Current Issue

Jurnal Teknik Sipil Vol. 12 Issue 3 2005

Vol. 12 No. 3 (2005)

Issue Articles

Articles Published in This Issue

Explore peer-reviewed research articles published in this issue.

researchpp. 127–127

Model Persamaan Struktural Pengaruh Budaya Keselamatan Kerja pada Perilaku Pekerja di Proyek Konstruksi

Abstrak. Budaya keselamatan kerja memegang peranan sangat penting dalam membentuk perilaku pekerja pada proyek konstruksi. Dengan demikian usaha untuk mengurangi kecelakan kerja di konstruksi harus dimulai dengan membentuk budaya keselamatan kerja yang baik. Namun, studi mengenai budaya keselamatan kerja serta pengaruhnya kepada perilaku pekerja masih sangat jarang di konstruksi. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui secara empiris pengaruh budaya keselamatan kerja pada perilaku pekerja. Untuk mencapai tujuan ini, pertama-tama diusulkan suatu model yang terdiri dari enam faktor budaya…

Keywords
Konstruksi Kecelakaan kerja Budaya keselamatan kerja Perilaku pekerja Model persamaan struktural
0 Views0 Downloads23 Citations
researchpp. 137–137

Factory-Built Housing in Indonesia: Current Practice and Future Challenges

. Recent earthquake and tsunami in Aceh and North Sumatra has left Indonesia big responsibility in fulfilling housing need for people who lost their homes after this calamity. Use of mass-produced, factory-built systems for housing construction is technology that can be used as a solution to this problem. Factory-built housing can be defined as houses that are partly or all constructed in factory environment, then are transported and erected/assembled at permanent site. This paper is a summary of recent practices and potential development of factorybuilt housing in Indonesia by considering…

Keywords
Housing construction Factory-built Modular Panellized Knock down
0 Views0 Downloads0 Citations
researchpp. 145–145

Studi Analisis Waktu Layan Bangunan Beton: Pengaruh Penggunaan Mineral Tambahan Pada Campuran Beton

Abstrak. Artikel ini membahas pengaruh penggunaan mineral tambahan pada campuran beton berdasarkan hasil analisis waktu layan. Analisis waktu layan dimodelkan sebagai fungsi dari karakteristik bahan mentah dan campuran beton yang digunakan. Dasar perhitungan waktu layan bangunan beton adalah kerusakan beton yang diakibatkan oleh korosi baja tulangan. Dari hasil simulasi yang dilakukan menunjukkan bahwa penambahan silicafume pada campuran beton adalah metode paling efektif untuk meningkatkan waktu layan bangunan beton. Selain itu, penambahan silicafume, slag, dan fly ash pada campuran beton…

Keywords
Waktu layan Korosi Slag Fly ash Silicafume
0 Views0 Downloads1 Citations
researchpp. 159–159

Rekomendasi Tindakan Koreksi Terhadap Penyimpangan Biaya Pembelian Material Konstruksi (Recommended Corrective Actions for Construction Material Cost Variance)

Abstrak. Dalam pelaksanaan proyek konstruksi sering terjadi penyimpangan biaya yang disebabkan antara lain oleh material, peralatan, tenaga kerja, subkontraktor, overhead, dan kondisi umum. Material merupakan komponen biaya utama dalam proyek konstruksi, sehingga manajemen material yang kurang baik dapat mengakibatkan penyimpangan biaya proyek. Pada manajemen material, pembelian material merupakan faktor yang mempunyai pengaruh cukup besar terhadap besar kecilnya harga material. Pengendalian biaya proyek terhadap terjadinya penyimpangan biaya yang disebabkan oleh kurang baiknya pembelian…

Keywords
Biaya pembelian material Penyimpangan biaya Tindakan koreksi
0 Views0 Downloads1 Citations
researchpp. 177–177

Penentuan Peringkat Faktor Risiko dalam Rekrutmen Tenaga Kerja yang Mempengaruhi Biaya Tenaga Kerja pada Proyek

Abstrak. Dalam melakukan rekrutmen tenaga kerja, terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi biaya tenaga kerja. Faktor-faktor ini dapat mengganggu kinerja pelaksanaan proyek dan dapat mengakibatkan terjadinya penyimpangan pada biaya tenaga kerja. Penyimpangan biaya ini perlu dianalisa, dicari penyebabnya dan ditentukan tindakan koreksi yang sesuai. Penentuan tindakan koreksi yang tepat merupakan suatu analisa pengambilan keputusan, yang mana perlu dilakukan analisa terhadap berbagai risiko yang dapat terjadi. Penentuan peringkat faktor-faktor risiko dalam rekrutmen tenaga kerja dapat membantu…

Keywords
Rekrutmen tenaga kerja Pengendalian biaya Faktor risiko Tindakan koreksi
0 Views0 Downloads1 Citations
researchpp. 185–185

Model Penilaian Kewajaran Harga Penawaran Kontraktor dengan Sistem Evaluasi Nilai

Abstrak. Proses pemilihan rekanan menjadi salah satu kunci kesuksesan pembangunan fasilitas fisik. Kriteria pemilihan harus ditentukan berdasarkan pertimbangan yang objektif dan menguntungkan bagi pemilik tanpa mengabaikan kepentingan pelaksana konstruksinya. Metoda penilaian penawaran calon pelaksana konstruksi dalam suatu pelelangan sering menggunakan kriteria "biaya terendah." Walaupun parameter ini sangat relevan tetapi terkadang dianggap kurang memadai. Sistem evaluasi penawaran menggunakan sistem nilai dapat menjadi alternatif apabila aspek teknis perlu dipertimbangkan sejalan dengan…

Keywords
Harga perkiraan sendiri Kontraktor Lump sum Pelelangan Penawaran Sistem nilai Sistem evaluasi
0 Views0 Downloads1 Citations
researchpp. 201–201

Studi Implementasi Iso 9000 : 2000 pada Perusahaan Konstruksi di Makassar

Abstrak. Pengelolaan mutu yang sistematik dapat mengurangi biaya kegagalan produk dan jasa. Oleh karena itu diperlukan standar untuk melakukan pekerjaan yang efisien dengan menciptakan konsistensi mutu. Peraturan LPJK pada tahun 2004 mensyaratkan perusahaan konstruksi berkategori B (besar) untuk menerapkan sistem manajemen mutu ISO 9000:2000. Dalam konteks tersebut studi ini bertujuan untuk menganalisa manajemen mutu yang ada pada perusahaan konstruksi yang ada di Makassar dan mengetahui proses-proses yang dapat diperbaiki guna memperoleh kepuasan pelanggan yang optimal dan penyempurnaan…

Keywords
Mutu Sistem manajemen ISO 9000 2000 Proses Implementasi
0 Views0 Downloads3 Citations
researchpp. 211–211

Construction Business Process Reengineering (CBPR): A Case Study of Construction Organizations in Malaysia

. Business Process Reengineering (BPR) is currently one of the most popular catchwords. Companies hope to break the "magic triangle" of costs, time and quality by streamlining their business processes. So far, most BPR projects have concentrated on stationary industries, mainly manufacturing. Others, such as the construction industry, have not gained as much attention yet, even though there is a high need for reducing costs and improving the effectiveness in this industry. Increasing customer demands towards quality, speed and flexibility, tough competition from international companies, and…

Keywords
Business Process Reengineering (BPR) ‘Effective’ organization ‘Traditional’ organization Innovative organization
0 Views0 Downloads1 Citations

No articles match the selected filter or search query.