akhir telah terjadi peningkatan minat dan jang perencanaan bahasa yang bersangkutan aktivitas perencanaan dan pengembangan dan eksistensi bahasa dan bangsa tersebut. bahasa. Peristiwa yang terkenal di antaranya Berdasarkan latar belakang di atas, Survei Penggunaan Bahasa dan Pengajaran dibuatlah rumusan masalah sebagai berikut. Bahasa di Afrika Timur, Konferensi Per- 1. Bagaimana hubungan fakta geopolitik masalahan Bahasa dalam Perkembangan dengan perencanaan bahasa di negara-Negara (Fishman, Ferguson, dan Das Gupta, negara yang terdapat di lima benua? 1968), Konferensi Proses Perencanaan Bahasa 2. Bagaimana hubungan fakta geoolitik (Rubin dan Jernudd, 1971), Proyek Penelitian dengan perencanaan bahasa di In-Internasional tentang Proses Perencanaan donesia? Bahasa, Konferensi Sosiolinguistik Ber- Adapun tujuan yang hendak dicapai orientasi Survei Bahasa (Ohannessian 1971), adalah dan Konferensi Sosiolinguistik terbaru yang 1. Menjelaskan hubungan fakta geopolitik diadakan di Georgetown University. Adanya dengan perencanaan bahasa di negaraperencanaan bahasa di sebuah negara menjadi negara yang terdapat di lima benua. penting karena perencanaan bahasa berperan 2. Menjelaskan hubungan fakta geopolitik untuk menjaga keutuhan bangsa, hubungan dengan perencanaan bahasa di Indiplomatik, dan melakukan ekspansi bahasa donesia. bagi kebutuhan industri dan ekonomi. Peren-
PENDAHULUAN canaan bahasa menjadi hal penting karena menyangkut eksistensi sebuah bangsa. Karena Selama lebih dari sepuluh tahun ter- itulah, geopolitik sebuah negara juga menun-
geo dan politik. Geo artinya Bumi atau Planet bahasa negara, atau bahasa nasional. Tindakan Bumi, sedangkan politik selalu berhubungan ini menyangkut bagaimana peran pemerintah, dengan kekuasaaan dan pemerintahan. Dalam bagaimana payung hukumnya, bagaimana studi hubungan internasional, geopolitik pelaksanaan teknisnya yang terkait dengan merupakan suatu kajian yang melihat mas- penguasaan dasar pemakaian, penyebaran alah/hubungan internasional dari sudut pemakaian, pemupukan sikap pemakai, dan pandang ruang atau geosentrik. Pengertian deskripsi bahasa tersebut. Perencanaan korpus geopolitik dapat lebih disederhanakan lagi adalah usaha kodifikasi bahasa dalam rangka yaitu suatu studi yang mengkaji masalah penyempurnaan bahasa tersebut sehingga bisa geografi, sejarah, dan ilmu sosial dengan dipakai secara mantap baik secara lisan merujuk pada politik internasional. Geopolitik maupun tulis. Aspek -aspek yang dirancang diperlukan oleh setiap negara di dunia untuk adalah huruf, ejaan, lisan, tulis, kosakata, memperkuat posisinya di antara negara lain, istilah, kamus, buku teks, laras, sastra, dan untuk memperoleh kedudukan yang penting di bahan pengajaran bahasa di lembaga-lembaga antara bangsa, atau secara lebih tegas lagi pendidikan. untuk menempatkan diri pada posisi yang Anton M. Moeliono dalam disersejajar dengan negara maju. Keadaan geografi tasinya "Pengembangan dan Pembinaan suatu negara sangat memengaruhi berbagai Bahasa: Ancangan Alternatif di dalam aspek dalam penyelenggaraan negara tersebut, Perencanaan Bahasa" mengungkapkan perenseperti pengambilan keputusan, kebijakan canaan bahasa (language planning) merupolitik luar negeri,dan hubungan perdagangan. pakan kegiatan dasar, baik bagi usaha Kita ambil contoh negara Indonesia. Sebagai pengembangan bahasa (language developnegara kepulauan yang terletak di antara dua ment) maupun bagi usaha pembinaan bahasa benua dan dua samudera serta berada di Garis (language cultivation). Pemahaman terhadap Khatulistiwa dan dilewati oleh Geo Stationary makna perencanaan bahasa perlu ditinjau Satelite Orbit (GSO), Indonesia membuat kembali karena ada masalah kebahasaan yang konsep geopolitik yang dinamakan Wawasan pemecahannya tidak bergantung pada peren-Nusantara (UNY, 2005: 4). Wawasan nusan- canaan, tetapi pada putusan garis haluan tara menjadi landasan penentuan kebijak- (policy decision). sanaan politik negara. Misalnya, untuk tujuan Perencanaan bahasa (language planpengamanan negara baik secara fisik maupun ning) sebagai salah satu bagian kebudayaan sosial, dipersiapkanlah daerah penyangga yang menjadi sorotan yang penting juga terhadap berbatasan dengan Malaysia dan pemba- keberadaan suatu negara. Dengan adanya ngunannya dipersiapkan secara sistematis. penjajahan, beberapa bahasa asli banyak yang language planning pertama kali diperkenalkan bahasa asli. Di sinilah peren-canaan bahasa oleh Haugen. Dalam artikelnya, Haugen (1959: berperan penting untuk menjaga kelestarian 2) mengemukakan perencanaan bahasa adalah bahasa asli. suatu usaha untuk membimbing perkembangan bahasa ke arah yang diinginkan para pe- METODE PENELITIAN rencana. Usaha-usaha tersebut misalnya menyiapkan ortografi, penyusunan tata bahasa Metode yang dilakukan dalam dan kamus yang normatif sebagai panduan penelitian ini adalah studi pustaka. Peneliti untuk penulis dan pembicara dalam suatu menelusuri sumber referensi mengenai geokomunitas bahasa yang tidak homogen politik dan perencanaan bahasa di beberapa
Dalam bukunya Advance in Language perpustakaan. Planning, Fishman (1977) menekankan perencanaan bahasa dapat dikelompokkan menjadi
TINJAUAN PUSTAKA dua bagian, yaitu perencanaan status dan perencanaan korpus. Perencanaan status Pengertian Geopolitik adalah pemberian kedudukan yang jelas pada Geopolitik berasal dari dua kata yaitu suatu bahasa, yaitu sebagai bahasa resmi,
punah dan tergantikan dengan bahasa asing Perencanaan Bahasa yang dibawa penjajah. Selain itu, derasnya arus Istilah perencanaan bahasa atau teknologi saat ini memungkinkan tergerusnya
(Cooper, 1989:29, Moeliono, 1981:5). negara melalui internet dan buku di
Fakta Geopolitik dan Perencanaan Bahasa itu terancam punah. Amerika dan Australia
ditemukan, dipilihlah lima wilayah dunia yang itu, penduduk aslinya masih sangat sedikit menjadi objek penelitian sesuai dengan sehingga ketika Eropa datang dengan ketetapan Konferensi Umum UNESCO. pasukan yang banyak, secara tidak langsung Kelima wilayah tersebut memiliki studi kasus fakta ini menyebabkan budaya dan bahasa yang berbeda. Wilayah tersebut adalah Afrika, asli menjadi lemah dan tergeser. Hal ini pun Arab (kira-kira daerah Maghreb dan Timur secara otomatis me-musnahkan bahasa Tengah), Asia dan Pasifik, Eropa dan Amerika Ameridian. Sebalik-nya, di Asia dan Utara (termasuk Kanada, Israel, dan beberapa Afrika, bangsa Eropa menjadi minoritas negara bekas Uni Soviet tetapi tidak termasuk sehingga bahasa mereka tidak mampu Amerika Serikat), dan Amerika Latin dan menyebar dengan cepat seperti yang terjadi Karibia. Penelitian dilakukan di wilayah di Amerika, Australia, dan Oceania. tersebut karena memiliki situasi sosiolinguistik yang berbeda sehingga diha-rapkan b. Eropa perencanaan bahasa yang dilakukan pun Secara geopolitik, negara-negara di berbeda dari satu wilayah ke wilayah lain. Benua Eropa sebagian besar merupakan daratan (land lock country) dan pernah bahasa nasional sendiri seperti Portugal dijajah, negara-negara di Benua Amerika dengan bahasa Portugis, Swedia dengan cukup memiliki satu bahasa dengan bahasa Swedia, dan Yunani dengan bahasa dominasi terbesar yaitu bahasa Inggris, Yunani. Namun, Eropa juga memiliki Perancis, dan Portugis di setiap wilayah beberapa bahasa minoritas seperti bahasa bekas jajahan. Perlu menjadi catatan bahwa Celtic di Inggris, bahasa Basque di Perancis Amerika memiliki banyak campuran ba- dan Spanyol, Katalan di Spanyol, Breton di hasa imigran. Namun, bahasa Amerindian Perancis, Saami di bagian utara dan bahasa Inggris tidak termasuk ke dalam Skandinavia, dan banyak lagi (tentang topik bagian anggota UNESCO yang ada di ini, lihat lebih lanjut Lunden, 1993). Harus Amerika. Selain itu, dalam penge-lompokan diingat juga bahwa negara-negara di Eropa UNESCO, Kanada termasuk bagian dari memiliki komunitas imigran yang sangat Eropa. Sebagai bagian dari bekas jajahan banyak. Salah satu tugas peren-canaan Eropa dan Amerika, bahasa asli Amerika bahasa yang terpenting di Eropa mungkin mulai menghilang. Walaupun tidak salah satunya dengan penguatan bahasa semuanya seperti itu, misalnya ba-hasa minoritas yang terdapat di sana. Hal ini Quechua, secara umum dapat dika-takan sedang dilakukan di Uni Eropa, di sana bahwa bahasa Pre-Columbian di Amerika daerah transnasional dipandang lebih terancam punah. Bahasa Karibian memiliki penting daripada daerah yang mempunyai kasus yang khusus juga. Di beberapa penduduk tradisional. Daerah yang digamwilayahnya masih menggunakan beberapa barkan oleh Uni Eropa umumnya memiliki
Perencanaan bahasa di negara- Catalan. negara Amerika akan muncul ketika mem- Beberapa tahun lalu, Uni Soviet dan pertanyakan penjagaan bahasa Amerindian. Yugoslavia menjadi subjek dalam berbagai Disebutkan bahwa pada abad ke-16, orang- diskusi yang berhubungan dengan orang di Amerika menggunakan 900 bahasa perencanaan bahasa. Negara -negara ter-Amerindian yang berbeda, sedang-kan pada sebut merupakan negara bekas jajahan yang saat ini tinggal 50 bahasa yang digunakan memiliki sejumlah populasi berbeda yang dalam kehidupan sehari-hari (Malherbe berbicara dengan bahasa yang berbeda. Di 1995:254). Kasus ini serupa dengan kasus Uni Sovyet, sejumlah bahasa daerah berada yang dialami di Australia dan Selandia di bawah tekanan bahasa Rusia. Setelah Uni
HASIL DAN PEMBAHASAN Baru, yaitu bahasa Inggris sangat mendominasi sehingga bahasa asli daerah di Lima Benua memiliki karakteristik bahasa yang sama. Berdasarkan sumber referensi yang Ketika bangsa Eropa menjajah kedua benua
negara maju dengan sistem ekonomi dan a. Amerika politik yang stabil. Oleh karena itu, di Sebagai negara yang dikelilingi Benua Eropa banyak negara yang memiliki bahasa kreol. bahasa minoritas seperti bahasa Saami atau
Sovyet runtuh, bahasa yang dipakai di berbagai negara bekas republik tersebut diharapkan dapat mem-bawa angin segar dalam kehidupan berbahasa. Perlu dicatat juga bahwa negara-negara yang baru merdeka tersebut juga memiliki bahasa sendiri. Di negara bekas jajahan Yugoslavia, berdiri negara-negara baru. Namun sayangnya, negara-negara ini masih dilanda berbagai konflik internal sehingga hal-hal yang berkaitan dengan kebahasaan belum dapat diteliti lebih lanjut.
c. Asia
Berbeda dari yang terjadi Amerika dan Australia, kolonial Eropa tidak bisa bergerak cepat memengaruhi budaya dan bahasa negara -negara jajahan-nya. Di Asia mereka hanya mendirikan benteng dan berdagang tetapi tidak berhasil mempengaruhi budaya asli. Jadi, meskipun bahasa Eropa hadir di negara -negara Asia, bahasa itu tidak digunakan secara luas dalam kehidupan sehari-hari kecuali dalam sektor tertentu seperti dunia bisnis. Hal ini bisa kita lihat terjadi di Jepang dan Cina. Namun, ada juga negara-negara yang menggunakan bahasa Eropa sebagai bahasa resmi negara. Banyak juga negara di Asia yang setingkat dengan Eropa tapi memiliki bahasa nasional sendiri, misalnya bahasa Jepang, China, dan bahasa Thai di Thailand. Hal itu tidak berarti di Asia tidak terdapat bahasa minoritas. Di beberapa negara seperti Cina, Nepal, dan Laos banyak terdapat puluhan bahasa minoritas. Bahasa yang terancam punah juga dapat ditemukan di Siberia dan Arktik.
Arab memiliki kasus tersendiri. Bahasa Arab merupakan bahasa yang dominan. Bahasa ini memiliki berbagai variasi yang pengucapannya berbeda antara satu negara dengan negara yang lain. Sementara itu, bahasa Arab standar digunakan di berbagai negara. Dari beberapa kasus tadi, tampaknya peran bahasa Eropa tidak terlalu penting dalam isu perencanaan bahasa di Asia.
d. Australia
Seperti telah dipaparkan sebelumnya, situasi bahasa di Australia dan Selandia Baru mirip dengan bahasa Inggris di Amerika. Walaupun Selandia Baru mempunyai populasi Maori yang sangat
penting, bahasa dan budayanya terancam punah. Di Pasifik, bahasa asli masyarakat Melanesia dan Polinesia dapat bertahan lebih baik daripada di Amerika dan Australia. Bahasa asli memang tidak begitu terancam punah, tapi kehadiran bahasa Eropa di Oceania juga menjadi faktor yang patut diperhitungkan. Bahasa Pasifik benarbenar dalam bahaya kepunahan karena dalam faktanya bahasa itu hanya digunakan oleh sedikit orang dan jarang diakui secara resmi.
e. Afrika
Di Afrika terdapat ribuan bahasa asli. Namun, ada empat kelompok bahasa besar yang berasal dari benua ini.
- a. Kelompok bahasa Afro-Asiatik yang terdiri atas lebih dari 240 bahasa dan 285 juta penutur yang tersebar luas di sepanjang Afrika Utara, Afika Timur, Sahel, dan Asia Barat Daya.
- b. Kelompok bahasa Nil-Sahara terdiri atas lebih dari seratus bahasa yang dituturkan oleh 30 juta penutur. Bahasa ini kebanyakan dipakai di Chad, Sudan, Ethiopia, Uganda, Kenya, dan sebelah utara Tanzania.
- c. Kelompok bahasa Niger-Kongo. Kelompok bahasa ini merupakan kelompok bahasa yang terbesar dari segi jumlah dan digunakan di sebagian besar Afrika bagian sub-Sahara.
- d. Kelompok bahasa Khoisan yang terdiri atas 50 bahasa dan dituturkan di sebelah selatan Afrika oleh sekitar 120 ribu jiwa.
Dari keempat kelompok bahasa tersebut, bahasa Khoisan termasuk bahasa yang terancam punah.
Bahasa Arab yang banyak digunakan di daerah Afrika Utara tidak dianggap sebagai bahasa Afrika. Begitu juga de-ngan kondisi bahasa Eropa yang hadir di manamana karena Afrika merupakan daerah bekas jajahan Eropa. Di Afrika Utara, bahasa Arab sering dijadikan ba-hasa resmi dan kadang-kadang bersaing dengan bahasa Perancis. Di beberapa negara, bahasa Eropa juga ada yang digunakan menjadi bahasa resmi negara tersebut. Hal tersebut bertentangan de-ngan kondisi di Australia dan Amerika. Memang, bahasa Eropa penting sebagai bahasa kedua di Afrika, tetapi jumlah penutur bahasa pertama masih sangat terbatas. Dalam hal ini, Afrika medengan jumlah penutur bahasa asli yang dari ragam bahasa Melayu yang sangat tinggi. Bahkan, penutur bahasa digunakan di Riau dan Semenanjung Eropa ada yang kurang dari 10 % pen- Malaya. duduk yang ada. Hal ini karena karakteristik Sejak itulah, bahasa Indonesia Afrika yang mempunyai batas-batas budaya mempunyai fungsi dan kedudukan tetapi tidak tumpang tindih dengan geografi tersendiri dalam kehidupan beryang ada. Situasi kebahasaan di Afrika bangsa dan bernegara. Bahasa sangatlah buruk. Banyak negara bekas Indonesia berfungsi sebagai bahasa jajahan yang telah mendapat bahasa resmi nasional dan bahasa negara. Fungsi tetapi berasal dari bahasa poskolonial yang bahasa tersebut dapat dirinci l sebagai sangat tidak terkenal di kalangan penduduk. berikut. Akibatnya, banyak bahasa nasional di sebagai bahasa resmi karena bahasa tersebut memiliki beberapa fungsi, yaitu tidak dimengerti penduduknya. Karena 1. lambang kebanggaan itulah, peren-canaan bahasa di Afrika 2. lambang identitas nasional sangatlah diperlukan. 3. alat perhubungan antarwarga, antar
Sebagai negara kepulauan yang terdiri budaya dan bahasanya masing-masing. atas berbagai suku bangsa, Indonesia juga gunakan oleh penuturnya sebagai bahasa memiliki beberapa fungsi pula, ibu (Depdiknas, 2009). Perencanaan 1. bahasa resmi kenegaraan pemuda yang tergabung dalam organisasi pendidikan Budi Utomo ketika mereka mengu- 3. alat perhubungan pada tingkat nasional Oktober 1928. Salah satu butir sumpah pembangunan pemuda tersebut adalah "Kami men- 4. alat pengembang kebudayaan, ilmu junjung bahasa persatuan, bahasa pengetahuan, dan teknologi. Indonesia". Pernyataan menjunjung tinggi
daerah bersepakat untuk Indonesia. Dalam perkembangannya, bahasa In- menjalankan beberapa fungsi, yaitu donesia mengalami perubahan akibat penggunaannya dan menyebabkan
nyerupai Asia. Afrika merupakan negara berbedanya bahasa Indonesia saat ini
negara-negara Afrika yang tidak berfungsi Bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional
- daerah, antarbudaya
- f. Fakta Geopolitik dan Perencanaan 4. alat yang memungkinkan pe-nyatuan Bahasa di Indonesia berbagai suku bangsa dengan latar
mempunyai 748 bahasa daerah yang di- Sebagai bahasa Negara, bahasa Indonesia
- bahasa di Indonesia dipelopori oleh para 2. bahasa pengantar di dalam dunia
- mandangkan Sumpah Pemuda pada 28 untuk kepentingan peren-canaan dan
menggunakan bahasa Indonesia se- Pusat Bahasa bertugas menangani masbagai bahasa persatuan. Bahasa alah kebahasaan dan kesastraan di Indonesia. Indonesia diambil dari salah satu Selain itu, lembaga ini juga mempunyai tugas ragam bahasa Melayu (Kridalaksana, melaksanakan pengembangan, pembinaan, 1991). Dasar yang dipakai adalah serta pelindungan bahasa dan sastra Indonesia.
bahasa Melayu Riau dari abad ke -19. Dalam menjalankan tugasnya, lembaga ini
- 1. penyusunan kebijakan teknis, rencana dan program pengembangan, pembinaan, serta pelindungan bahasa dan sastra Indonesia,
- 2. pelaksanaan pengembangan, pem-binaan, serta pelindungan bahasa dan sastra Indonesia.
- 3. pemantauan, evaluasi, serta pelaporan pelaksanaan pengembangan, pemb-inaan, dan pelindungan bahasa dan sastra Indonesia, dan
- 4. pelaksanaan administrasi Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.
Lembaga inilah yang kini bertugas menjalankan perencanaan bahasa dari sisi perencanaan korpus. Dalam perencanaan korpus ini, Pusat Bahasa telah menerbitkan beberapa pedoman, di antaranya:
KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) - edisi 4
Kamus istilah - kamus khusus untuk bidang ilmu dasar, antara lain (fisika, kimia, matematika, dan biologi); ilmu terapan (kedokteran, filsafat, hukum, bahasa, sastra, komunikasi massa, pendidikan, agama, dan lain-lain). Kamus istilah ini adalah kerja sama antara Pusat Bahasa, pakar bidang ilmu, dan Majelis Bahasa Brunei Darussalam-Indonesia-Malaysia (MABBIM)
Tesaurus Bahasa Indonesia Pusat Bahasa sebagai sumber padanan kata.
Uji kemahiran berbahasa atau proficiency test yang disebut dengan UKBI (Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia) dan mengembangkan bahan ajar BIPA (Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing). Undang-Undang Bahasa Rancangan yang akan mendudukkan tiga jenis bahasa di Indonesia, yaitu bahasa daerah sebagai bahasa ibu, bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional, dan bahasa asing sebagai bahasa sumber ilmu pengetahuan. Kedudukan tiga bahasa ini akan diperjelas melalui undang-undang dan dilindungi pemakaiannya sehingga tidak saling menerjang dan mengalahkan yang lain.
SIMPULAN
Geopolitik dibutuhkan oleh setiap negara di dunia untuk memperkuat posisinya
terhadap negara lain. Keadaan geografi suatu negara sangat mempengaruhi berbagai aspek dalam penyelenggaraan negara tersebut, seperti pengambilan keputusan, kebijakan politik luar negeri, hubungan perdagangan, juga dalam perencanaan bahasa.Perencanaan bahasa suatu negara sangat penting untuk menjaga keutuhan bangsa tersebut. Peren-canaan yang terdiri dari perencanaan status dan korpus mempengaruhi kedudukan negara tersebut di dunia. Dari beberapa negara yang dijadikan sampel penelitian, didapat simpulan bahwa keadaan geopolitik suatu negara memengaruhi perencanaan bahasa di negara tersebut. Misalnya, kondisi geopolitik di Eropa yang relatif stabil berpengaruh besar terhadap bahasanya sehingga bisa ekspansi bahasa ke negara lain. Oleh karena itu, mengherankan jika bahasa-bahasa Eropa banyak dijadikan bahasa nasional negara lain.
Perencanaan bahasa di Indonesia dimulai ketika dikumandangkannya Sumpah Pemuda oleh para pemuda di Indonesia. Salah satu butir sumpah itu adalah "Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia." Sejak itu, bahasa Indonesia resmi menjadi bahasa nasional dan bahasa negara Indonesia. Perencanaan bahasa Indonesia secara status terdapat dalam UUD 1945 Pasal 36. Hal itu diperkuat dengan didirikannya lembaga bahasa yang khusus menangani perkembangan bahasa dan sastra yaitu lembaga yang disebut Pusat Bahasa. Dalam perencanaan bahasa, Pusat Bahasa sebagai lembaga resmi yang mengurusi bahasa Indonesia berperan menjalankan perencanaan korpus melalui berbagai kamus dan aturan bahasa yang dibuatnya sehingga dijadikan rujukan resmi bahasa Indonesia.
