Current Issue

Jurnal Teknik Lingkungan Vol. 16 Issue 1 2010

Vol. 16 No. 1 (2010)

Issue Articles

Articles Published in This Issue

Explore peer-reviewed research articles published in this issue.

researchpp. 1–9

Analisis Multi Kriteria Pemilihan Teknologi Pengomposan Sampah

Abstrak: Sampah organik merupakan komponen sampah yang paling dominan di Indonesia, dimana jenis ini sangat layak untuk dikomposkan. Terdapat beberapa macam jenis teknologi pengomposan, dimana pihak pemerintah sebaiknya mempertimbangkan beberapa macam kriteria untuk memilih teknologi pengomposan yang paling sesuai. Kriteria yang digunakan meliputi aspek sosial, ekonomi, lingkungan, dan teknis. Sebagai bentuk pemecahan masalah, digunakan metode Analytic Hierarchy Process. Wawancara interaktif dilakukan untuk mendapatkan perbandingan berpasangan dari berbagai pihak stakeholder, termasuk expert,…

0 Views0 Downloads2 Citations
researchpp. 10–20

OPTIMASI PENURUNAN WARNA PADA LIMBAH TEKSTIL MELALUI PENGOLAHAN KOAGULASI DUA TAHAP

Abstrak: Limbah tekstil sebagian besar terdiri dari zat warna yang digunakan untuk proses pencelupan dan pencapan pada kain. Jenis zat warna yang paling sering digunakan dalam kegiatan industri adalah zat warna reaktif azo seperti Remazol Red RB 133 yang digunakan dalam penelitian kali ini. Limbah zat warna ini akan sulit terurai dan menyebabkan pencemaran bila dibuang tanpa melalui pengolahan terlebih dahulu. Penelitian ini bertujuan untuk mengolah limbah warna melalui koagulasi dua tahap (Two Stages Coagulation) yang merupakan proses koagulasi dengan dua kali pembubuhan koagulan disertai…

0 Views0 Downloads3 Citations
researchpp. 21–30

PENGGUNAAN TANAMAN AKAR WANGI (Vetiveria zizanioides) UNTUK MENYISIHKAN LOGAM TIMBAL PADA TANAH TERCEMAR LINDI STUDI KASUS : LEUWIGAJAH, KOTA CIMAHI

Abstrak: Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui cara penyisihan logam timbal yang terdapat di dalam tanah tercemar lindi pada daerah sekitar leuwigajah. Cara penyisihan Pb ini dilakukan dengan menggunakan tanaman akar wangi (Vetiveria zizanioides) yang ditanam pada tanah tercemar lindi tersebut. Pendekatan standar pembersihan lahan yang diterapkan adalah dengan melihat background level lahan di leuwigajah. Dengan melihat backgroun level daerah tercemar lindi, maka konsentrasi Pb yang harus diturunkan adalah ±30 ppm. Terjadi penurunan konsentrasi Pb pada tanah tercemar dengan…

0 Views0 Downloads2 Citations
researchpp. 31–41

Identifikasi Fenomena Fisik Jig Separation Process Reaktor Kontinu

Abstrak: Pemisahan limbah plastik yang efektif dinilai penting karena dengan menggunakan jenis resin limbah plastik yang bersih, homogen dapat dihasilkan produk daur ulang yang tertinggi. Masalah homogenitas ini umum dihadapi oleh pendaur ulang di Indonesia, sehingga pihak pendaur ulang umumnya melakukan pemilahan secara manual (hand sorting). Jig Separation Process adalah salah satu teknik pemisahan material berdasarkan perbedaan densitas melalui pemulsaan vertikal. Beberapa fenomena yang terjadi dalam reaktor kontinu Jig Separation Process di antaranya adalah adanya perbedaan perpindahan…

0 Views0 Downloads0 Citations
researchpp. 42–51

PENGARUH KERAPATAN TANAMAN KIAPU (Pistia stratiotes L) TERHADAP SERAPAN LOGAM Cu PADA AIR

Abstrak: Fitoremediasi merupakan salah satu metode alternatif yang aman dan cukup efektif dalam memperbaiki kualitas air. Salah satu tanaman yang dapat digunakan dalam proses fitoremediasi ialah tanaman Kiapu (Pistia stratiotes). Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui serapan Cu oleh tanaman kiapu (Pistia stratiotes) dalam air serta apakah kerapatan tanaman berpengaruh pada serapan. Penelitian dilakukan dengan membuat model perairan kontrol dan tercemar. Pada model kontrol, media yang digunakan ialah air ledeng yang telah diaerasi sementara pada model tercemar media yang digunakan ialah…

0 Views0 Downloads3 Citations
researchpp. 52–61

Identifikasi Keberagaman Bakteri Pada Commercial-seed Pengolah Limbah Cair Cat

Abstrak: Pengolahan secara biologis merupakan pengolahan yang efektif dan efisien dalam mendegradasi materi organik dengan prinsip memanfaatkan aktivitas mikroorganisme untuk menguraikan/memecahkan senyawa kimia yang terkandung dalam air buangan menjadi bentuk yang lebih sederhana, dengan kata lain. mikroorganisme memegang peranan penting dalam proses biologis. Bakteri yang digunakan dapat berupa commercial seed maupun bakteri yang secara alami tumbuh pada suatu limbah. Untuk itulah, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari keragaman bakteri yang terdapat dalam commercial seed…

0 Views0 Downloads3 Citations
researchpp. 62–71

Penentuan Waktu Detensi Optimum Dalam Proses Penyisihan Klorida Pada Reaktor Kontinu Electro Gravitational Desalination

Abstrak: Air merupakan elemen yang terbesar pada permukaan bumi mencakup lebih dari 70% dengan persentase sekitar 97% berada pada lautan lepas. Teknologi desalinasi harus diaplikasikan untuk mengolah air laut, yang memiliki komponen utama berupa NaCl (garam), menjadi air bersih yang layak dikonsumsi manusia. Beberapa teknologi desalinasi yang lazim digunakan adalah Multi Stage Flash Distillation dan Reverse Osmosis, namun kedua proses ini membutuhkan modal, biaya perawatan, dan energi yang sangat besar sehingga sulit diaplikasikan pada Negara berkembang. Berdasarkan hal ini, dikembangkan…

0 Views0 Downloads0 Citations
researchpp. 72–81

Pengaruh Perubahan Konsentrasi Ko-substrat Terhadap Populasi Mikroorganisme Pemutus Zat Warna Azo Di Bioreaktor Membran

Abstrak: Zat warna azo merupakan masalah utama dari limbah yang dihasilkan oleh industri tekstil. Zat warna azo menjadi begitu berbahaya karena sifatnya yang toksik dan mutagenik untuk kehidupan. Untuk menghilangkan zat warna azo pada air buangan, maka dikembangkan strategi baru untuk pengolahan air buangan secara biologi bernama bioreaktor membran (BRM). BRM yang memiliki 3 tangki, yaitu anoksik, kontak, dan stabilisasi, akan beroperasi dengan konsentrasi ko-substrat yang divariasikan, yaitu 2%, 4%, 6%, 8%, dan 10%. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui dinamika populasi mikroba yang…

0 Views0 Downloads0 Citations
researchpp. 82–92

Penggunaan Jerami Padi Untuk Menyisihkan Limbah Warna Industri Tekstil Color Index Reactive Orange 84

Abstrak: Limbah tekstil seringkali menjadi masalah dalam kehidupan sehari hari terutama menyangkut limbah warna yang sering dibuang ke sungai tanpa melalui proses pengolahan terlebih dahulu. Warna tekstil umumnya merupakan pewarna organik yang memiliki ikatan senyawa kimia yang rumit dan sulit untuk terdegradasi. Jerami merupakan limbah pertanian yang cukup besar dan belum banyak dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari. Sebagian besar jerami hanya dibakar menjadi abu dan menimbulkan pencemaran udara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan atau kapasitas adsorbsi jerami…

0 Views0 Downloads1 Citations
researchpp. 93–102

Studi Awal Pemanfaatan Limbah Sandblasting Sebagai Koagulan

Abstrak: Limbah sandblasting merupakan sisa hasil kegiatan dari kegiatan sandblasting di industri. Berdasarkan lampiran 2 Peraturan Pemerintah No. 85 Tahun 1999, limbah sandblasting ditetapkan sebagai limbah B3 dari sumber spesifik dengan sumber pencemar berupa logam dan logam berat. Kandungan Al dan Fe yang tinggi pada limbah sandblasting berpotensi untuk di manfaatkan menjadi koagulan berbasis logam. Pemanfaatan limbah sandblasting menjadi koagulan merupakan upaya berarti dalam pencegahan pencemaran limbah B3 dan penghematan sumberdaya alam. Dalam penelitian ini, limbah sandblasting diolah…

0 Views0 Downloads1 Citations

No articles match the selected filter or search query.