Current Issue

Warta Pariwisata Vol. 23 Issue 2 2025

Vol 23 No 2 (2025)

Issue Articles

Articles Published in This Issue

Explore peer-reviewed research articles published in this issue.

researchpp. 101–107

Peran Pariwisata Bahari Dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan Di Pulau Gelasa, Kabupaten Bangka Tengah

Penelitian ini menganalisis peran pariwisata bahari dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Pulau Gelasa, Kabupaten Bangka Tengah dengan fokus pada dimensi ekonomi lokal berbasis masyarakat. Pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dalam penelitian ini dipahami sebagai peningkatan pendapatan masyarakat pesisir, penciptaan lapangan kerja, serta munculnya efek pengganda ekonomi melalui berkembangnya usaha kecil dan menengah pendukung pariwisata yang dijalankan tanpa mengorbankan kelestarian ekosistem pesisir. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif…

Keywords
Pariwisata Bahari Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan Pulau Gelasa
0 Views0 Downloads0 Citations
researchpp. 57–63

PEMBUATAN PETA JALUR WISATA RELIGI PETILASAN SYEKH JUMADIL KUBRO DI DESA WISATA TURGO–MERAPI

Desa Wisata Turgo–Merapi memiliki potensi wisata religi dan aktivitas tracking. Petilasan Syekh Jumadil Kubro adalah daya tarik utama wisata religi di desa wisata yang terletak di lereng sisi selatan Gunung Merapi ini. Namun, ketiadaan informasi jalur tracking dan daya tarik di sepanjang rute menuju petilasan ini menjadi kendala dalam pengembangan pariwisata sehingga pembuatan peta tracking menjadi kebutuhan penting. Kajian ini bertujuan menyusun peta tracking yang memuat titik-titik daya tarik wisata sepanjang jalur menuju petilasan Syekh Jumadil Kubro. Metode yang digunakan adalah…

Keywords
Desa wisata Peta Tracking Petilasan Wisata religi
0 Views0 Downloads0 Citations
researchpp. 64–69

INTERPRETASI SEJARAH, ETIKA, DAN MORALITAS PADA SITUS DARK TOURISM: Studi Kasus: Gua Jepang di Taman Hutan Raya Djuanda, Kota Bandung

Gua Jepang di Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda, Kota Bandung adalah situs yang dulunya menjadi saksi bisu penindasan selama masa penjajahan. Kini, situs ini telah menjadi bagian penting dari lanskap pariwisata Kota Bandung sebagai daya tarik wisata dark tourism. Dengan menggunakan metode kualitatif, penelitian ini mengeksplorasi in­terpretasi sejarah, isu etika, serta moralitas dalam penyajian narasi pemandu kepada pengunjung. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara dengan pemandu dan pengunjung, serta kajian literatur. Interpretasi sejarah di situs ini diiden­tifikasi…

Keywords
Interpretasi Sejarah Etika Moralitas Dark Tourism
0 Views0 Downloads0 Citations
researchpp. 70–75

IMPLEMENTASI PRINSIP EKOWISATA PADA PARIWISATA PERKOTAAN TASIKMALAYA

Secara konseptual gagasan ekowisata perlu dipandang sebagai landasan atau sebagai roh dan jiwa dari segala bentuk kepariwisataan. Penerapan Penerapan Konsep Ekowisata di Perkotaan, perlu dilakukan optimalisasi pada aktivitas wisatanya dengan meninjau perspektif dari dampak positif yang dirasakan masyarakat. Fokus penelitian ini adalah menganalisa perspektif, persepsi, motivasi dan preferensi wisatawan terhadap prinsip ekowisata di Kota Tasikmalaya. Hasil dari penelitian ini menunjukan penerapan implementasi dalam penerapan prinsip ekowisata di Kota Tasikmalaya menunjukan hasil bahwa dengan…

Keywords
Ekowisata Pariwisata Persepsi Wisata Perkotaan
0 Views0 Downloads0 Citations
researchpp. 82–87

Strategi Adaptasi Pelaku Usaha Dalam Revitalisasi Destinasi Wisata Situ Gede Tasikmalaya

Revitalisasi Situ Gede Tasikmalaya yang mengalami penundaan berdampak signifikan pada pelaku usaha lokal. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor pendorong dan menganalisis strategi adaptasi mereka. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan faktor internal (motivasi, loyalitas, modal terbatas) mendorong adaptasi, sementara faktor eksternal (kebijakan pemerintah, infrastruktur, perilaku wisatawan, dan lingkungan sosial) menjadi tantangan. Strategi dominan yang dilakukan…

Keywords
Adaptasi Pelaku Usaha Revitalisasi Situ Gede Tasikmalaya
0 Views0 Downloads0 Citations
researchpp. 93–100

PRIORITAS FAKTOR DALAM PENGEMBANGAN DAYA TARIK WISATA PANTAI BARU, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

Pantai Baru memiliki atraksi wisata menarik dan aksesibilitas baik tetapi mengalami permasalahan terkait partisipasi masyarakat dan rawan abrasi. Dengan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP), studi bertujuan untuk menunjukkan faktor-faktor yang menjadi prioritas dalam pengembangan Pantai Baru. Temuan menunjukkan prioritas faktor dalam pengembangan wisata Pantai Baru meliputi 1) partipasi masyarakat, 2) promosi, 3) lembaga pengelola, 4) jenis aktivitas, 5) keindahan alam dan budaya, 6) sarana dan prasarana, 7) fasilitas kebencanaan, 8) jaringan jalan, dan 9) moda transportasi.…

Keywords
Pantai Baru Pengembangan Wisata Partisipasi Masyarakat
0 Views0 Downloads0 Citations

No articles match the selected filter or search query.