1. Home
  2. Archives
  3. Vol 20 (2023) Issue 2
  4. Articles

Pengembangan Agrowisata Berkelanjutan Di Sein Farm (sekemala Integrated Farm) Kota Bandung

Abstract

Development of the tourist industry in the Ujungberung District of Bandung City is focused on the Sein Farm

Keywords

2. Analisis Ekonomi

Berdasarkan hasil wawancara dengan pengurus Sein Farm Pak Dedi dan Pak Rudi, Ekonomi di sekitar lokasi Sein Farm cukup baik, hal ini bisa terjadi berdasarkan hasil wawancara tersebut adalah karena ada program pemberian bibit secara gratis kepada masyarakat sekitar yang berpengaruh pada ketahanan pangan masyarakat, melalui Buruan SAE juga DKPP mengadakan pelatihan kepada masyarakt sekitar yang hasil akhirnya masyarakt mampu mengembangbiakan bibit pemberian dari Sein Farm dan program ini sudah mulai berjalan, dan akan terus berlanjut kedepan nya memberikan dampak yang positif ke masyarakat. Pembukaan Sein Farm sebagai Objek wisata berbasisi pertanian atau Agrowisata,memberikan dampak ekonomi kepada masyarakat sekitar dengan masyarakat membuka lapak dan dangan di sekitar lokasi Sein Farm sehingga memberikan dampak pemasukan kepada ekonomi local masyrakat.

3. Analisis Lingkungan

Berdasarkan hasil wawancara dengan pengurus Sein Farm Pak Dedi dan Pak Rudi dan tujuan awal dibentuknya Sein Farm, yaitu mode pertanian yang saling berintergrasi, maka dampak kelingkungan pun diminimalisir seminimal mungkin terutama limbah hasil kegaiatan pertanian dan peternakan nya. Hasil limbah dari kegaiatan tersebut tidak dibuang secara bebas ke lingkungan sekitar melainkan diolah dan dimanfaatkan lagi, salah satu bentuk pemanfatan nya adalah limbah hasil pertanian dan peternakan diolah menjadi pupuk kompos yang digunakan sebagai pupuk alami untuk kegiatan pertanian di Sein Farm.

Analisis SWOT

Analisis SWOT digunakan untuk membantu mengetahui potensi dan masalah pada lokasi studi. Dalam analisis SWOT ini dilakukan analisis faktor internal dan eksternal. Analisis internal dimaksudkan untuk mengidentifikasi kekuatan (strengths) dan kelemahan (weaknesses), sedangkan analisis eksternal dimaksudkan untuk mengetahui peluang (opportunities) dan ancaman (threats). Metode yang digunakan untuk menyusun faktor-faktor strategis dalam pengembangan agrowisata berkelanjutan adalah menggunakan matrik SWOT. Matrik ini dapat menggambarkan secara jelas bagaimana peluang dan ancaman eksternal yang dihadapi dapat disesuaikan dengan kekuatan dan kelemahan internal yang dimilikinya. Berikut merupakan matriks SWOT pengembangan agrowisata berkelanjutan di Sein Farm Kota Bandung.

Tabel 1. Matriks SWOT Pengembangan Agrowisata Berkelanjutan di Sein Farm Kota Bandung

Internal
Kekuatan (S)
1. Memberikan
bibit
tanaman
pangan
dan
ternak
secara
gratis
ke
masyarakat
2. Memberikan
pelatihan
serta
wisata
edukasi
budidaya
pertanian
dan
peternakan
kepada
masyarakat
Kelemahan (W)
1. Pemerintah Kota
Bandung sebagai
satu-satunya
sumber anggaran
dan pendanaan
dalam operasional
Sein Farm
2. Aksesibilitas
menuju Sein Farm
belum terintegrasi
dengan transportasi
umum
Kesempata
n (O)
1. Sebagai
daya
tarik
wisata
berbasis
pertanian
(Agrowisata)
sesuai dengan
RIPPARDA
Kota Bandung
Tahun
2012-
2025
2. Mendukung
program
Buruan
Sae
Eksternal
Kota Bandung
Strategi S-O
1. Mencipatkan
peluang ekonomi
bagi masyarakat
setempat
ketika
Sein Farm sudah
dibuka
secara
komersial
2. Menanggulangi
permasalahan
ketersediaan
pangan
untuk
dikonsumsi
Strategi W-O
1.Meningkatkan
pemasukan
dari
wisatawan
ketika
Sein Farm sudah
dibuka
secara
komersial
2.Integrasi
dan
pengadaan
moda
transportasi umum
untuk
menuju
lokasi Sein Farm
Ancaman (T)
Pandemi Covid
19
yang masih
belum ditetapkan
menjadi endemi
Strategi S-T
1. Mengadakan
Sertifikasi CHSE
sebelum
Sein
Farm
dibuka
secara komersial
2. Melakukan
koordinasi antara
Pengelola
Sein
Farm
dengan
Satgas Covid-19
untuk
mendukung
kegiatan wisata di
Sein Farm
Strategi W-T
1. Meningkatkan
efisiensi
rencana
anggaran
dalam
operasional
Sein
Farm
2. Melakukan
koordinasi
antara
Pengelola
Sein
Farm,
Dinas
Perhubungan
dan
Satgas
Covid-19
dalam
meningkatkan
aksesibilitas menuju
Sein Farm

Sumber : Hasil Analisis, 2022

Berdasarkan analisis SWOT tersebut, maka strategi pengembangan Agrowisata Berkelanjutan di Sein Farm Kota Bandung adalah sebagai berikut :

1. Mengadakan Sertifikasi CHSE sebelum Sein Farm dibuka secara komersial.

Pengadaan sertifikasi CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environment Sustainability) bertujuan untuk memberikan jaminan kebersihan, kesehatan, keamanan, dan kenyamanan kepada wisatawan ataupun tamu yang hendak berkunjung. CHSE merupakan bentuk respon dan adaptasi terhadap pandemi Covid-19 dengan tetap beraktivitas dan produktif tanpa mengabaikan protokol kesehatan.

2. Melakukan koordinasi antara Pengelola Sein Farm dengan Satgas Covid-19 untuk mendukung kegiatan wisata di Sein Farm.

Menindaklanjuti sertifikasi CHSE, maka kegiatan wisata di Sein Farm juga tetap memperhatikan protokol kesehatan. Beberapa tindakan yang dapat dilakukan adalah pemesanan tiket online, pembayaran cashless, penggunaan pedulilindungi, dsb.

3. Integrasi dan pengadaan moda transportasi umum untuk menuju lokasi Sein Farm.

Transportasi umum terdekat untuk menuju ke Sein Farm hanya melalui angkot yang melewati rute Jl. A. H. Nasution (sekitar 2-3 km dari Sei Farm). Integrasi dan pengadaan transportasi umum bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas bagi wisatawan yang ingin berkunjung namun tidak menggunakan kendaraan pribadi. Pengadaan transportasi umum dapat berupa ojek dari masyarakat setempat atau shuttle car ketika demand semakin tinggi.

4. Melakukan koordinasi antara Pengelola Sein Farm, Dinas Perhubungan dan Satgas Covid-19 dalam meningkatkan aksesibilitas menuju Sein Farm.

Sejalan dengan poin nomor 4, pengadaan moda transportasi umum juga tetap memperhatikan protokol kesehatan. Penerapan protokol kesehatan untuk pengadaan transportasi umum ini dapat berupa driver ojek atau shuttle car yang sudah tervaksin minimal 2 dosis, posisi kursi penumpang pada shuttle car, dsb.

5. Mencipatkan peluang ekonomi bagi masyarakat setempat ketika Sein Farm sudah dibuka secara komersial.

Masyarakat setempat dapat melakukan aktivitas perdagangan dan jasa di sekitar lokasi Sein Farm untuk wisatawan seperti mendirikan stand food court, souvenir, dsb. Selain itu Sein Farm dapat menjadi platform untuk masyarakat setempat dalam menjual berbagai produk dari usaha rumah tangga.

6. Meningkatkan pemasukan dari wisatawan ketika Sein Farm sudah dibuka secara komersial.

Dengan adanya pemasukan dari wisatawan ketika berkunjung ke Sein Farm, maka akan dapat menambah PAD (Pendapatan Asli Daerah) baik melalui retribusi tiket masuk, parkir, dsb. Selain itu dengan meningkatnya pemasukan maka dapat

menjadi modal untuk kegiatan operasional dan pengembangan Sein Farm sebagai Agrowisata.

7. Meningkatkan efisiensi rencana anggaran dalam operasional Sein Farm.

Adanya pandemi covid-19 mengakibatkan pemerintah melakukan refocusing anggaran untuk lebih memperhatikan penanggulangan covid-19. Efisiensi rencana anggaran memiliki fokus yang berbeda dengan meninjau perkembangan covid-19. Dengan turunnya trend positif covid-19 dan meningkatnya tingkat vaksinasi dapat berdampak kepada rencana anggaran dan diharapkan dapat memberikaan boost kepada pengembangan Agrowisata Sein Farm Kota Bandung.

8. Menanggulangi permasalahan ketersediaan pangan untuk dikonsumsi.

Sein Farm menjadi inovasi khususnya bagi sektor pangan, karena sein farm yang memiliki konsep integrated urban farming memiliki tujuan untuk mengatasi ketimpangan permasalahan pangan yang ada di Kota Bandung. Sein Farm memanfaatkan lahan dengan berkebun untuk memenuhi kebutuhan pangan bagi masyarakat.

Kesimpulan

  • 1. Sein Farm sebagai bentuk inovasi dari DKPP Kota Bandung yang mengusung integrasi pertanian di setiap Kelurahanan, menjadi Langkah yang tepat untuk menjaga ketahanan pangan Kota Bandung sekaligus menjadi sinergi antara masyarakat dan pemerintah untuk menjalakan pembangunan berkelanjutan di daerah tersebut
  • 2. Sein Farm juga merupakan platform wisata berbasis edukasi pertanian yang menerapkan konsep sustainable tourism, yang diharapkan dapat sesuai dengan amanat Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2021 tentang Pedoman Destinasi Pariwisata Berkelanjutan.
  • 3. Berdasarkan analisis SWOT diperoleh 8 strategi pengembangan agrowisata berkelanjutan di Sein Farm Kota Bandung. Sinergitas antar stakeholder menjadi kunci dalam pengembangan agrowisata berkelanjutan di Sein Farm Kota Bandung.

Daftar Pustaka

Bandung, B. K. (2022). UjungBerung dalam angka 2022. Bandung: BPS Kota Bandung.

Bandung, D. K. (2021, January 6). Apa itu Sein Farm. Retrieved from buruansae bandung: https://buruansae.bandung.go.id/index.php/2020/1 0/02/apa-itu-sein-farm/

  • Dokpri. (2020, Agustus 17). Agrowisata dengan Pertanian Berkelanjutan. Retrieved from Kompasiana: https://www.kompasiana.com/celine99054/5f31887 c097f3666916a9d43/agrowisata-dengan-pertanianberkelanjutan?page=all#section1
  • Hakiki, B. (2021, Desember 23). Nasib Petani dan Sawah yang Tersisa di Bandung Timur. Retrieved from Bandung Bergerak.id: https://bandungbergerak.id/article/detail/1927/nasi b-petani-dan-sawah-yang-tersisa-di-bandung-timur
  • Indah. (2018, Jaunary 25). Kota Bandung Masih Miliki Sawah Abadi di Cibiru. Retrieved from PPID Kota Bandung: https://ppid.bandung.go.id/kota-bandung-masihmiliki-sawah-abadi-di-cibiru/
  • J.Moleong, L. (2005). Metodologi Penelitian Kualitatif.
  • Pemerintah Republik Indonesia. (2021). Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2021 tentang Pedoman Destinasi Pariwisata Berkelanjutan.
  • Rangkuti, F. (2004). Manajemen Persediaan Aplikasi di Bidang Bisnis. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
  • Salim, G. F. (2019). nalisis Sosial Ekonomi Dan Keramahan Lingkungan Alat Tangkap Sero (Set Net) Di Perairan Pulau Bangkudulis Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara. Buletin Ilmiah Marina Sosial Ekonomi Kelautan Dan Perikanan, 5(2).
  • Telkom, I. S. (2021, July 9). Solusi Pertanian Terpadu Berbasis Teknologi Informasi Pada Sekelama Integrated (SEIN) FARM Dinas Pangan dan Pertanian Kota Bandung. Retrieved from IoT Studio Telkom University: https://iotstudio.labs.telkomuniversity.ac.id/solusi-
pertanian-terpadu-berbasis-teknologi-informasipada-sekelama-integrated-sein-farm-dinas-pangandan-pertanian-kota-bandung/

Muhammad Fakhri Ramadhan lahir di Kotabumi, 9 Desember 1999. Saat ini Muhammad Najih Fasya merupakan mahasiswa aktif angkatan 2022 program studi Magister Perencanaan Kepariwisataan pada Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan, Institut Teknologi Bandung. Sebelumnya Muhammad Fakhri Ramadhan telah

mendapatkan gelar sarjana pada Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknologi Infrastruktur dan Kewilayahan, Insitut Teknologi Sumatera pada tahun 2021. Selain aktif sebagai mahasiswa, Muhammad Fakhri Ramadhan juga terlibat dalam beberapa kajian dan kegiatan proyek sebagai asisten tenaga ahli dan surveyor lapangan.

Muhammad Najih Fasya lahir di Kota Surabaya, 6 Januari 1998. Saat ini Muhammad Najih Fasya merupakan mahasiswa aktif angkatan 2022 program studi Magister Perencanaan Kepariwisataan pada Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan, Institut Teknologi Bandung. Sebelumnya Muhammad Najih Fasya telah

mendapatkan gelar sarjana pada Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya pada tahun 2020. Selain aktif sebagai mahasiswa, Muhammad Najih Fasya juga terlibat dalam beberapa kajian dan kegiatan proyek sebagai asisten tenaga ahli.

Research Intelligence

Data from OpenAlex ↗

Metrics

0.00
FWCIfield-weighted
28th
Percentilevs same year + field
Article
Work type
Open Access

Semantic Profile AI-classified research signals

level 2
Business 0.61
level 0
level 1

Institution Network