Explore selected research articles based on editorial recommendation, readership engagement, and scholarly impact.
Most Viewed
Article
Foraminifera Distribution Patterns within Sequence Stratigraphy (A Case Study: Blora Area and Surroundings/Low Latitude Area)
Khoiril Anwar M.
Sari. Analisis stratigrafi sikuen memerlukan data yang menyeluruh dari berbagai disiplin ilmu geologi, termasuk biostratigrafi. Secara hipotesis, biostratigrafi (foraminifera) dapat dijadikan alat untuk mengidentifikasi sikuen. Studi kasus ……
Sari. Analisis stratigrafi sikuen memerlukan data yang menyeluruh dari berbagai disiplin ilmu geologi, termasuk biostratigrafi. Secara hipotesis, biostratigrafi (foraminifera) dapat dijadikan alat untuk mengidentifikasi sikuen. Studi kasus di daerah lintang rendah telah dilakukan dan beberapa parameter seperti asosiasi biofasies, bioevent, kelimpahan, serta keragaman dan komposisi fauna telah dicoba diterapkan untuk mencari pola atau karakteristik tertentu yang dapat dijadikan alat untuk mengidentifikasi sikuen. Peran biostratigrafi foraminifera sebagai alat dalam interpretasi sikuen…
Tulisan ini memperbaiki syarat cukup yang diusulkan oleh Astuti dkk sehingga implementasi diskret suatu pengendali kontinu tetap mengendalikan suatu sistem tak linier konvergen ke suatu bola. Seperti juga dalam Astuti dkk, syarat cukup tersebut dapat digunakan untuk menentukan batas atas periode cuplik yang akan menghasilkan sistem kendali data tercuplik yang bersifat konvergen. Lebih dari itu, batas atas yang dihasilkan dapat lebih baik dibandingkan dengan batas atas yang dihasilkan dengan menggunakan syarat cukup di Astuti dkk. Contoh sederhana diberikan untuk mempertunjukkan hasil…
DOI
Keywords
sistem tak linier dengan parameter tak tentusistem kendali data tercuplikperiode cuplikkonvergen eksponensial secara seragam dan globalkonvergen asimptotiknonlinear system with parameter uncertaintiessampled data control systemsampling time
Pada makalah ini dibahas analisis kinerja leaky bucket terintegrasi pada jaringan ATM dengan kombinasi control adaptif, metode marking dan metode prioritas. Juga ditinjau kinerja leaky bucket hasil dimensioning. Sebagai ukuran kinerja digunakan peluang sel hilang di jaringan dan throughput jaringan. Trafik masukan diasumsikan model 2-phase MMBP. Penelitian serupa yang telah dilakukan oleh X. Wu menggunakan model trafik masuk batch traffic dengan prores kedatangan Poisson dan panjang batch terdistribusi geometris. Hasil simulasi menunjukkan peluang sel hilang di jaringan makin berkurang dengan…
Dalam makalah ini dibahas karakteristik pelapukan batulempung Formasi Subang dalam kaitannya dengan sistem klasifikasi derajat pelapukan batuan dan perubahan nilai beberapa sifat keteknikannya. Lokasi pengamatan lapangan dan pengambilan contoh batuan dilaksanakan di daerah Karawang Selatan, Jawa Barat, karena kehadiran jenis batuan ini menempati wilayah yang cukup luas. Secara umum batulempung Formasi Subang dapat dibedakan atas enam zona yang mencerminkan perbedaan derajat pelapukannya. Hasil pengujian beberapa sifat keteknikan yang merupakan parameter dasar dalam analisis kestabilan lereng,…
DOI
Keywords
pelapukanderajat pelapukanbatulempung Formasi Subangsifat-sifat keteknikanperkuatan lerengweatheringthe degree of weatheringclaystone of Subang Formationengineering propertiesslope-reinforcement
Sari. Energi yang dibutuhkan pada proses kominusi dapat mencapai 50-70% dari keseluruhan energi yang digunakan pada pengolahan mineral. Karena itu, diperlukan usaha untuk menurunkan pemakaian energi kominusi dengan mengubah sifat fisik bijih agar murah hancur. Pemanasan gelombang mikro pada bijih sebelum kominusi merupakan salah satu alternatif yang dapat diterapkan. Pada penelitian ini telah diamati besarnya energi penggerusan bijih emas dari Cimanggu, Jawa Barat sebelum dan sesudah diperlakukan dengan pemanasan gelombang mikro. Hasil penelitian menunjukkan bahsa pemanasan gelombang mikro…