Explore selected research articles based on editorial recommendation, readership engagement, and scholarly impact.
Most Viewed
Article
Ilmu Kimia Tanaman Lauraceae Indonesia: VI. Kriptokaryon dari Cryptocarya Laevigata BL. (Lauraceae)
Sjamsul Arifin AchmadEffendi EffendiEmilio L. GhisalbertiEuis Holisotan HakimLia Dewi JuliawatyLukman MakmurAllan H. White
Ekstraksi kulit akar dan kulit barang tanaman Cryptocarya laevigata Bl. (Lauraceae) dengan n-heksan menghasilkan suatu calkon yang diidentifikasi sebagai kriptokaryon (I). Struktur senyawa ini ditetapkan berdasarkan data spektroskopi dan an……
Sjamsul Arifin AchmadEffendi EffendiEmilio L. GhisalbertiEuis Holisotan HakimLia Dewi JuliawatyLukman MakmurAllan H. White
Ekstraksi kulit akar dan kulit barang tanaman Cryptocarya laevigata Bl. (Lauraceae) dengan n-heksan menghasilkan suatu calkon yang diidentifikasi sebagai kriptokaryon (I). Struktur senyawa ini ditetapkan berdasarkan data spektroskopi dan analisis Kristal sinar-X. Kesimpulan mengenai struktur kriptokaryon (I) mendukung saran peneliti sebelumnya, yang terlah merevisi struktur (II) yang pertama kali disarankan. C. laevigata adalah spesies kedua anggota suku Lauraceae yang telah ditemukan mengandung kriptokaryon (I). Tambahan pula, kriptokaryon (I) adalah senyawa alam kedua dari jenis flavonoid…
Sjamsul Arifin AchmadAfrizal AfrizalEmilio L. GhisalbertiEuis Holisotan HakimLukman Makmur
Suatu triterpen, jenis oleanan, yang diperoleh dari kulit akar tanaman Litsea elliptica Bl. (Lauraceae) telah diidentifikasi sebagai olean-12-en-3,28-diol-3-asetat atau eritrodiol 3-asetat (I). Telah ditemukan pula suatu ftalat dan telah diidentifikasi sebagai bis(2-etilheksil) ftalat (III). Struktur kedua senyawa ini telah ditetapkan dengan menggunakan cara spektroskopi. Isolat lain, suatu triterpen yang diberi nama litselligenin, masih terus diteliti. Baik eritrodiol 3-asetat (I) maupun bis(2-etilheksil)ftalat (III) tidak pernah ditemukan sebelumnya pada tanaman Lauraceae, sedangkan senyawa…