Current Issue

Jurnal Teknik Sipil Vol. 13 Issue 1 2006

Vol. 13 No. 1 (2006)

Issue Articles

Articles Published in This Issue

Explore peer-reviewed research articles published in this issue.

researchpp. 1–1

Perbandingan Beberapa Formula Perhitungan Gerusan Di Sekitar Pilar (Kajian Laboratorium)

Abstrak. Sungai adalah salah satu sumberdaya air yang penting bagi kehidupan. Alur sungai ada yang lurus dan ada pula yang berkelok-kelok. Sarana transportasi jalan yang melintasi sungai memerlukan jembatan. Pada jembatan dengan bentang yang relatif lebar, umumnya memerlukan struktur pilar untuk menopangnya. Pilar yang ditanam pada dasar sungai memerlukan kriteria disain sedemikian sehingga bila dasar saluran disekitar pilar jembatan tersebut tergerus, maka gerusan tersebut tidak mencapai kedalaman yang membahayakan kestabilan pilar. Dalam penelitian ini, model pilar dibangun pada model…

Keywords
Gerusan Pilar Sungai
0 Views0 Downloads7 Citations
researchpp. 11–11

Study on Seasonal Variation of Cohesive Suspended Sediment Transport in Estuary of Mahakam Delta by using A Numerical Model

. A coupled three-dimensional hydrodynamics and sediment transport model of HydroQual, Inc., (2002), ECOMSED, has been used to simulate variation of suspended cohesive sediment transport in Estuary of Mahakam Delta. The simulation results indicate that tides and seasonal variation of river discharges are the main causes of variations in the suspended sediment concentration in this area. A one-year simulation of suspended sediment distribution shows that the suspended cohesive sediment discharge to the Makassar Strait is mainly transported southward, namely through locations of Muara Jawa and…

Keywords
Three-dimensional hydrodynamics and Sediment transport models Estuary of Mahakam Delta Suspended cohesive sediment concentration Tides River discharges
0 Views0 Downloads5 Citations
researchpp. 23–23

Kajian Koefisien Limpasan Hujan Cekungan Kecil Berdasarkan Model Infiltasi Empirik untuk DAS Bagian Hulu (Kasus pada Cekungan Kecil Cikumutuk DAS Cimanuk Hulu)

Abstrak. Infiltrasi kumulatif dihitung oleh F(f) = f(t).t. Laju infiltrasi (f(t)) merupakan fungsi kelembaban tanah awal (2); kandungan pori drainase cepat dan drainase lambat (0c dan 0l); serta durasi dan probabilitas hujan (t dan p). Nilai F(t) (mm) semakin besar dengan bertambahnya waktu hujan dan semakin kecilnya probabilitas hujan. Nilai ini berkisar antara 1,59 "“ 20,50 untuk lahan palawija; 1,88 "“ 21,23 untuk lahan agroforestri; 1,36 "“ 17,84 untuk lahan tidak digarap; 1,11 "“ 23,88 untuk lahan kayu campuran; dan 1,28 "“ 22,59 untuk lahan permukiman. Koefisien limpasan riil cekungan…

Keywords
Koefisien limpasan hujan Cekungan kecil Model infiltasi empirik
0 Views0 Downloads0 Citations
researchpp. 33–33

Pengembangan Formula SCF untuk Analisa Kelelahan Joint (Sambungan) T pada Struktur Bangunan Lepas Pantai

Abstrak. Beban pada sambungan tubular akan menimbulkan tegangan hotspot, yaitu tegangan maksimum pada kaki sambungan yang besarnya beberapakali dari tegangan nominal sehingga memacu percepatan timbulnya kelelahan pada struktur akibat beban yang berulang (siklik). Perbandingan antara tegangan-tegangan hotspot dan tegangan nominal disebut Stress Concentration Factor (SCF). Pada makalah ini, dikembangkan rumus empiris SCF baru dengan manggunakan pemodelan elemen hingga. Perangkat lunak ANSYS versi 9 digunakan untuk menganalisis tegangan pada sambungan tubular struktur berupa joint T. Rumus…

Keywords
SCF Kelelahan Sambungan tubular Rumus empiris Parametrik
0 Views0 Downloads1 Citations
researchpp. 41–41

Kajian Instrumen Pungutan Bagi Pengguna Jalan untuk Dana Pemeliharaan di Propinsi Jawa Barat

Abstrak. Pendapatan dari sektor transportasi jalan saat ini yang dialokasikan kembali untuk pembiayaan sektor jalan sangat rendah, khususnya untuk biaya pemeliharaan jalan. Pendapatan yang diperoleh lebih banyak melalui pungutan yang bersifat pajak yang besarannya merupakan fungsi dari nilai obyek pajak kendaraan yang tidak mencerminkan besarnya kontribusi terhadap kebutuhan biaya pemeliharaan. Instrumen pungutan untuk pemeliharaan jalan telah banyak diterapkan di beberapa negara dan dikenal sebagai dana jalan (Road Fund). Dana ini dikelola oleh stakeholders pengguna jalan agar terjamin bahwa…

Keywords
Pemeliharaan jalan Dana jalan Instrumen pungutan Retribusi kendaraan Iuran BBM Retribusi kendaraan berat
0 Views0 Downloads2 Citations

No articles match the selected filter or search query.