Current Issue

Journal of Regional and City Planning Vol. 22 Issue 2 2011

Vol. 22 No. 2 (2011)

  • Garuda
  • SINTA
  • Scopus
  • Web of Science
  • crossref
  • dimensions
Issue Articles

Articles Published in This Issue

Explore peer-reviewed research articles published in this issue.

researchpp. 113–113

Kesiapsiagaan Masyarakat Kawasan Teluk Pelabuhan Ratu Terhadap Bencana Gempa Bumi dan Tsunami

Kawasan Teluk Pelabuhan Ratu yang selama ini dikenal sebagai daerah wisata tidak lepas dari ancaman gempa bumi dan tsunami, sehingga memerlukan upaya penanggulangan, antara lain melalui upaya kesiapsiagaan dari banyak pihak, terutama masyarakat yang tinggal di dalamnya, agar kerugian yang terjadi dapat ditekan sekecil mungkin. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengetahui kesiapsiagaan masyarakat Kawasan Teluk Pelabuhan Ratu dalam menghadapi bahaya bencana gempa bumi dan tsunami yang digambarkan melalui sikap dan perilaku masyarakat terhadap ancaman bencana. Berdasarkan hasil studi…

0 Views0 Downloads38 Citations
researchpp. 129–129

Adaptasi Penataan Ruang Terhadap Risiko Kenaikan Muka Air Laut (Sea Level Rise) di Jakarta Utara

Laju kenaikan muka air laut di Indonesia yang mencapai 20-100 cm dalam waktu 100 tahun (WWF dan IPCC, 1999), mengakibatkan semakin rentannya kota-kota besar di Indonesia terhadap dampak kenaikan muka air laut. Salah satu kota pesisir yang paling rentan ialah Kota Jakarta, karena fungsinya sebagai Ibu Kota negara yang merupakan pusat pembangunan Indonesia. Oleh karena itu, pada penelitian ini diidentifikasi risiko dampak kenaikan muka air laut di Jakarta khususnya Jakarta Utara untuk memberikan alternatif adaptasi yang sesuai dengan karakter kerentanan Kota Jakarta. Penelitian ini menilai…

0 Views0 Downloads2 Citations
researchpp. 145–145

Tingkat Pencemaran Perairan Ditinjau Dari Pemanfaatan Ruang di Wilayah Pesisir Kota Cilegon

Perkembangan wilayah Kota Cilegon sebagai kota industri dan jasa berskala besar memberikan pengaruh tidak hanya pada aspek ekonomi, tetapi juga terhadap perubahan pemanfaatan ruang. Hal ini berpotensi memberikan dampak lingkungan terutama pencemaran pesisir. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi tingkat pencemaran pesisir berdasarkan pemanfaatan ruang di wilayah pesisir sebagai masukan pada Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Cilegon. Hal ini diakukan dengan tiga tahap, yaitu tahap mengidentifikasi indikator pencemaran, tahap mengidentifikasi tingkat pencemaran…

0 Views0 Downloads19 Citations
researchpp. 81–81

Kinerja Usaha Mikro Kerajinan Pasca Bencana di Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Ciamis

Pangandaran yang menjadi salah satu pariwisata andalan Jawa Barat seketika berubah akibat peristiwa gempa dan tsunami yang terjadi pada tanggal 17 Juli 2006, yang mengakibatkan banyak kerusakan di kawasan ini. Sebagai akibatnya terjadi penurunan drastis jumlah wisatawan. Hal ini berdampak terhadap usaha mikro kerajinan yang ada di Pangandaran. Kebangkitan usaha mikro kerajinan sangat penting untuk mendukung pengembangan ekonomi lokal pasca bencana. Diperlukan penelitian untuk mengkaji seberapa jauh usaha mikro kerajinan dapat memulihkan diri. Pemulihan usaha diperlihatkan melalui kajian…

0 Views0 Downloads1 Citations
researchpp. 97–97

Fungsi Kelompok Usaha dalam Kegiatan Ekonomi Pasca Bencana Di Pangandaran

Peristiwa gempa bumi dan tsunami yang melanda Pangandaran pada tanggal 17 Juli 2006 menyebabkan 202 toko dan kios cenderamata hancur. Nilai kerugian bangunan dan modal usaha mencapai 9,8 miliar Rupiah. Himpunan Pengrajin Pangandaran (HPP) sebagai salah bentuk implementasi Program Pemberdayaan Nelayan Pangandaran (PPNP) telah dijalankan sejak tahun 2007 memberikan perhatian kepada pengembangan usaha kerajinan Pangandaran. Kelompok tersebut merupakan bentuk perencanaan bottom-up yang memberdayakan masyarakat, sehingga perencanaan dapat diarahkan sesuai kebutuhan masyarakat. Penelitian ini…

0 Views0 Downloads2 Citations

No articles match the selected filter or search query.