut Waltman (2013) dalam (Millenia & Sunarti, 2022). Kata kunci dengan warna yang hampir tidak terlihat ditunjukkan pada "pengetahuan gizi" dan "prestasi", artinya topik tersebut jika dilakukan penelitian kemungkinan akan menghasilkan sebuah kebaruan (novelty) yang tinggi.
KESIMPULAN
Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data pada seluruh skripsi mahasiswa
Program Studi Ilmu Keolaragaan Universitas Negeri Jakarta tahun 2011-2022 dapat disimpulkan bahwa diperoleh sebanyak 513 skripsi dengan jumlah publikasi tertinggi ada pada tahun 2021 dan terendah ada pada tahun 2011. Terdapat tiga tampilan visualisasi yaitu: tampilan visualisasi jaringan (network) yang akan memperlihatkan jejaring antar term yang divisualkan, visualisasi overlay yang akan memperlihatkan jejak history penelitian, dan visualisasi kepadatan (density) yang akan memperlihatkan kerapatan (penekanan) pada kelompok penelitian serta dapat digunakan untuk melihat bagian riset yang masih jarang dilakukan.
Dimulai dengan menunjukan hasil penelitian, selanjutnya dihubungkan dengan teori dan penelitian sebelumnya, apakah memperkuat atau malah menjadi temuan baru. Jelaskan factor baru dan penting yang memengaruhi hasil penelitan. Bahas apa yang ditulis dalam hasil tetapi tidak mengulang apa yang ada dalam hasil. Diakhir bisa menjelaskan dampak penelitian dan batasannya.
KESIMPULAN
Kesimpulan merupakan jawaban atas pertanyaan penelitian. Kesimpulan harus menjawab tujuan utama. Bagian ini dituliskan dalam bentuk esai dan tidak mengandung angka.
UCAPAN TERIMA KASIH (jika ada)
Penulis terkadang perlu mengungkapkan ucapan terima kasih kepada orang/kelompok orang/organisasi/lembaga atas dukungannya sehingga penelitian dapat terlaksana.
REFERENSI
Aribowo, E. K. (2019). ANALISIS BIBLIOMETRIK BERKALA ILMIAH NAMES: JOURNAL OF ONOMASTICS DAN PELUANG RISET ONOMASTIK DI INDONESIA. Aksara, 31(1), 85. https://doi.org/10.29255/aksara.v31i1.373.85-105
Aulia, E. S., & Rusli, R. P. (2020). Manfaat Kajian Bibliometrik Sebagai Penunjang Analisis Kebutuhan Kurikulum Program Studi Ilmu Perpustakaan dan
- Informasi. Inovasi Kurikulum, 17(2), 59–68. https://doi.org/10.17509/jik.v17i2.36827
- Ciptadi, Z. (2013). STATUS KEBUGARAN JASMANI DAN KETERAMPILAN BERMAIN SEPAKBOLA SISWA SSB GAMA KU 13-14 TAHUN. Repository Uny, 16(4), 284–293. https://doi.org/10.4103/0972-0707.114344
- Donthu, N., Kumar, S., Mukherjee, D., Pandey, N., & Lim, W. M. (2021). How to conduct a bibliometric analysis: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 133(April), 285–296. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2021.04.070
- Fitri, I. A., Sumarti, S. S., Mulyono, S. E., & ... (2022). Tren Riset Sains di Tingkat Sekolah Dasar berbasis Database Scopus (2018-2022) dan Implikasinya pada Penguatan Literasi Sains bagi Siswa SD. … Seminar Nasional IPA, 193–203. https://proceeding.unnes.ac.id/index.php/snipa/article/view/1353
- Martha, S., Zukirman, B., Anggrahini, M. N., & Bhakti, M. W. (2022). Bibliometric Analysis of Sports Research During the Covid-19 Pandemic Using Vosviewer. 3–5.
- Millenia, S. H., & Sunarti, T. (2022). Analisis Riset Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Berbasis Literasi Sains dalam Pembelajaran Fisika. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(1), 1051–1064. https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i1.2027
- Royani, Y., & Idhani, D. (2018). Analisis Bibliometrik Jurnal Marine Research in Indonesia. Marine Research in Indonesia, 25(4), 63–68.
- Widiastuti. (2015). Tes Pengukuran Olahraga. 155
