Current Issue

Jurnal Teknik Sipil Vol. 20 Issue 2 2013

Vol. 20 No. 2 (2013)

Issue Articles

Articles Published in This Issue

Explore peer-reviewed research articles published in this issue.

researchpp. 107–107

Variabilitas Spasial Hujan Harian di Jawa Timur

Abstrak. Dua variabel digunakan untuk memaparkan variabilitas spasial hujan harian di Jawa Timur, yaitu: (1) Hujan-24jam-maksimal dan (2) Hari-Hujan. Data hujan diperoleh dari 946 lokasi stasiun hujan yang tersebar merata di seluruh wilayah Provinsi. Analisis spasial dilakukan menggunakan ESDA (Exploratory Spatial Data Analysis) yang ada pada ArcGIS Geostatistical Analyst. Tool yang digunakan mencakup: Histogram dan QQ-Plot. Selanjutnya, peta distribusi spasial (hujan-24jam-maksimal dan hari-hujan) di seluruh wilayah Jawa Timur dibuat dengan menggunakan metode Interpolasi Inverse Distance…

Keywords
Histogram QQ-Plot Hujan-24jam-maksimal Hari-hujan Interpolasi data Distibusi spasial Jawa Timur
0 Views0 Downloads8 Citations
researchpp. 113–113

Penanganan Dampak Perubahan Iklim Global pada Bidang Perkeretaapian Melalui Pendekatan Mitigasi dan Adaptasi

Abstrak. Aktivitas manusia yang terus meningkat (khususnya transportasi) menyebabkan meningkatnya limbah dan polusi yang dihasilkan. Diantaranya adalah berupa emisi gas buang CO2 (Carbon dioksida). Karbon dioksida yang dihasilkan terus menerus dan dilepas ke udara akan merusak lapisan ozon di atmosfir berdampak pada terjadinya perubahan iklim global. Beberapa faktor yang terjadi diantaranya berupa: peningkatan suhu udara, kenaikan permukaan air laut, perubahan curah hujan dan peningkatan frekuensi serta intensitas kejadian cuaca ekstrem. Tentu hal ini akan mempengaruhi kembali aktivitas…

Keywords
Iklim global Mitigasi Adaptasi
0 Views0 Downloads9 Citations
researchpp. 121–121

Analisis Wilayah Tergenang dan Perilaku Banjir pada Simulasi Kegagalan Bendungan Ciawi

Abstrak. Paper ini menyajikan hasil analisis wilayah yang berpotensi terkena genangan banjir apabila Bendungan Ciawi mengalami kegagalan dan membuat peta daerah bahaya bencana banjir. Analisis wilayah tergenang dan perilaku banjir dalam studi ini menerapkan program ZhongXing HY-21 untuk membuat hidrograf aliran keluar dari bendungan, menganalisis tinggi genangan dan cepat rambatan banjir serta mengetahui sebaran wilayah yang terkena genangan. Selanjutnya dari parameter tersebut akan dilakukan analisis resiko genangan dengan penentuan klasifikasi resiko bencana untuk daerah hilir bendungan…

Keywords
Keruntuhan bendungan Klasifikasi resiko bencana ZhongXing HY – 21
0 Views0 Downloads7 Citations
researchpp. 143–143

Persamaan Momentum untuk Aliran Berakselerasi Tinggi dengan Aplikasi pada Pemodelan Gelombang Pendek

Abstrak. Pada penelitian ini dikembangkan persamaan momentum untuk aliran berakselerasi tinggi. Persamaan dikembangkan dengan mengerjakan diferensial ruang untuk aliran berakselerasi tinggi pada persamaan momentum dari Euler. Dengan metoda ini, percepatan tidak hanya diakibatkan oleh gaya penggerak pada arah sumbu yang bersangkutan, tetapi juga diakibatkan oleh gaya-gaya penggerak dari arah sumbu lainnya. Selanjutnya persamaan yang diperoleh digunakan untuk memodelkan gelombang pendek dengan persamaan muka air yang digunakan adalah merupakan superposisi antara persamaan kekekalan masa dengan…

Keywords
Aliran berakselerasi tinggi
0 Views0 Downloads0 Citations
researchpp. 153–153

Technical Notes: Determination of Manning Roughness Coefficient for PVC Gutters

. This study is about the determination of the Manning roughness coefficient for a PVC (Polyvinyl Chloride) gutter and of its capacity due to longitudinal-slope changes. Both the roughness coefficient and gutter slope are factors that greatly affect both the velocity and depth of flow in a channel. For this purpose, an experiment is performed in the laboratory using a PVC gutter with adjustable slopes. The Manning formula, i.e. a function of: flow rate; channel roughness coefficient; flow depth (wet cross-sectional geometries); and channel longitudinal-slope, is then used. Water is supplied…

Keywords
Roughness coefficient Gutters PVC Manning Slope
0 Views0 Downloads1 Citations
researchpp. 79–79

Penelitian Eksperimental Geser-Friksi Sambungan Tiang Kayu Lontar (Borassus flabellifer) dengan Batu pada Rumah Tradisional Ammu Hawu (NTT)

Abstrak. Ammu Hawu sebagai rumah tradisional asli Indonesia memiliki sistem struktur tiang-tiang di atas pondasi batu. Jenis pondasi batu/umpak yang sering digunakan pada bangunan tradisional mampu meningkatkan kinerja struktur secara keseluruhan akibat gaya lateral. Perilaku ini dikenal sebagai sistem base isolation, cara populer untuk melindungi struktur dari gaya lateral yang ditimbulkan akibat gempa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui parameter nilai friksi yang terjadi pada sambungan tiang dengan batu. Penelitian ini dilakukan melalui pengujian eksperimental di laboratorium dengan…

Keywords
Ammu hawu Kayu lontar (borassus flabellifer) Batu Nilai friksi Eksperimental
0 Views0 Downloads2 Citations
researchpp. 87–87

Studi Numerik Usulan Jarak Pengaku Badan Diagonal Link Geser pada Struktur Baja Eccentrically Braced Frame Type–D

Abstrak. Struktur portal baja Eccentrically Braced Frame type–D (EBF-D) dengan link geser berpengaku badan dimodelkan dalam penelitian ini menggunakan perangkat lunak MSC Nastran. Pembebanan diberikan secara monotonik dan siklik dengan kontrol perpindahan. Model struktur link geser berpengaku badan vertikal didesain dengan jarak pengaku sesuai dengan ketentuan AISC 2005. Model yang lain didesain menggunakan link geser berpengaku badan diagonal dengan jarak pengaku antara 30tw-d/5 sampai dengan panjang link (e) atau didesain tidak memenuhi syarat AISC 2005. Parameter konfigurasi pengaku badan…

Keywords
Eccentrically Braced Frame type–D (EBF-D) Link geser Beban monotonik Beban siklik Pengaku badan diagonal Pengaku badan vertikal Kekuatan kekakuan Daktilitas dan Energi dissipasi
0 Views0 Downloads3 Citations
researchpp. 97–97

Pola Pergerakan dan Dekonsentrasi Pekerjaan di Kawasan Metropolitan: Studi Kasus Pekerja Industri Cikarang, Bekasi

Abstrak. Tumbuh dan berkembangnya kawasan industri di wilayah pinggiran metropolitan Jabodetabek berimplikasi pada peningkatan jumlah pekerja yang cukup besar. Mereka melakukan pergerakan harian dari tempat tinggal menuju lokasi pekerjaan secara kontinu. Kecenderungan pergerakan bekerja yang terjadi selama ini merupakan pergerakan yang terkonsentrasi menuju ke kota inti Jakarta. Tulisan ini bertujuan untuk memaparkan pola pergerakaran harian pekerja industri di wilayah pinggiran metropolitan Jabodetabek, yakni kawasan-kawasan industri di Cikarang, Kabupaten Bekasi. Hasil studi ini menunjukkan…

Keywords
Pergerakan harian Suburbanisasi Dekonsentrasi pekerjaan Kawasan industri Bekasi
0 Views0 Downloads3 Citations

No articles match the selected filter or search query.