Current Issue

Jurnal Teknik Sipil Vol. 13 Issue 2 2006

Vol. 13 No. 2 (2006)

Issue Articles

Articles Published in This Issue

Explore peer-reviewed research articles published in this issue.

researchpp. 55–55

Dilatancy Behavior in Constant Strain Rate Consolidation Test

Abstrak. Sekalipun uji konsolidasi kecepatan regangan tetap (CSRC) memperlihatkan sebagai salah satu tipe yang menjanjikan dari uji konsolidasi cepat, ketergantungan waktu pada respons tegangan-regangan seperti pemampatan sekunder belum cukup menjelaskan terhadap uji CSRC. Berdasarkan pembentukan kembali tanah lempung muda, paper ini menunjukan perilaku ketergantungan waktu yang besar dari uji konsolidasi standar (SC) dan CSRC, dijelaskan secara sistimatis dengan asumsi sederhana yakni ketergantungan waktu dilatansi. Pada uji SC tahapan awal dari tiap penambahan beban ada sedikit dilatansi…

Keywords
Lempung Uji konsolidasi Dilatansi Pemampatan sekunder Efek waktu
0 Views0 Downloads0 Citations
researchpp. 67–67

Regulasi Tarif Sistem Hibrid Alternatif untuk Proyek Privatisasi Infrastruktur Berisiko Tinggi

Abstrak. Tulisan ini menyajikan suatu sistem alternatif regulasi tarif yang mengkombinasikan fitur dari sistem price-cap traditional dan sistem rate-of-return untuk proyek privatisasi infrastruktur. Sistem yang diusulkan memang membatasi laju pengembalian yang dapat dinikmati investor tetapi memberikan proteksi kepada investor dari risiko laju pengembalian yang terlalu rendah sebagaimana dalam sistem rate-of-return. Namun demikian, tergantung pada internal rate-of-return minimum yang dijamin dan internal rate-of-return maksimum yang diijinkan, sistem ini masih tetap memotivasi investor sampai…

Keywords
Sistem hibrid alternatif Sistem price-cap Sistem rate-of-return Model finansial Monte carlo Infrastruktur Privatisasi
0 Views0 Downloads0 Citations
researchpp. 79–79

Model Hak Guna Air dan Insentif / Disinsentif Bagi Pemerintah Otonomi Kabupaten / Kota di Jawa Barat (Studi Kasus DAS Cimanuk – Jawa Barat)

Abstrak. Penelitian ini mempelajari model hak guna air (HGA) dan model insentif / disinsentif bagi daerah otonom kabupaten yang diformulasikan berdasarkan kondisi tataguna lahan dan karakteristik alamiah daerah aliran sungai (DAS). Tujuannya untuk meningkatkan sinergitas dan keterpaduan pengelolaan SDA secara keseluruhan DAS. Karena air merupakan komoditas yang vital dan esensial serta rawan konflik dalam kehidupan manusia, model HGA pada masing-masing daerah otonom didasarkan atas ketersediaan air pada setiap kabupaten/kota berdasarkan hujan rata-rata tahunan yang jatuh pada wilayah…

Keywords
Hak Guna Air Insentif Disinsentif Otonomi daerah DAS lintas Kabupaten/Kota Konservasi Pembagian peran Bagi hasil
0 Views0 Downloads0 Citations
researchpp. 99–99

Penyelesaian Persamaan Differensial dengan Menggunakan Polinomial Lagrange Seri I (1 Dimensi)

Abstrak. Pada paper ini disajikan penggunaan polinomial Lagrange untuk menyelesaikan suatu persamaan differensial secara numeris. Pada metoda ini suatu fungsi pada persamaan differensial didekati dengan polinomial Lagrange, selanjutnya differensial dari fungsi didekati dengan differensial dari polinomial Lagrange. Dengan metoda ini dihasilkan koefisien turunan yang sama dengan metoda selisih hingga. Metoda ini juga mirip dengan metoda elemen hingga dalam hal ukuran grid, yaitu dapat digunakan ukuran grid yang tidak seragam. Kemiripan lain dengan metoda elemen hingga adalah bahwa shape…

Keywords
Polinomial lagrange
0 Views0 Downloads1 Citations

No articles match the selected filter or search query.