Current Issue

Acta Pharmaceutica Indonesia Vol. 37 Issue 4 2012

Vol. 37 No. 4 (2012)

Issue Articles

Articles Published in This Issue

Explore peer-reviewed research articles published in this issue.

Article

Studi Dinamika Molekul Dendrimer Pamam G3 Terkonjugasi Ho(III) DTPA dan Asam Folat pada Suhu 25°C dan 37°C dalam Kondisi Vakum dan Berair sebagai Senyawa Pengontras Magnetic Resonance Imaging (MRI)

Telah dilakukan pemodelan molekul dendrimer PAMAM G3 terkonjugasi Holmium(III)-asam dietilen triamin penta asetat (DTPA) dan asam folat dalam kondisi vakum dan berair pada suhu 25 °C dan 37 °C dengan menggunakan program ChemBio 3D 12.0. Senyawa ini diharapkan dapat digunakan sebagai senyawa pengontras MRI yang spesifik untuk diagnostik sel kanker dan juga dapat berperan sebagai terapi kanker. Sebelum dilakukan pemodelan molekul dan studi dinamika molekul, terlebih dahulu dilakukan parameterisasi untuk senyawa Holmium yang belum terdapat pada program Chem 3D. Parameterisasi, meliputi panjang…

0 Views0 Downloads0 Citations
researchpp. 123–129

Modifikasi Metode Penentuan Amina Aromatik Primer Tidak Tersulfonasi dalam Bahan Baku Zat Warna Tartrazin Dihitung sebagai Anilina secara Spektofotometri UV-Sinar Tampak

Senyawa amina aromatik primer tidak tersulfonasi merupakan suatu cemaran yang dapat ditemukan di dalam zat warna. Disebabkan toksisitasnya, kadar cemaran ini dibatasi pada tingkat maksimum tertentu, secara khusus ditetapkan sebagai anilina dengan batas maksimum sebesar 100 ppm. Pada kompendial resmi yang dikeluarkan oleh Joint FAO/WHO Expert Committee on Food Additives (JECFA) penentuan senyawa amina aromatik primer tidak tersulfonasi dilakukan melalui reaksi diazotisasi dan kopling diazo dengan menggunakan senyawa garam natrium 2-naftol-3,6 disulfonat sebagai pereaksi pengkopling. Penelitian…

0 Views0 Downloads1 Citations
researchpp. 130–138

Optimasi Isolasi dan Karakterisasi Jakalin dari Biji Nangka

Telah diisolasi jakalin dari biji nangka (Artocarpus heterophyllus) menggunakan metode kromatografi afinitas dengan matriks guar gum yang telah dipaut silang dengan epiklorohidrin, isolasi dilakukan dengan menggunakan pengelusi D-galaktosa. Hasil karakterisasi jakalin menggunakan SDS-PAGE menunjukkan bahwa jakalin memiliki dua pita dengan bobot molekul 14,1 dan 15,5 kDa, antar subunitnya tidak dihubungkan dengan ikatan disulfida. Jakalin yang diisolasi memiliki kemampuan mengaglutinasi eritrosit, kemampuan hemaglutinasi jakalin tidak berkurang setelah diinkubasi pada suhu 20oC dan 30oC,…

0 Views0 Downloads1 Citations
researchpp. 131–139

Determination of Sugar Content in Fruit Juices Using High Performance Liquid Chromatography

Sugar is a sweet, water-soluble, crystallizable material which is obtained commercially from sugarcane or sugar beet. As an important source of dietary carbohydrate, a sweetener, preservative in foods and a cause factor for Diabetic disease, analysis of sugar content is needed. The objective of this study was to verify the suitability and determination of sugar content in fruit juices using HPLC. The fresh fruits except strawberries were peeled, cut and blended using homogenizer. After filtration, 12.5mL of each fresh juices and packed juices were diluted with acetonitrile and distilled water…

0 Views0 Downloads5 Citations
researchpp. 140–146

Formulasi dan Evaluasi Mikroemulsi Minyak dalam Air Betametason 17-Valerat

Betametason 17-valerat merupakan kortikosteroid topikal dengan efek anti-inflamasi yang banyak digunakan dalam pengobatan dermatitis. Senyawa ini memiliki kelarutan yang rendah dalam air dan mudah terurai menjadi betametason 21-valerat dalam suasana asam atau pun basa. Salah satu alternatif untuk meningkatkan stabilitas obat yang mudah terurai adalah membuatnya dalam bentuk mikroemulsi. Penelitian ini bertujuan untuk membuat formulasi mikroemulsi minyak dalam air yang mengandung betametason 17-valerat. Evaluasi mikroemulsi meliputi organoleptik, pH, viskositas, penentuan ukuran globul, uji…

0 Views0 Downloads5 Citations
researchpp. 153–158

Evaluasi Penggunaan Obat Tuberkulosis pada Pasien Rawat Inap di Ruang Perawatan Kelas III di Salah Satu Rumah Sakit di Bandung

Tuberkulosis (TB) merupakan salah satu penyebab kematian utama yang diakibatkan oleh infeksi. Ditemukan drug-related problems pada 86 pasien tuberkulosis rawat inap di ruang perawatan kelas III di salah satu rumah sakit di Bandung. Ketidaksesuaian dosis sebesar 19,82% dengan kejadian dosis yang berada di bawah rentang normal adalah 18,15% dan dosis yang berada di atas rentang normal 1,67%. Potensi kejadian interaksi obat sebesar 84,88% dengan tipe interaksi kuat (29%), sedang (63,92%), dan lemah (7,08%). Reaksi obat merugikan (ROM) yang dicantumkan sebagai diagnosis pasien yaitu sebesar 6,98%…

0 Views0 Downloads3 Citations
researchpp. 159–165

Antipsychotic Use Evaluation on First Episode Schizophrenic Patients at Jambi Psychiatric Hospital

Patients with first episode schizophrenia need relatively lower effective antipsychotic doses, had higher sensitivity toward side effects and symptoms free response were easier to achieve compared to multi episode schizophrenic patients. This episode is the critical stage that will affect further development of the disease. Antipsychotic use evaluation was needed to achieve an optimal therapy for first episode schizophrenic patients. Study was conducted using retrospective method. The data were taken from medical records, nurse monitoring forms and consultation with health care professionals.…

0 Views0 Downloads4 Citations

No articles match the selected filter or search query.