1. Home
  2. Archives
  3. Vol 28 (2021) Issue 1
  4. Articles

Tinjauan Teknis Permasalahan dan Penanggulangan Banjir di Sungai Krueng Teunom Hilir Provinsi Aceh, Menuju Mitigasi Bencana Banjir Terintegrasi

Abstract

Peristiwa banjir yang dialami oleh masyarakat di hilir sungai Krueng Teunom di Kabupaten Aceh Jaya dapat mewakili kasus-kasus bencana banjir yang sering terjadi di kawasan pesisir barat Provinsi Aceh. Dalam kurun waktu 2012 – 2019 terdapat 28 kali kejadian banjir, akibat luapan sungai Krueng Teunom yang melintasi Kecamatan Keude Teunom. Tinjauan teknis terhadap faktor-faktor penyebab banjir di Kawasan Teunom sejauh ini belum dilakukan secara komprehensif dan terintegrasi, sehingga upaya yang dilakukan untuk memitigasi bencana banjir menjadi kurang efektif. Untuk itu, penelitian ini mempunyai dua tujuan, yaitu: 1) meninjau secara teknis faktor-faktor yang menjadi penyebab terjadinya banjir; 2) memberikan rekomendasi terhadap sasaran pengendalian debit sungai Krueng Teunom sebagai upaya untuk mitigasi bencana banjir. Selain melakukan analisis permasalahan banjir secara empiris melalui FGD dengan pemangku kebijakan dan kepentingan, juga dilakukan tinjauan teknis menggunakan analisis spasial berbasis GIS. Penyebab utama banjir di hilir DAS Krueng Teunom adalah penurunan kapasitas sungai (pendangkalan) baik di badan sungai ataupun di muara sungai akibat sedimentasi yang cukup tinggi. Penyebab banjir lainnya adalah besarnya laju angkutan sedimen dari arah laut yang menutup muara sungai. Upaya mitigasi yang disarankan adalah merehabilitasi tanggul-tanggul kritis, mengendalikan dan mengurangi sedimen dari laut untuk mengurangi pendangkalan muara sungai.

Keywords

Research Intelligence

Data from OpenAlex ↗

Metrics

4
Citations
1.14
FWCIfield-weighted
83th
Percentilevs same year + field
Article
Work type
Open Access

Citation Trend

Citation Timeline

YearCitations
20242
20222

Semantic Profile AI-classified research signals

Physics 0.63
level 0
Forestry 0.34
level 1
Geography 0.30
level 0

Institution Network

  • Universitas Syiah Kuala ID
    Ella Meilianda · Dedy Alfian · Nazriatun Nisa · Fitri Zaitun Nurnalisa · Taslia Khaira · Veri Yanti · Saumi Syahreza

References

  1. Aldrian, E. (2001) Pembagian iklim Indonesia berdasarkan pola curah hujan dengan metoda "Double Correlation" . Jurnal Sains & Teknologi Modifikasi Cuaca, 2(1), 11-18.
  2. Asdak, C. (2007). Hidrologi dan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.
  3. BNPB (2020). Update Bencana Indonesia. URL: https://bnpb.go.id/infografis/update-bencana-indonesia-tahun-2020. Dikutip pada tanggal 25 Juni 2020.
  4. Chow, V.T., Maidment, D.R., and Mays, L.W. (1988). Applied Hydrology. McGraw Hill Book Company, New York.
  5. Harifa, A.C., Sholichin, M., dan Prayogo, T.B. (2017). Analisa pengaruh perubaha penutupan lahan terhadap debit sungai Sub DAS Metro dengan menggunakan program ArcSWAT. Jurnal Teknik Pengairan, 8(1), 1-14.
  6. Kodoatie, R.J. dan Syarief, R. (2010). Tata Ruang Air Terpadu. Andy Press, Yogyakarta.
  7. Kodoatie. (2008). Pengelolaan Sumber Daya Air Terpadu. Edisi Kedua. Andi Offset, Yogyakarta.
  8. Japan International Cooperation Agency (JICA) and Directorate General of Water Resources Development (1997). The Study on Comprehensive River Water Management Plan in Jabotabek. Final Report Volume IV Annexes I, Jakarta.
  9. Maulana, I., Lukita, S.A., Suharyanto, Pranoto, S. (2017). Perencanaan pengendalian banjir sungai Tuntang di Desa Trimulyo Kabupaten Demak. Jurnal Karya Teknik Sipil, 6(4), 447-459.
  10. Nugroho, S.P. (2002). Evaluasi dan analisis curah hujan sebagai factor penyebab bencana banjir Jakarta. Jurnal SAins & Teknologi Modifikasi Cuaca, 3(2), 91-97.
  11. Purwanto (2016) Analisis sistem pengendalian banjir Daerah Aliran Sungai Karangmumus. Media Sains, 9(2), 220-235.
  12. Renard, K.G., Foster, G.R., Weesies, G.A., McCool, D.K., and Yoder, C.D. (1997). Predicting soil erosion by water: A guide to conservation planning with the Revised Soil Loss Equation (RUSLE). U.S. Department of Agriculture, Agriculture Handbook No. 703, 384pp.
  13. Risse, L. M., Nearing, M. A., Nicks, A. D., and Laflen, J. M. (1993). Error Assessment in the Universal Soil Loss Equation. The Soil Science Society of America Journal, 57(3), 825 - 833.
  14. Rizki, Z. (2019) Pengukuran Hidro-Oceanografi di Muara Krueng Teunom, Aceh Jaya. Tesis Master, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh.
  15. Savitri, E., dan Pramono, I.B. (2017). Analisis banjir Cimanuk Hulu 2016. Journal of Watershed Management Research, Vol. 1(2), 97-110.
  16. Schwab, G.O., Frevert, R., Edminster, T.W., Barnes, K.K. (1981). Soil and Water Conservation Engineering. Third Edition. John Willey and Sons New York. Leicester. Brisbane. Toronto.
  17. Sosrodarsono, S. dan Tominga, M. (1994). Perbaikan dan Pengaturan Sungai. Pradnya Paramita, Jakarta.
  18. Suripin (2004). Sistem drainase perkotaan yang berkelanjutan. Andi Offset, Yogyakarta.
  19. Sutapa, I. (2010). Analisis Potensi pada Daerah Aliran Sungai (DAS) di Sulawesi Tengah. Jurnal Smartek, 8(3), 169-181.
  20. Triatmodjo, B. (2010). Hidrologi Terapan. Beta Offset Yogyakarta.
  21. Wischmeier, W.H., Smith D.D. (1978). Predicting rainfall erosion losses, a guide to conservation planning. USDA Agriculture Hand book, (537): 58.