1. Home
  2. Archives
  3. Vol 8 (2024) Issue 2
  4. Articles

Manajemen Pembinaan Prestasi Futsal Kota Semarang dalam Persiapan Menghadapi PORPROV Jawa Tengah Tahun 2023

Abstract

Futsal adalah salah satu cabang olahraga yang berasal dari Bahasa Spanyol, yaitu futbol sala yang disebut sepakbola dalam ruangan, namun dalam perkembangannya, futsal tidak hanya dilakukan didalam ruangan saja namun juga di luar ruangan bahkan di rumput sintetis olahraga tersebut bisa dimainkan. Semarang adalah salah satu kota yang memiliki peminat yang sangat tinggi terhadap olahraga futsal, dibuktikan dengan banyaknya antusias anak-anak muda maupun orang dewasa terhadap event-event futsal di Kota Semarang salah satunya adalah event PORPROV (Pekan Olahraga antar Provinsi) Jawa Tengah tahun 2023. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kualitatif yang menggunaakan Teknik analisis data deskriptif. Teknik pengumpulan adalah teknik yang dilakukan oleh peneliti pada saat melakukan penelitian. Teknik pengambilan data yang dilakukan pada penelitian ini merupakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. pembinaan prestasi futsal di Kota Semarang berupa diadakannya Liga AFK Kota Semarang mulai dari kelompok umur U-17 sampai kelompok umur U-19. Liga AFK Kota Semarang sendiri memiliki 2 divisi untuk yang putra, dan 1 divisi untuk yang putri. Liga AFK Kota Semarang sudah dijalankan semenjak dari kepengurusan sebelumnya. Kesimpulan pada penelitian ini adalah manajemen pembinaan prestasi telah berjalan dengan baik, dukungan dari manajemen berupa pemberian sarana dan prasarana yang baik, perekrutan pelatih yang berpengalaman dan memiliki sertifikat.

Keywords

PENDAHULUAN

Olahraga adalah suatu kegiatan yang melibatkan anggota tubuh dengan tujuan untuk meningkatkan kebugaran jasmani (Faizal Bahri and Subagio 2019). Olahraga juga dapat menghasilkan rasa senang dan kebahagiaan, umumnya olahraga dilakukan oleh anak-anak muda untuk mencari kesenangan, namun bukan berarti olahraga tidak bisa dilakukan oleh anak-anak maupun orang dewasa. Semua kelompok umur dapat melakukan aktivitas olahraga namun dengan porsi dan cara yang berbeda-beda. Futsal adalah salah satu cabang olahraga yang berasal dari Bahasa Spanyol, yaitu futbol sala yang disebut sepakbola dalam ruangan, namun dalam perkembangannya, futsal tidak hanya dilakukan didalam ruangan saja namun juga di luar ruangan bahkan di rumput sintetis olahraga tersebut bisa dimainkan (Syafaruddin 2019). Futsal juga merupakan olahraga yang dinamis, setiap pemain dituntut untuk selalu bergerak untuk mencari ruang, berbeda dengan sepakbola yang bisa lari santai (Syafaruddin 2019).

Olahraga futsal di Indonesia sendiri sudah sangat popular dan sangat digemari (Wibowo 2019). Permainan futsal yaitu permainan yang dimainkan oleh 2 tim dimana masing-masing tim terdiri dari 5 orang pemain. Futsal sangat berbeda dengan sepakbola, lapangan futsal lebih kecil dibandingkan dengan lapangan sepakbola (Syafaruddin 2019). Umumnya lapangan futsal terbuat dari karet atau semen dan sepatu yang digunakan pun berbeda dengan sepatu yang dipakai di olahraga sepakbola (Putra 2019). Seiring dengan perkembangan zaman, olahraga futsal juga tidak hanya untuk mencari kesenangan dan kesehatan saja, namun olahraga futsal bisa sebagai sarana untuk menuai prestasi (Yudha Febrianta 2014).

Pembinaan adalah kegiatan yang dilakukan untuk memperoleh suatu hal yang lebih baik dengan didukung oleh program yang jelas dan terstruktur (Jihad and Annas 2021). Pembinaan prestasi merupakan suatu aktivitas membina seseorang untuk mendapatkan prestasi yang maksimal. Pembinaan prestasi mencakup banyak hal seperti organisasi yang terstruktur, pemasalan, pembibitan, dan sarana prasarana (Natal 2020). Prestasi merupakan hasil akhir dari semua tahapan pembinaan. Prestasi didapatkan karena semua tahapan berjalan dengan baik. Prestasi olahraga adalah suatu hal yang membanggakan dan menaikkan motivasi (Rohman 2017). Pembinaan yang terprogram dan terstruktur dengan baik dari lapisan masyarakat yang paling dalam merupakan garda terdepan untuk mencetak calon atlet yang berprestasi (Pratama, Supriyadi, and Raharjo 2020). Prestasi akan tercapai jika didalamnya ada kegiatan pembinaan. Untuk melakukan pembinaan prestasi, diperlukan organisasi yang dapat memaksimalkan potensi atlet secara baik. Selain itu, sarana dan 11 prasarana dalam kegiatan pembinaan juga berperan penting dalam penunjang prestasi (Maradjabessy 2020).

Prestasi yang maksimal dapat didapatkan dengan dukungan sarana dan prasarana yang baik. Sarana dan prasarana merupakan hal penting bagi penunjang prestasi olahraga. Sarana prasarana adalah alat yang dibuat sesuai dengan kegunaannya untuk olahraga tertentu. Sarana dan prasarana yang dirawat dengan baik tentunya akan membuat atlet merasa nyaman saat latihan, jika atlet sudah merasa nyaman maka latihan yang dilakukan akan maksimal (Gunawan, Mahendra, and Hidayat 2021).

Faktor sistem kompetisi internal juga berperan penting dalam pencapaian sebuah prestasi yang lebih tinggi (Nugraha, St, and Cs 2019). Menurut Nugraha, St, and Cs (2019) kompetisi merupakan suatu aktivitas dengan tujuan untuk mencapai sebuah kemenangan dengan cara mengalahkan individu atau kelompok. Sistem kompetisi yang baik akan mencetak atlet yang berbakat

Semarang adalah salah satu kota yang memiliki peminat yang sangat tinggi terhadap olahraga futsal, dibuktikan dengan banyaknya antusias anak-anak muda

maupun orang dewasa terhadap event-event futsal di Kota Semarang salah satunya adalah event PORPROV (Pekan Olahraga antar Provinsi) Jawa Tengah tahun 2023. Prestasi yang didapatkan oleh tim futsal Kota Semarang pada edisi PORPROV sebelumnya yaitu pada tahun 2018 kurang memuaskan dan hanya finish di 8 besar. Tentunya ini menjadi permasalahan dan tantangan untuk federasi futsal Kota Semarang yaitu AFK Semarang dalam membuat prestasi yang lebih baik pada kejuaraan PORPROV Jawa Tengah tahun 2023 kali ini.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana manajemen pembinaan prestasi pada cabang olahraga futsal Kota Semarang dan mengetahui bagaimana persiapan tim futsal Kota Semarang dalam persiapan menghadapi PORPROV Jawa Tengah tahun 2023.

Sesuai apa yang dikatakan oleh Pratama et al. (2020), manajemen pembinaan prestasi yang baik adalah yang didalamnya terdapat pembinaan dan perencanaan yang jelas dan mampu menjalankan tugasnya dengan baik sehingga tujuan dari sebuah pembinaan prestasi dapat dicapai. Sehingga tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pembinaan prestasi futsal Kota Semarang dalam persiapan menghadapi kejuaraan PORPROV Jawa Tengah tahun 2023. Harapannya hasil dari penelitian ini dapat menjadi pengetahuan baru untuk pembinaan prestasi futsal Kota Semarang khususnya dalam persiapan menghadapi kejuaraan PORPROV selanjutnya

METODE

Penelitian ini termasuk dalam penelitian kualitatif yang menggunaakan Teknik analisis data deskriptif. Salah satu jenis penelitian yang termasuk dalam kategori penelitian kualitatif adalah penelitian kualitatif deskriptif. Informasi yang dikumpulkan sebagian besar dalam bentuk frasa, pemikiran, atau gambar yang bermakna yang dapat membantu orang mengembangkan pemahaman yang lebih dalam daripada sekadar statistik atau frekuensi (Nugrahani 2014).

Lokasi penelitian adalah tempat atau objek daerah yang akan dilakukan penelitian oleh peneliti (Wahidmuri 2017). Lokasi penelitian ini dilaksanakan di tim futsal Kota Semarang pada tanggal 1-30 Maret tahun 2023. Variabel yang akan diteliti dalam penelitian ini adalah pelaksanaan manajemen pembinaan prestasi di Futsal Kota Semarang dalam persiapan menghadapi PORPROV Jawa tengah tahun

2023 meliputi pelaksanaan pembinaan, program pelatihan, peran pelatih, infrastruktur dan kondisi manajemen. Sampel yang digunakan pada penelitian ini berjumlah 13 orang diantaranya adalah manajemen, atlet dan pelatih futsal Kota Semarang yang akan berlaga di kejuaraan PORPROV Jawa Tengah tahun 2023.

Instrumen penelitian adalah suatu alat yang digunakan untuk mengumpulkan data dari objek yang akan diteliti. Instrumen peneliti merupakan perencana, pelaksana pengupulan data, analisis, dan penafsiran data. Teknik pengumpulan adalah teknik yang dilakukan oleh peneliti pada saat melakukan penelitian. Teknik pengambilan data yang dilakukan pada penelitian ini merupakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi.

Observasi

Observasi merupakan metode penelitian yang dilakukan dengan cara mengamati, memahami dan mendalami suatu objek yang diteliti. Observasi atau pengamatan yang dilakukan secara langsung maupun tidak langsung. Observasi pada penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi mengenai manajemen pembinaan prestasi, sumber daya manusia (SDM) program latihan, kepengurusan, sarana dan prasarana serta persiapan tim futsal Kota Semarang dalam menghadapi PORPROV Jawa Tengah tahun 2023.

Wawancara

Wawancara adalah salah satu metode pengumpulan data yang dilakukan dengan mendapatkan informasi dari seorang objek atau narasumber. Wawancara dilakukan dengan melakukan percakapan untuk mendapatkan sebuah informasi. Wawancara merupakan hal penting yang tidak boleh terlewatkan dalam penelitian karena data dan informasi yang diterima dari wawancara merupakan informasi yang tepat (Herdayati and Syahrial 2019).

Dokumentasi

Dokumentasi merupakan teknik pengambilan data tambahan agar data yang diambil saat penelitian mempunyai bukti fisik. Dokumentasi bisa berasal pada saat peneliti observasi maupun wawancara. Dokumentasi berperan penting dalam sebuah penelitian karena bisa didapat dari subjek penelitian.

Pada penelitian ini metode yang digunakan adalah metode triangulasi untuk memastikan bahwa data yang diperoleh akurat. Triangulasi adalah teknik untuk memvalidasi data dengan menggunakan sesuatu selain data itu sendiri sebagai pembanding atau untuk keperluan verifikasi. Teknik analisis data digunakan pada penelitian ini sebagai salah satu alat untuk mengorganisasikan rekaman observasi, wawancara dan data lain untuk meningkatkan pemahaman peneliti tentang kejadian yang diselidiki (Rijali 2019). Ada 3 aktivitas dalam analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan

HASIL

Hasil dituliskan berdasarkan data yang didapat pada penelitian atau hasil observasi di lapangan, beserta interpretasi analisis data. Hasil diuraikan, namun tanpa memberikan pembahasan, dan tuliskan dalam kalimat logis. Hasil bisa dalam bentuk tabel, narasi, atau gambar.

Judul tabel ditulis sesuai dengan data yang ditampilkan, setiap kolom dibuat dengan tampilan yang sederhana, mudah dipahami, dan dibuat tanpa garis vertical.

Tabel 1. Hasil observasi.

Keterangan
NoIndikator PengamatanYaTidak
Atlet
Kehadiran atlet saat latihan.
1Kedisiplinan atlet saat latihan.
Komunikasi atlet dengan pelatih.
Pelatih
Sertifikasi pelatih.
2Profesionalisme pelatih.
Penjelasan program pelatih.
Evaluasi pelatih setelah latihan.
Program Latihan
3Program latihan dari pelatih.
Aspek-aspek latihan.
Manajemen
Struktur organisasi
4Sumber dana
Laporan keuangan
Sarana dan Prasarana
5Kelengkapan sarana dan prasarana.

Manajemen Pembinaan Prestasi Futsal Kota Semarang dalam Persiapan Menghadapi PORPROV Jawa Tengah Tahun 2023

Tempat latihan yang sesuai.
Kondisi fisik sarana dan prasarana
6Prestasi
Hasil prestasi PORPROV edisi tahun sebelumnya.

Tabel 2. Program latihan.

Bulan
TahapanMaretAprilMeiJuniJuliAgustus
123412341234123412341234
Persiapan Khusus
Pra Kompetisi
Kompetisi

Gambar 1. Lapangan latihan.

Gambar 1. Jersey latihan.

Berikut beberapa hasil transkrip wawancara dari informan:

"… Pembinaan sendiri program yang sudah berjalan yaitu Liga AFK Kota Semarang, itu dari kelompok umur 17 sampai 19 dan yang di putra itu ada dua divisi, divisi 1 dan divisi 2, sedangkan untuk putri hanya satu divsi. Liga AFK dijalankan sejak dari kepengurusan sebelumnya dan tahun kemarin itu melahirkan juara yaitu juara 1 tim Jovass untuk tim divisi 1 dan tim divisi 2 nya yaitu fast FC …"

(B.A. Sekretaris AFK Semarang tentang pembinaan prestasi)

"… Pembinaan prestasi di Kota Semarang sendiri bentuknya Liga AFK, mulai kelompok umur 16 dan 19 tahun. Kemudian yang juara nanti berhak mewakili Kota Semarang dalam ajang berikutnya …"

(A. Pelatih Tim Futsal Kota Semarang tentang pembinaan prestasi)

"… Rekrutmen itu kita mengadakan seleksi yang berjalan sebanyak dari semenjak tahun 2020. AFK sendiri ada tournament internal dari situ kita melakukan penjaringan pemain dan yang terpilih sampai kemarin kualifikasi PRA-PORPROV sekitar 16 pemain …"

(B.A. Sekretasris AFK Semarang tentang perekrutan atlet)

  • "… Awal rekruitmen yaitu berawal dari tournament AFK Championship U-20 pada tahun 2020, kemudian dari situ dipilih pemain beberapa dikumpulkan dan dilakukan seleksi berjalan sampai kualifikasi PORPROV kemarin. Bukan dari seleksi terbuka tetapi dari tournament …"
  • (M. D. H. Atlet futsal Kota Semarang tentang perekrutan atlet)
  • "… Jadi kalau rekrutmen sendiri itu pertama dari pengalaman pemain, pengalaman pemain jadi indikator pertama. Kita perbanyak pemain-pemain yang pernah bermain untuk event-event nasional karena yang kita utamakan adalah pengalaman bermain atlet …"
  • (A. Pelatih Tim futsal Kota Semarang tentang perekrutan atlet)
  • "… Kalau tentang perekrutan pelatih sendiri, Kota Semarang memiliki beberapa klasifikasi khusus seperti minimal mempunyai lisensi level 1 Nasional, lalu memiliki pengalaman menjadi seorang pelatih dan mampu mengirimkan CV yang menarik dan mempunyai tujuan untuk membangun futsal Kota Semarang …"
  • (A. Sekretaris AFK Semarang tentang perekrutan pelatih)
  • "… Saya menjadi pelatih futsal Kota Semarang khususnya dalam ajang kejuaraan PORPROV Jawa Tengah melalui beberapa proses, yang pertama saya mempunyai lisensi kepelatihan level 1 Nasional, memiliki pengalaman menjadi pelatih futsal dan mempunyai program untuk memperbaiki futsal Kota Semarang …"
  • (A. Pelatih Tim Futsal Kota Semarang tentang perekrutan pelatih)
  • "… Kalau untuk materi mesti teknik ya mas untuk awal persiapan untuk melatih defense kita dulu untuk mulai mendekati ke attack terus screenshotis seperti itu kalau badan fisik pasti ada kelihatan fisik masuk ke dalam persiapan umum sih mas terus ada fitness juga …"
  • (M. R. A. Atlet futsal Kota Semarang tentang program latihan)
  • "… Materi latihan itu sendiri beragam sesuai waktu pelaksanaan jadi kalau fisik, taktik, teknik itu diberikan sambal berjalan terutama fisik. …"

(F. D. R. Atlet futsal Kota Semarang tentang program latihan)

"… Materi fisik, skill individu, defense individu, teknik individu, permainan tim, cukup kompleks …"

(A.A Atlet futsal Kota Semarang tentang program latihan)

"… Kalau dari materi kan ada tahap persiapan umum, tahap persiapan khusus, tahap pra pertandingan dan tahap pertandingan. Kita dengan jangka waktu yang terbatas ini tidak bisa terlalu berpegang teguh pada hal tersebut karena waktunya sangat terbatas. Kedua jangka waktu persiapan juga dari manajemen sendiri kan belum menentukan kapan latihan jadi ya kita kembali banyak pemain yang kembali ke klub masing-masing dan pemain kita latihan di club masing-masing dulu dan itu kita pantau, kita pantau semua dan kebetulan ini 80% pemain ada di satu klub ini untuk persiapan Liga Nusantara dan PORPROV Jawa Tengah tahun 2023 jadi kita juga bisa ibaratnya sambil menyelam minum air …"

(A. Pelatih Tim Futsa Kota Semarang tentang program latihan)

  • "… Materi fisik, skill individu, defense individu, teknik individu, permainan tim, cukup kompleks …"
  • (A.A. Atlet futsal Kota Semarang tentang program latihan)
  • "… Kalau sarana dan prasarana itu kita objektif dalam artian kalau dibilang kurang pasti kurang, tapi kita memanfaatkan yang ada dulu kalau misalnya nanti bisa ditambah baru kita tambah, seperti itu …"
  • (B.A. Sekretaris AFK Semarang tentang sarana dan prasarana)
  • "… Untuk kondisi sarana dan prasarana yang lainnya masih cukup baiklah …"
  • (A. Pelatih Tim Futsal Kota Semarang tentang saranda dan prasrana)
  • "… Mungkin sudah cukup baik namun ada beberapa tambahan seperti alatalat seperti alat-alat kesehatannya dan penanganan cedera …"
  • (M. R. A. Atlet futsal Kota Semarang tentang sarana dan prasarana)
1

Gambar 3. Struktur kepengurusan AFK Semarang.

PEMBAHASAN

Pada gambar 3 dapat dilihat bahwa Pengurus AFK Semarang sudah mendapatkan jobdesk masing-masing dan terbilang baik karena tidak ada rangkap jabatan sehingga masing-masing bagian dapat fokus ke pekerjaannya sehingga sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh Agara and Faruk (2022). AFK Semarang memfasilitasi semua kegiatan yang berkaitan dengan futsal Kota Semarang tidak hanya PORPROV saja. Manajemen AFK Semarang merupakan pihak yang sangat berperan penting pada tim futsal Kota Semarang. Manajemen memenuhi semua kebutuhan mulai dari kebutuhan atlet dan pelatih. Pelatih dan atlet yang telah terpilih diharapkan mampu mengeluarkan kemampuan terbaiknya pada saat kejuaraan PORPROV nanti.

Pembinaan prestasi merupakan salah satu hal yang dilakukan oleh AFK Semarang untuk memajukan futsal Kota Semarang. Berdasarkan hasil wawancara dengan sekretaris AFK Semarang ia mengatakan pembinaan prestasi futsal di Kota Semarang berupa diadakannya Liga AFK Kota Semarang mulai dari kelompok umur U-17 sampai kelompok umur U-19. Liga AFK Kota Semarang sendiri memiliki 2 divisi untuk yang putra, dan 1 divisi untuk yang putri. Liga AFK Kota Semarang sudah dijalankan semenjak dari kepengurusan sebelumnya. Tahun 2022 Tim Joufass berhasil menjadi juara 1 Liga AFK Kota Semarang dan berhak mewakili Kota Semarang pada kejuaraan AFP U-19 Se-Jawa Tengah. Tim Fast FC

berhasil menjadi juara ke 2 pada Liga AFK Kota Semarang dan berhak mewakili Kota Semarang pada kejuaraan AFP U-17 Se-Jawa Tengah. Sementara untuk tim putri yang keluar menjadi juara 1 adalah Venus Angel dan berhak mewakili tim putri Kota Semarang pada kejuaraan AFP U-19 Se-Jawa Tengah.

Pembinaan prestasi telah berjalan baik dibuktikan dengan prestasi yang diraih oleh tim futsal Kota Semarang pada ajang PRA-PORPROV tahun 2022. Tim futsal Kota Semarang berhasil keluar sebagai juara grup dan berhak berlaga di PORPROV Jawa Tengah tahun 2023.

Pada tabel 1 nomor 2 tentang pelatih, AFK Semarang memiliki beberapa kriteria khusus untuk dapat menjadi pelatih futsal Kota Semarang dengan memiliki lisensi level 1 Nasional. Berdasarkan hasil wawancara dengan sekretaris AFK Semarang ia menyebutkan bahwa pelatih harus memiliki minimal level 1 Nasional, lalu mengirimkan CV yang membangun untuk futsal Kota Semarang serta melihat track record calon pelatih tersebut selama menjadi pelatih futsal. Pelatih yang telah terpilih harus mempunyai program latihan yang jelas dan tersruktur. Program latihan merupakan rencana yang dibuat oleh pelatih untuk meningkatkan prestasi atlet. Latihan yang terencana dengan baik akan membantu atlet dalam mencapai tujuan mereka. Tim pelatih biasanya melihat kondisi atlet sebelumnya saat membuat rencana latihan. Tujuan yang ditetapkan diantisipasi untuk dipenuhi sesuai dengan program yang disiapkan pelatih (Handoko, Sugihartono, and Sutisyana 2019).

Perekrutan atlet yang dilakukan oleh AFK Semarang telah sesuai dengan kriteria sang pelatih. Manajemen AFK Semarang menyerahkan penuh keputusan pelatih dalam perekrutan atlet. Berdasarkan hasil wawancara dengan pelatih futsal Kota Semarang ia mengatakan bahwa ada beberapa kriteria khusus untuk menjadi atlet futsal Kota Semarang khususnya dalam ajang kejuaraan PORPROV Jawa Tengah tahun 2023. Pelatih mengatakan atlet harus memiliki pengalaman bermain di event-event nasional seperti Liga Nusantara maupun Liga Futsal Indonesia. Atlet juga harus memiliki KTP asli warga Kota Semarang karena pelatih maupun manajemen ingin menggunakan talenta-talenta berbakat dari Kota Semarang.

Berdasarkan hasil observasi yang dapat dilihat pada Tabel 1 nomor 1 tentang atlet, bahwa kehadiran atlet yang akan mengikuti kejuaraan PORPROV Jawa

Tengah tahun 2023 sesuai dengan jumlah pemain yang dibutuhkan tim. Atlet hadir 30 menit sebelum latihan menandakan bahwa atlet tersebut disiplin dengan kehadiran. Namun ada beberapa kendala terhadap kehadiran sang atlet, hasil wawancara dengan pelatih tim futsal Kota Semarang yaitu A ia mengatakan kendala seperti absennya atlet karena jadwal latihan dan jadwal mereka sekolah ataupun kuliah berbenturan. Atlet yang tidak hadir dapat porsi tersendiri saat ia mengikuti latihan kembali karena harus mengikuti program yang diberikan pelatih. Pada saat berlatih, komunikasi yang dibangun antara atlet maupun pelatih dapat berjalan baik dengan mengikuti arahan dan program yang diberikan oleh pelatih sehingga latihan dapat berjalan dengan lancar. Latihan yang dilakukan oleh tim futsal Kota Semarang juga sesuai dengan yang dibutuhkan oleh tim. Berdasarkan hasil wawancara dengan salah satu atlet tentang program latihan yaitu FDR ia mengatakan bahwa program latihan yang dijalankan sesuai dengan kebutuhan, program tersebut mencakup materi menyerang maupun bertahan.

Pada Tabel 2 dapat dilihat bahwa program latihan yang diberikan oleh pelatih secara umum. Latihan untuk persiapan tim futsal Kota Semarang dalam menghadapi PORPROV Jawa Tengah tahun 2023 kali ini dilaksanakan sebanyak 3 kali seminggu disetiap bulannya. Tim futsal Kota Semarang melakukan tahap persiapan khusus pada Bulan Maret sampai pertengahan Bulan Mei. Tahap ini digunakan oleh tim pelatih untuk memperbaiki masalah masalah yang terjadi pada saat PRA-PORPROV kemarin dan mulai mempelajari teknik dan taktik baru untuk perkembangan kemampuan tim. Tahap Pra-Kompetisi digunakan sebagai persiapan saat kompetisi kejuaran PORPROV Jawa Tengah tahun 2023. Tahap ini digunakan untuk mematangkan persiapan mulai dari segi fisik, teknik, maupun taktikal individu. Tahap kompetisi merupakan tahapan terakhir yaitu sebagai pembuktian apakah program latihan yang telah disusun oleh tim pelatih dan dilaksanakan sudah berjalan dengan baik. Tahap kompetisi adalah tahap kejuaraan PORPROV Jawa Tengah tahun 2023 yang diikuti oleh tim futsal Kota Semarang. Pada program latihan yang diberikan oleh pelatih futsal Kota Semarang tentunya ada bagian evaluasi. Berdasarkan wawancara yang dilakukan oleh pelatih Kota Semarang ia menyebutkan bahwa evaluasi yang diberikan menggunakan metode video analisis atau melihat kembali video-video latihan maupun uji coba dan dapat diidentifikasi

masalah lalu dapat diatasi saat latihan berikutnya.

Program latihan dapat didukung dengan beberapa faktor, salah satunya adalah sarana dan prasarana. Sarana dan prasarana yang baik akan menunjang latihan yang baik pula (Gunawan et al. 2021). Pada Gambar 1 terdapat lapangan latihan yang digunakan oleh tim futsal Kota Semarang dalam menjalani latihan untuk persiapan PORPROV Jawa Tengah tahun 2023. Lapangan latihan yang digunakan tim futsal Kota Semarang merupakan lapangan berstandar nasional karena menggunakan vinyl atau karpet karet sehingga aliran bola dapat berjalan dengan baik. Pada saat latihan, tim futsal Kota Semarang menggunakan baju latihan khusus seperti pada Gambar 2. Baju latihan tersebut dibagikan kepada atlet-atlet yang terpilih untuk kejuaraan PORPROV Jawa Tengah tahun 2023.

KESIMPULAN

Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa manajemen pembinaan prestasi yang dilakukan oleh AFK Semarang berjalan dengan baik, dibuktikan dengan adanya pembinaan dengan model sistem kompetisi dari usia 17 dan 19 tahun. Pembinaan prestasi telah berjalan dengan baik karena tim futsal Kota Semarang mampu keluar sebagai juara grup pada ajang penyisihan yang disebut PRA-PORPROV pada tahun 2022.

REFERENSI

  • Agara, W. A., and M. Faruk. 2022. "Manajemen Pembinaan Olahraga Futsal Kabupaten Gresik." Jurnal Prestasi Olahraga 58–62.
  • Faizal BahriI, Muhammad, and Irmantara Subagio. 2019. "Survei Manajemen Pembinaan Prestasi Cabang Olahraga PABBSI Dan PASI Di Koni Kota Kediri." Jurnal Prestasi Olahraga 3(1):1–14.
  • Gunawan, Achmad, Ika Rudi Mahendra, and Abdurrahim Hidayat. 2021. "Pengelolaan Sarana Dan Prasarana Olahraga Management of Sports Facilities and Infrastructure." Salus Cultura: Jurnal Pembangunan Manusia Dan Kebudayaan 1–11.
  • Handoko, Juli, Tono Sugihartono, and Ari Sutisyana. 2019. "Analisis Program Latihan Sepak Bola Grass Root Dan Implementasinya Pada Sekolah Sepak

  • Bola (SSB) Kabupaten Kepahiang." Kinestetik 3(2):230–35. doi: 10.33369/jk.v3i2.8995.
  • Herdayati, and Syahrial. 2019. "Desain Penelitian Dan Teknik Pengumpulan Data Dalam Penelitian." 1–11.
  • Jihad, Muhamad, and Mohamad Annas. 2021. "Pembinaan Prestasi Olahraga Sepak Bola Pada SSB 18 Di Kabupaten Jepara Tahun 2021." Indonesian Journal for Physical Education and Sport 2(2):46–53.
  • Maradjabessy, Fauji. 2020. "Pembinaan Prestasi Cabang Olahraga Pencak Silat Pusat Pendidikan Dan Latihan Olahraga Pelajar ( PPLP ) Maluku Utara." Jurnal Pendidikan Olahraga 10(1):28–34.
  • Natal, Yanuarius Ricardus. 2020. "Evaluasi Program Pembinaan Prestasi Olahraga Sepak Bola Pada Klub Psn Ngada." Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti 7(1):54–61. doi: 10.38048/jipcb.v7i1.57.
  • Nugraha, Aditya, Nur Ismawati St, and M. Cs. 2019. "Analisa Dan Perancangan Sistem Kompetisi Futsal." Jurnal Sistem Informasi Dan E-Bisnis 1(6):223– 30.
  • Nugrahani, Farida. 2014. Metode Penelitian Kualitatif. Vol. 1. Surakarta.
  • Pratama, Adi, Supriyadi Supriyadi, and Slamet Raharjo. 2020. "Survei Manajemen Pembinaan Prestasi Cabang Olahraga Bulutangkis Di Pb Ganesha Kota Batu." Jurnal Sport Science 10(1):21. doi: 10.17977/um057v10i1p21-31.
  • Putra, Ingga Dwi Surya. 2019. "Analisis Manajemen Pembinaan Prestasi Futsal Kabupaten Bangkalan." Jurnal Kesehatan Olahraga 7(2):543–50.
  • Rijali, Ahmad. 2019. "Analisis Data Kualitatif." Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah 17(33):81. doi: 10.18592/alhadharah.v17i33.2374.
  • Rohman, Abd. 2017. Dasar-Dasar Manajemen. 1st ed. Malang: Inteligensia Media.
  • Syafaruddin, Syafaruddin. 2019. "Tinjauan Olahraga Futsal." Altius : Jurnal Ilmu Olahraga Dan Kesehatan 7(2). doi: 10.36706/altius.v7i2.8108.
  • Wahidmuri, Dr. 2017. "Pemaparan Metode Penelitian Kualitatif." BMC Public Health 5(1):1–8.
  • Wibowo, Antonius Tri. 2019. Keterampilan Dasar Permainan Futsal. 1st ed. Yogyakarta: MBridge Press.
  • Yudha Febrianta. 2014. "Manajemen Olahraga Abad 21." in Prosiding Seminar Nasional "Optimalisasi Peran Pendidikan dalam Membangun Karakter Anak untuk Menyongsong Generasi Emas Indonesia

Research Intelligence

Data from OpenAlex ↗

Metrics

1
Citations
0.88
FWCIfield-weighted
74th
Percentilevs same year + field
Article
Work type
Open Access

Citation Trend

Citation Timeline

YearCitations
20241

Semantic Profile AI-classified research signals

Physics 0.31
level 0

Institution Network