Most ViewedJournal of Regional and City Planning Vol. 4 Issue 9 1993
Explore selected research articles based on editorial recommendation, readership engagement, and scholarly impact.
Most Viewed
Highly Cited
Most Downloaded
Editor's ChoiceExplore peer-reviewed research articles published in this issue.
Secara normatif, pembangunan pemmahan biasa diartikan sebagai pembangunan rumah dalam jumlah besar, pada suatu lokasi dan pada kurun waktu tertentu yang terbatas.Jumlah besar dan waktu terbatas memberikan indikasi "persoalan perumahan" yang mendesak, seperti sangat kurangnya persediaan rumah (housing stock), atau sangat rendahnya mutu perumahan serta lingkungannya di suatu kawasan tertentu. Sedangkan faktor lokasi, terutama hanya dikaitkan dengan ketersediaan lahan saja. Singkatnya, pembangunan perumahan dilakukan untuk menjawab kebutuhan rumah atau rumah layak dalam jumlah besar, tanpa…
Perumahan dan permukiman merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia dan merupakan faktor penting dalam peningkatan harkat dan martabat manusia. Dalam rangka memenuhi kebutuhan tersebut, perlu diperhatikan kebijaksanaan umum pembangunan perumahan dan permukiman, masalah pertanahan, pembiayaan, kelembagaan, dan unsur-unsur penunjang pembangunan perumahan dan permukiman lainnya.Kebijaksanaan umum pembangunan perumahan dan permukiman, kebijaksanaan pertanahan, pembiayaan, kelembagaan, serta riset perumahan dan permukiman pada PJPT ll perlu mengacu pada perkembangan dan pengalaman yang terjadi…
Dalam dasarwarsa terakhir ini, banyak kota besar di negara-negara berkembang menghadapi masalah kekurangan yang serius di bidang penyediaan perumaha dan prasarana oleh pemerintah. Sebagai reaksi terhadap masalah ini, lembaga-lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan lembaga-lembaga kemasyarakatan (LK) telah muncul sebagai mitra aktif untuk mengembangkan inisiatif masyarakat setempat dalam pengadaan perumahan dan prasarananya. Beberapa tahun terakhir ini telah banyak di kenal proyek"”proyek partisipasi masyarakat dan gotong-royong yang inovatif.Di banyak negara berkembang, masyarakat miskin…
Selama ini, para perencana dan arsitek cenderung melihat fenomena lingkungan buatan (built environment) lebih sebagai "produkjadi", yang dihasilkan dari satu tahap pembangunan yang sederhana. Berbagai kebijakan dan program pembangunan perumahan juga cenderung menganut apa yang disebut oleh Lim sebagai one-step regularization, yang melihat housing delivery system atau sistem penyediaan perumahan hanya dalam satu tahap (Lim Gill-Chin, 1987). Kebijakan ini didorong oleh obsesi untuk mensuplai kebutuhan perumahan "hanya" melalui satu mekanisme pembangunan "formal" yang terkontrol organized)…
Pada saat ini, peran komputer dalam perencanaan kota relatif kurang dibandingkan dengan penggunaannya pada disiplin lain seperti pada bussiness dan engineering (TAJ. Kim, L.L. Wiggins, J.R. Wright, 1990). Lebih banyak buku mengenai sistem informasi untuk akuntansi dibandingkan untuk perencanaan perkotaan. Sebagai salah satu kemungkinan penjelasannya, Dueker (1982) mengutip bahwa the distinctive nature of data used in urban planning-public goods and services- is that they are indivisibie and therefore more difficult to describe discretely for computer processing (Sang Yun Han, Tschangho John…
Wilayah koridor antara Kota Jakarta dan Surabaya "dalam kedudukan dan peranannya yang sangat strategi boleh dikatakan sebagai pita pertumbuhan utama Jawa, bahkan boleh jadi Indonesia. Kerap pula, wilayah koridor berporoskan jalan arteri yang menghubungkan Jakarta dan Surabaya itu disebut sebagai jalur (pertumbuhan) ekonomi.Kepadatan lalu lintas, khususnya arus pergerakan barang, mencerminkan betapa pesat perkembangan wilayah sepanjang koridor tersebut. Pengaruh arus pergerakan yang padat dan ramai tersebut terhadap wilayah sekitarnya sungguh sangat kentara secara fisik, dan terejawantahkan…
.
.
.
.
No articles match the selected filter or search query.
Browse recent volumes, current issues, and published article collections from this journal.